Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJANG DEMAM ANAK DENGAN TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA DI POSYANDU DESA SEMPOLAN KABUPATEN JEMBER

Abstract

Pendahuluan: Kejang demam merupakan kondisi neurologis yang sering terjadi pada anak usia 6 bulan - 5 tahun dan memerlukan penanganan awal yang tepat untuk mencegah komplikasi. Tingkat pengetahuan ibu berperan penting dalam menentukan ketepatan tindakan pertolongan pertama yang diberikan kepada anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kejang demam dengan tindakan pertolongan pertama pada anak di Posyandu Desa Sempolan Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 ibu yang memiliki balita dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan dan tindakan pertolongan pertama yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi 95% (p<0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia >25 tahun (68,3%), berpendidikan SMA (38,3%) dan berstatus ibu rumah tangga (81,7%). Sebanyak 66,7% ibu memiliki pengetahuan yang baik dan 90% memiliki tindakan pertolongan pertama dalam kategori baik. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan signifikan yang bersifat positif antara tingkat pengetahuan ibu dengan tindakan pertolongan pertama kejang demam (p = 0,002; r = 0,392). Kekuatan korelasi yang lemah mengindikasikan adanya faktor lain yang turut memengaruhi tindakan ibu. Kesimpulan: Tingkat pengetahuan ibu berhubungan secara signifikan dengan tindakan pertolongan pertama pada anak yang mengalami kejang demam. Peningkatan pengetahuan melalui edukasi berbasis masyarakat berpotensi meningkatkan kesiapsiagaan ibu dalam memberikan pertolongan pertama yang tepat. Temuan ini mendukung penguatan program promosi kesehatan di posyandu melalui edukasi dan pelatihan praktis sebagai upaya meningkatkan keselamatan anak saat mengalami kejang demam.

Keywords

Kejang Demam pada Anak, Pengetahuan Ibu, Pertolongan Pertama, Posyandu

PDF

References

  1. Anggoro Priono, I., & Nurhayati, S. (2024). Penerapan Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Orang Tua Dalam Penanganan Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Anak. Jurnal Cendikia Muda, 4(03), 36–42.
  2. Anggraini, D., & Hasni, D. (2022). Kejang Demam. Scientific Journal, 1(4), 327–333.
  3. Ariga, S. (2022). Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Perilaku Hidup Sehat , Berkualitas di Lingkungan Rumah The Relationship Between Education Level and Knowledge Level with Healthy , Quality Life Behavior in the Home Environment. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 723–730.
  4. Badar, R. S., Udiani, N. N., & Benny, H. L. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua terhadap Penanganan Kejang Demam Pada Anak di Ruang Anyelir Rsud Mokopido Tolitoli. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(03), 43195–43200.
  5. Handayani, R. N. (2024). Pertolongan pertama anak kejang demam. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1). https://doi.org/10.35960/pimas.v3i1.1343
  6. Harbiyan. (2023). Hubungan Jenis Kelamin, Status Gizi, dan Berat Badan Lahir Rendah dengan Kejadian Kejang Demam pada Anak di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda. Jurnal Sains Dan Kesehatan (J. Sains Kes.), 5(6), 953–961.
  7. Harvey, S., & Shahwan, A. (2023). Typical absence seizures in children: Review with focus on EEG predictors of treatment response and outcome. Seizure, 110(May), 1–10. https://doi.org/10.1016/j.seizure.2023.05.021
  8. Maisyaroh, A., Widianto, E. P., & Kurnianto, S. (2024). Pelatihan Kader dan Orangtua dalam Pertolongan Pertama Kejang Demam pada Anak. Media Karya Kesehatan, 7(1), 54–62.
  9. Maria Wisnu Kanita. (2024). Upaya Peningkatan Kemampuan Orangtua Dalam Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan Kejang Demam Pada Balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Yudhistira, 2(2), 45–50. https://doi.org/10.34035/pm.v2i2.1605
  10. Muliana, S., Bakara, P., Munthe, J., Damanik, N., & Rista, H. (2025). Initial Handling by Midwives for Febrile Seizures in Children in the Working Area of Barus Jahe Health Center , Barus Jahe District Karo Regency , North Sumatra Province in 2023. International Journal of Health and Medicine, 2(1), 327 –334. https://doi.org/https://doi.org/10.62951/ijhm.v2i1.323
  11. Mursyida, R., & Arisandi, D. (2023). Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Pelaksanaan Tindakan Resusitasi Pada Kasus Gawat Nafas Neonatus di Ruang Nicu RSUD Dr . Zubir Mahmud Kabupaten Aceh Timur. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 9(1), 750–757 https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i1.3040
  12. Naar-king, S., Ph, D., Kaljee, L. M., Ph, D., Panthong, A., Koken, J. A., Ph, D., Bunupuradah, T., Parsons, J. T., & Ph, D. (2023). Applying the Information-Motivation-Behavioral Skills Model in Medication Adherence Among Thai Youth Living with HIV : AIDS Patient Care and STDs, 24(12), 787–794. https://doi.org/10.1089/apc.2010.0069
  13. Oktavirela, P., Purwaningsih, H., & Zulfatunnisa, N. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Orang Tua Dengan Penanganan Kejang Demam Pada Anak. Ilmiah Wijaya, 22(1), 71–77.
  14. Paizer, D., & Yanti, L. (2022). Pengetahuan dan Tindakan Ibu tentang Penatalaksanaan Kejang Demam pada Anak. Jurnal Gawat Darurat , 4(2), 155–160. https://doi.org/10.32583/jgd.v4i2.741
  15. Praphaphanthasak, N., & Saengow, V. E. (2025). Prevalence and risk factors of pediatric seizures in COVID-19 infection: A study from Thailand. ENeurologicalSci, 41(September), 100586. https://doi.org/10.1016/j.ensci.2025.100586
  16. Putri, M. V., Chairani, L., & Utama, B. (2024). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu dengan Ketepatan Penanganan Awal Kejang Demam pada Anak. Medical Scientific Journal (MESINA), 4(2), 7–13. https://doi.org/10.32502/MSJ.V5I1.7885
  17. Riana, H., & Afni, N. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Ibu tentang Kejang pada Balita. Biocity Journal of Pharmacy Bioscience and Clinical Community, 3(2), 31–40.
  18. Risyda, Rochimat, I., & Dania K, E. (2024). Gambaran Penggunaan Obat Kegawatdaruratan Demam Kejang pada Pasien Anak di RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Media Informasi, 20(1), 67–75. https://doi.org/10.37160/mijournal.v20i1.229
  19. Sulaksmana, W., Sukardi, S., & Dalimunte, A. R. (2025). Kejang Demam Pada Anak. Unram Medical Journal, 2(3), 12–24. https://doi.org/10.29303/jku.v2i3.66
  20. Syefina, D. Y. H. (2025). Peran Keluarga Dalam Mencegah Insiden Jatuh Pada Anak Dengan Kejang Demam Di Rs Bina Sehat Jember. Medic Nutrica, 17(2), 1–6. https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644

Similar Articles

31-40 of 507

You may also start an advanced similarity search for this article.