Vol. 25 No. 8 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ANALISIS PROSEDUR AUDIT ATAS AKUN UTANG USAHA DALAM MENILAI KEWAJARAN LAPORAN KEUANGAN

Marsanda Dwi Restuningtyas
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur
Hero Priono
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published 2026-07-02

Keywords

  • audit,
  • utang usaha,
  • vouching,
  • subsequent payment,
  • konfirmasi,
  • laporan keuangan.
  • ...More
    Less

How to Cite

ANALISIS PROSEDUR AUDIT ATAS AKUN UTANG USAHA DALAM MENILAI KEWAJARAN LAPORAN KEUANGAN. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/a36fev65

Abstract

Utang usaha merupakan salah satu kewajiban yang memerlukan perhatian dalam proses audit karena berkaitan dengan kewajaran penyajian laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prosedur audit atas akun utang usaha dalam mendukung penilaian kewajaran laporan keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode studi kasus. Prosedur audit yang dianalisis meliputi vouching, pemeriksaan subsequent payment, dan konfirmasi kepada pihak ketiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing prosedur memberikan kontribusi yang berbeda dalam memperoleh bukti audit mengenai keberadaan, kelengkapan, dan ketepatan saldo utang usaha. Melalui penerapan prosedur tersebut, auditor dapat memperoleh keyakinan yang memadai bahwa akun utang usaha telah disajikan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya dan ketentuan akuntansi yang berlaku.

References

  1. A. Arens, Randal, E., & Beasley, M. S. (2012). Auditing and Assurance Services : An integrated Approach. In Fourteenth Edition (16th ed.).
  2. Adinda Athaya Salwa, Khaila Putri Amalia, Shafira Elyana, Susan Leoni, & Eka Merdekawati. (2025). Tinjauan Penerapan Prosedur Audit Atas Utang Usaha pada PT XYZ Oleh KAP Ramli & Rekan. Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, Dan Pajak, 2(4), 117–136. https://doi.org/10.61132/jieap.v2i4.1832
  3. Amalia, & Munari Munari. (2024). Urgensi Pelaksanaan Audit Vouching Atas Akun Beban Operasional Perusahaan. AKUNTANSI 45, 5(2), 195–208. https://doi.org/10.30640/akuntansi45.v5i2.3348
  4. Apriliani, R., Martaseli, E., & Sudarma, A. (2022). PENGARUH PIUTANG USAHA DAN UTANG USAHA TERHADAP ARUS KAS OPERASI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR TRANSPORTASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2019-2021. Jurnal Riset Akuntansi Dan Manajemen Malahayati, 11(3). https://doi.org/10.33024/jrm.v11i3.6917
  5. Chrisna Putri, R., & Sulistyowati, E. (2023). ANALISIS MATERIALITAS PADA PROSEDUR AUDIT VOUCHING ATAS AKUN BEBAN OPERASIONAL. BALANCE: Jurnal Akuntansi, Auditing Dan Keuangan, 20(2), 154–167. https://doi.org/10.25170/balance.v20i2.4468
  6. Institut Akuntan Publik Indonesia. (2021). Standar Audit. Salemba Empat.
  7. Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X
  8. NGUYEN, H., NGO, T. K. T., & LE, T. T. (2020). Risk of Material Misstatement in the Stage of Audit Planning: Empirical Evidence from Vietnamese Listed Enterprises. The Journal of Asian Finance, Economics and Business, 7(3), 137–148. https://doi.org/10.13106/jafeb.2020.vol7.no3.137
  9. Putri, D. O., & Widoretno, A. A. (2025). Analisis Kesesuaian Prosedur Konfirmasi Eksternal dalam Audit Piutang dengan Standar Audit 505 Studi Kasus Pada KAP X. Jurnal Akutansi Manajemen Ekonomi Kewirausahaan (JAMEK), 5(3), 523–529. https://doi.org/10.47065/jamek.v3i1.2127
  10. Smieliauskas, W., Craig, R., & Amernic, J. (2008). A Proposal to Replace ‘True and Fair View’ With ‘Acceptable Risk of Material Misstatement.’ Abacus, 44(3), 225–250. https://doi.org/10.1111/j.1467-6281.2008.00261.x