Vol. 25 No. 11 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP BURNOUT PADA MAHASISWA AKTIF ORGANISASI DI UNIVERSITAS AIRLANGGA

Anita Intana Lina
Program Studi Manajemen Perkantoran Digital, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga
Aulia Devita Sari
Program Studi Manajemen Perkantoran Digital, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga
Amaliyah
Program Studi Manajemen Perkantoran Digital, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga

Published 2026-10-08

Keywords

  • Beban Kerja,
  • Burnout,
  • Mahasiswa Aktif Organisasi,
  • Organisasi Kemahasiswaan,
  • Universitas Airlangga

How to Cite

PENGARUH BEBAN KERJA TERHADAP BURNOUT PADA MAHASISWA AKTIF ORGANISASI DI UNIVERSITAS AIRLANGGA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(11). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/5033

Abstract

Keterlibatan dalam organisasi kemahasiswaan memberi mahasiswa ruang untuk mengembangkan kepemimpinan dan keterampilan kerja sama, tetapi juga menambah tuntutan di luar kewajiban akademik. Tuntutan yang berlapis ini dapat meningkatkan beban kerja dan berisiko memicu burnout. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh beban kerja terhadap burnout pada mahasiswa aktif organisasi di Universitas Airlangga. Penelitian pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form). Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling dan berjumlah 62 responden. Data dianalisis dengan regresi linear sederhana menggunakan SPSS setelah instrumen dinyatakan valid dan reliabel serta data memenuhi asumsi normalitas. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout (B = 0,442; t = 3,843; p < 0,001). Beban kerja menjelaskan 19,8% variasi burnout (R² = 0,198), sedangkan 80,2% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi beban kerja yang dirasakan, semakin tinggi pula burnout yang dialami mahasiswa. Organisasi kemahasiswaan perlu mengelola pembagian tugas anggotanya secara lebih seimbang, dan penelitian selanjutnya disarankan menambahkan variabel seperti resiliensi dan student engagement.

References

  1. Aini, A. N., Lestari, S. P., & Apriliyanti, R. (2024). Hubungan Beban Tugas, Kontrol Diri, Dan Komunitas Terhadap Burnout Academic Pada Mahasiswa Selama Pembelajaran Daring. Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 12(1), 49–60.
  2. Anggraini, F. D. P., Aprianti, A., Setyawati, V. A. V., & Hartanto, A. A. (2022). Pembelajaran statistika menggunakan software SPSS untuk uji validitas dan reliabilitas. Jurnal Basicedu, 6(4), 6491–6504. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3206
  3. Ariyaningsih, S., Andrianto, A. A., Kusuma, A. S., & Prastyanti, R. A. (2023). Korelasi Kejahatan Siber dengan Percepatan Digitalisasi di Indonesia. Justisia: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.56457/jjih.v1i1.38
  4. Asakir, I., & Mahmudah, F. (2022). Kreativitas dan inisiatif guru dalam pengembangan mutu pembelajaran online. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 5(1), 31–40.
  5. Attariq, M. N. H., & Kawuryan, F. (2026). Peran konsep diri dan academic workload terhadap academic burnout mahasiswa. Jurnal Psikologi Ekspresi, 3(1), 39–48. https://doi.org/10.24176/ekspresi.v3i1.16846
  6. Chandra, F. (2024). Pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap burnout. Jurnal Maneksi (Management Ekonomi dan Akuntansi), 13(1), 137–145. https://doi.org/10.31959/jm.v13i1.2059
  7. Febriani, R. D., Triyono, Hariko, R., Yuca, V., & Magistarina, E. (2021). Factors Affecting Student's Burnout In Online Learning. Jurnal Neo Konseling, 3(3), 32–38. https://doi.org/10.24036/00567kons2021
  8. Jagodics, B., & Szabó, É. (2022). Student burnout in higher education: A demand-resource model approach. Trends in Psychology, 31, 757–776. https://doi.org/10.1007/s43076-021-00137-4
  9. Kailuhu, K. E., Purwaningrum, E. K., & Umaroh, S. K. (2026). Pengaruh student engagement terhadap burnout academic dan peran coping stress pada mahasiswa aktif organisasi kampus. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(6), 495–508. https://doi.org/10.60126/jim.v4i6.1621
  10. Kurniawati, N., Fathurrohman, I., & Roysa, M. (2022). Analisis Semiotika Budaya Jawa Tengah Pada Film Mangkujiwo Karya Azhar Kinoi Lubis. Buletin Ilmiah Pendidikan, 1(1), 45–54. https://doi.org/10.56916/bip.v1i1.217
  11. Lamirya, T. B., & Wulandari, W. (2026). Pengaruh beban kerja terhadap burnout yang dimediasi stres kerja serta peran self-efficacy sebagai variabel moderasi (Studi pada Pegawai DP3AP2KB Kota Batu). Jurnal QOSIM, 4(4). https://doi.org/10.61104/jq.v4i4.12007
  12. Manoach, J. L., & Susilo, D. (2023). Grit dan Religiositas terhadap Work Engagement pada Pengurus Ormawa yang Beragama Kristiani di Surabaya. 11(2).
  13. Panhardyka, H. A. (2025). Analisis hubungan beban kerja terhadap stres kerja dan burnout pada mahasiswa pendidikan profesi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Malang. Jurnal Kedokteran Komunitas (Journal of Community Medicine), 13(1), 1–11. http://repository.unisma.ac.id/handle/123456789/11770
  14. Safitri, A., Basti, B., & Kusuma, P. (2025). Pengaruh role overload terhadap burnout pada mahasiswa fungsionaris organisasi kemahasiswaan. Jurnal Talenta Mahasiswa, 4(3), 51–61. https://ojs.unm.ac.id/jtm/article/view/70069/32090
  15. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, R& D dan Penelitian Tindakan). Bandung: Alfabeta.
  16. Wardani, F. P., Suroso, & Arifiana, I. Y. (2024). Academic burnout pada mahasiswa yang aktif berorganisasi: Bagaimana peran resiliensi? JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 2(4), 110–118. https://doi.org/10.30996/jiwa.v2i04.12548
  17. Waruwu, M., Pu'at, S. N., Utami, P. R., Yanti, E., & Rusydiana, M. (2025). Metode penelitian kuantitatif: Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 10(1). https://doi.org/10.29303/jipp.v10i1.3057