Articles
PENGARUH PROFITABILITAS (ROA), SOLVABILITAS (DER), PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024)
Published 2026-09-11
Keywords
- profitabilitas,
- solvabilitas,
- komisaris independen,
- kepemilikan institusional,
- financial distress
How to Cite
PENGARUH PROFITABILITAS (ROA), SOLVABILITAS (DER), PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN DAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (Studi Pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2021-2024). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-162
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, solvabilitas, proporsi komisaris independen, dan kepemilikan institusional terhadap financial distress pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan perusahaan. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dan terdiri atas 56 perusahaan dengan 224 observasi perusahaan-tahun. Financial distress diukur menggunakan Altman Z-Score modifikasi 1995, sedangkan profitabilitas dan solvabilitas masing-masing diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Debt to Equity Ratio (DER). Data dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan IBM SPSS versi 26. Setelah proses identifikasi outlier dan transformasi Cochrane–Orcutt, analisis akhir menggunakan 200 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan DER berpengaruh signifikan terhadap nilai Altman Z-Score. ROA berpengaruh negatif, yang menunjukkan bahwa profitabilitas yang lebih tinggi berkaitan dengan kondisi keuangan yang lebih sehat dan risiko financial distress yang lebih rendah. DER berpengaruh positif, yang menunjukkan bahwa leverage yang lebih tinggi berkaitan dengan kondisi keuangan yang lebih buruk dan risiko financial distress yang lebih tinggi. Proporsi komisaris independen dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap financial distress.References
- 1. Adzroo, N. U., dan Suryaningrum, D. H. (2023). Pengaruh leverage, likuiditas, profitabilitas, sales growth, good corporate governance dan corporate social responsibility terhadap financial distress. Jurnal Ilmiah Wahana Akuntansi, 18, 128 –150. https://doi.org/10.21009/Wahana.18.018
- 2. Bader, M. A., dan Damayanti, C. R. (2024). Pengaruh kinerja keuangan dan corporate governance terhadap financial distress, 10(1), 12–27.
- 3. Budiari, N. L., dan Devi, S. (2023). Pengaruh corporate governance, ukuran perusahaan, dan financial indicators terhadap financial distress. Jurnal Riset Akuntansi, 12(1).
- 4. Bursa Efek Indonesia. (2026). Laporan keuangan dan tahunan. https://www.idx.co.id/id/tentang-bei/laporan-tahunan/
- 5. Damayanti, Nurmala, Pentiana, D., dan Dewi, A. K. (2024). Analisis laporan keuangan. Bandar Lampung: PT Literasi Nusantara Abadi Grup.
- 6. Dwiyani, T., dan Purnomo. (2021). Pengaruh kepemilikan institusi, likuiditas, leverage terhadap financial distress dengan profitabilitas sebagai variabel pemoderasi. 33(2), 32–48.
- 7. Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26. Semarang.
- 8. Isabella, C. Y., Yovita, L., Subagyo, H., dan Zaretta, B. (2025). Pengaruh rasio keuangan terhadap financial distress pada perusahaan energi di BEI: Pendekatan model Grover. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan, 5(1), 319–342. https://doi.org/10.51903/manajemen.v5i1.971
- 9. Mondayri, S., dan Tresnajaya, R. T. J. (2022). Analisis Pengaruh Good Corporate Governance, Intellectual Capital, Dan Arus Kas Operasi Terhadap Financial Distress. Jurnalku, 2(1), 25–43.
- 10. Pratama, F. I., Marginingsih, R., dan Yulianti, W. R. (2025). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Gcg Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Sektor Energi Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2020-2023. Journal Of Trends Economics And Accounting Research, 6(1), 92–102. Https://Doi.Org/10.47065/Jtear.V6i1.2231
- 11. Purba, B., Daole, A. S. A., Purba, L. M., dan Selpiana. (2025). Peran sumber daya alam sebagai penggerak perekonomian nasional. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(2), 7589–7595.
- 12. Saputra, C. A. R., dan Kuang, T. M. (2022). Apakah good corporate governance dan rasio keuangan mampu memprediksi financial distress? Studi pada perusahaan Tbk sektor energi dan bahan baku. Jurnal Akuntansi, 16(2), 172–191. https://doi.org/10.25170/jara.v16i1.1313
- 13. Sudarmanto, E., et al. (2021). Good corporate governance (GCG). Medan: Yayasan Kita Menulis.
- 14. Suwandi, F., dan Tanusdjaja, H. (2021). Pengaruh Liquidity , Leverage , Profitability (Loss), Dan Institutional Ownership Terhadap Financial Distress. Jurnal Multiparadigma Akuntansi, Iii(4), 1537–1545.
- 15. Utami, D., Melvani, F. N., dan Hanifa, R. (2025). Sinergi risiko keuangan dan belanja modal: Strategi optimal untuk meningkatkan kinerja perusahaan energi di Indonesia. Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 9(1), 284–293. https://doi.org/10.33395/remik.v9i1.14458