Vol. 25 No. 10 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH INSENTIF PAJAK, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, DAN RISIKO LITIGASI TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN DI BEI TAHUN 2021-2024

Laila Dzikoo Lawahizh
Politeknik Negeri Lampung
Depita Anggraini
Politeknik Negeri Lampung
Klemensia Erna Christina Sinaga
Politeknik Negeri Lampung

Published 2026-09-03

Keywords

  • Perencanaan Pajak,
  • Kepemilikan Manajerial,
  • Risiko Litigasi,
  • Konservatisme Akuntansi,
  • Sektor Kesehatan

How to Cite

PENGARUH INSENTIF PAJAK, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, DAN RISIKO LITIGASI TERHADAP KONSERVATISME AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN SEKTOR KESEHATAN DI BEI TAHUN 2021-2024. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-98

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh insentif pajak, kepemilikan manajerial, dan risiko litigasi terhadap konservatisme akuntansi pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh melalui dokumentasi laporan keuangan tahunan. Populasi penelitian adalah perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI periode 2021–2024. Berdasarkan teknik purposive sampling, diperoleh 16 perusahaan dengan 64 data penelitian. Variabel dependen berupa konservatisme akuntansi diukur menggunakan model conservatism based on accrued items. Insentif pajak diukur menggunakan perencanaan pajak, kepemilikan manajerial diukur dari persentase saham yang dimiliki manajemen, sedangkan risiko litigasi diukur menggunakan debt-to-equity ratio (DER). Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan IBM SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa insentif pajak berpengaruh negatif dan signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi, dan risiko litigasi juga tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, insentif pajak, kepemilikan manajerial, dan risiko litigasi berpengaruh signifikan terhadap konservatisme akuntansi. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,168 menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 16,8% variasi konservatisme akuntansi.

References

  1. [1] Andani, M., & Nurhayati, N. (2021). Pengaruh ukuran perusahaan, financial distress, resiko litigasi terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(1), 206–224.
  2. [2] Atika, C., & Baviga, R. (2025). Pengaruh insentif pajak dan growth opportunity terhadap konservatisme akuntansi pada PT Unilever Indonesia tahun 2012–2022. Journal of Accounting and Finance, 1, 36–46.
  3. [3] Bursa Efek Indonesia. (2021–2024). Ringkasan indeks serta laporan keuangan dan tahunan. https://www.idx.co.id/
  4. [4] Damayanty, P., & Masrin, R. (2022). Pengaruh struktur kepemilikan manajerial, leverage, financial distress dan risiko litigasi terhadap konservatisme. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 2(2), 111–127.
  5. [5] Darmawan, I. M. D. H. (2023). Membedah prinsip pelaporan konservatisme akuntansi. Jurnal Maneksi, 12(2), 410–417.
  6. [6] Enjelina, W. N., Kuntandi, C., & Pramukti, R. (2023). Pengaruh insentif pajak, kepemilikan manajerial dan cash flow terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Logistik, 1(3), 468–478.
  7. [7] Fadhiilah, D., & Rahayuningsih, D. A. (2022). Faktor-faktor yang memengaruhi penerapan konservatisme akuntansi. Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 5(1), 87–102.
  8. [8] Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  9. [9] Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
  10. [10] Givoly, D., & Hayn, C. (2000). The changing time-series properties of earnings, cash flows and accruals: Has financial reporting become more conservative? Journal of Accounting and Economics, 29, 287–320.
  11. [11] Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
  12. [12] Maharani, D. P., & Dura, J. (2022). Pengaruh risiko litigasi, intensitas modal dan financial distress terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia, 17(2), 226–238.
  13. [13] Marcelina, S., Hartati, R., & Bustari, A. (2025). Pengaruh struktur kepemilikan manajerial, tingkat kesulitan keuangan perusahaan, debt covenant dan risiko litigasi terhadap konservatisme akuntansi. Ekasakti Pareso Jurnal Akuntansi, 3(2), 304–312.
  14. [14] Pranata, M. G., Anggrarani, A., & Aryanindita, G. P. (2023). Pengaruh kepemilikan manajerial, leverage, dan kepemilikan publik terhadap konservatisme akuntansi. Journal Trilogi Accounting and Business Research, 4(2), 6–12.
  15. [15] Rahmi, E., & Baroroh, N. (2022). Pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, masa jabatan CFO, debt covenant dan growth opportunities terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(3), 1167–1183.
  16. [16] Ramadan, G. H., & Sutoyo. (2026). Pengaruh risiko litigasi, ukuran KAP dan leverage terhadap konservatisme akuntansi. Owner: Riset dan Jurnal Akuntansi, 10, 101–116.
  17. [17] Suandy, E. (2011). Perencanaan pajak (Edisi ke-5). Salemba Empat.
  18. [18] Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  19. [19] Wulandari, W. (2024). Moderasi leverage terhadap pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan profitabilitas pada konservatisme akuntansi. Universitas Kuningan.
  20. [20] Yamin, M., & Ramadhani, Y. (2024). Pengaruh kepemilikan manajerial, leverage, growth opportunities dan financial distress terhadap konservatisme akuntansi. Jurnal Accounting, Research and Business Journal, 2(1), 1–17.