Vol. 25 No. 9 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, ZMIJEWSKI, SPRINGATE DAN GROVER PADA PERUSAHAAN PARIWISATA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

I Putu Windhu Adnyana
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
Komang Dewi Susanti
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan
Roni Han Wasisto
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published 2026-08-25

Keywords

  • Prediksi kebangkrutan,
  • Perusahaan pariwisata,
  • Springate,
  • Teori Sinyal

How to Cite

ANALISIS PREDIKSI KEBANGKRUTAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ALTMAN Z-SCORE, ZMIJEWSKI, SPRINGATE DAN GROVER PADA PERUSAHAAN PARIWISATA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(9). https://journal.cib.institute/index.php/musytari/article/view/3455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis prediksi kebangkrutan serta membandingkan tingkat akurasi metode Altman Z-Score, Zmijewski, Springate, dan Grover pada perusahaan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dan terdiri atas 10 perusahaan dengan 70 observasi perusahaan-tahun. Analisis dilakukan dengan menghitung skor dan klasifikasi keempat model, membandingkan hasil prediksi dengan kondisi aktual melalui uji keakuratan, serta membahas perubahan kondisi keuangan dengan kerangka Teori Sinyal pada tiga fase eksternal, yaitu pandemi COVID-19, ketidakpastian geopolitik 2023–2024, dan efisiensi anggaran pemerintah pada 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase pandemi 2020–2022 memberikan tekanan paling nyata terhadap pendapatan, profitabilitas, modal kerja, dan likuiditas, sedangkan periode 2023–2025 menunjukkan pemulihan yang tidak seragam antarperusahaan. Klasifikasi keuangan juga berbeda antar model. Model Springate memiliki tingkat akurasi tertinggi sebesar 68,57% dengan 48 prediksi benar dan 22 prediksi salah, diikuti Grover sebesar 55,71%, Altman Z-Score sebesar 52,86%, dan Zmijewski sebesar 50,00%. Keunggulan Springate pada sampel ini berkaitan dengan kombinasi rasio modal kerja, profitabilitas operasi, kemampuan laba sebelum pajak menutup kewajiban jangka pendek, dan efektivitas penjualan terhadap aset. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Springate dapat digunakan sebagai indikator peringatan dini financial distress pada perusahaan pariwisata, tetapi interpretasinya tetap perlu dikombinasikan dengan kondisi fundamental perusahaan dan perubahan lingkungan eksternal.

References

  1. Altman, E. I. (1968). Financial ratios, discriminant analysis and the prediction of corporate bankruptcy. The Journal of Finance, 23(4), 589–609. https://doi.org/10.1111/j.1540-6261.1968.tb00843.x
  2. Amruddin, Priyanda, R., Agustina, T. S., Ariantini, N. S., Rusmayani, N. G. A. L., Aslindar, D. A., Ningsih, K. P., Wulandari, S., Putranto, P., Yuniati, I., Untari, I., Mujiani, S., & Wicaksono, D. (2022). Metodologi penelitian kuantitatif. Pradina Pustaka.
  3. Antara News. (2024). Anggaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Antara News.
  4. Azizah, N., Ramli, A., & Anwar. (2023). Analysis of financial distress in companies threatened to delist on the Indonesia Stock Exchange using the Altman Z-Score model. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 65–74.
  5. Azzahra, R., dkk. (2024). Peran sektor pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
  6. Badan Pusat Statistik. (2024). Perkembangan pariwisata Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.
  7. Badan Pusat Statistik. (2025). Perkembangan pariwisata Indonesia April 2025. Badan Pusat Statistik Republik Indonesia.
  8. Caldara, D., & Iacoviello, M. (2022). Measuring geopolitical risk. American Economic Review, 112(4), 1194–1225. https://doi.org/10.1257/aer.20191823
  9. CNBC Indonesia. (2025). Anggaran Kementerian Pariwisata dipangkas dalam kebijakan efisiensi pemerintah. CNBC Indonesia.
  10. Damayanti, S. (2021). Does the analysis of Altman Z-score model, Zmijewski model, and Springate model impact the financial distress? Proceedings of the 5th Global Conference on Business, Management and Entrepreneurship (GCBME 2020), 70–72.
  11. Damayanti, V. S., Suharti, T., & Yudhawati, D. (2023). Analisis financial distress dengan menggunakan model Zmijewski dan Grover pada perusahaan subsektor transportasi dan logistik yang terdaftar di BEI. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 1(2), 187–197.
  12. Dukalang, E., Zamzam, I., & Abu, Z. (2024). Analysis of financial distress predictions using Altman, Zavgren, Fulmer, Ohlson, Taffler, and CA-score models as early warning systems in manufacturing companies. Nominal: Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen, 13(1), 81–97.
  13. Gocer, I., & Kovacs, P. (2023). The effects of geopolitical risks on tourism revenues of Middle East and Asian countries. Theoretical and Applied Economics, 30(1), 77–90.
  14. Goh, T. S. (2023). Monograf: Financial distress. Indomedia Pustaka.
  15. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. (2026). Perkembangan sektor pariwisata Indonesia. Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
  16. Pebrian, N. P. (2020). Analisis prediksi kebangkrutan dengan menggunakan metode Altman Z-Score, Zmijewski, Springate, dan Grover pada perusahaan transportasi udara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia [Skripsi]. Universitas Islam Riau.
  17. Pauzi, P. (2024). Pendekatan strategis pengembangan UMKM pada destinasi wisata. Economica Insight, 1(1), 25–30.
  18. Prayuningsih, I. G. A., Endiana, I. D. M., Pramesti, I. G. A. A., & Mariati, N. P. A. M. (2021). Pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, rasio aktivitas dan pertumbuhan penjualan untuk memprediksi kondisi financial distress. KARMA: Karya Riset Mahasiswa Akuntansi, 1(1), 137–147.
  19. Rahayu, S. S., Roza, S., & Nirwana, I. (2023). Analisis kebangkrutan dengan menggunakan model Grover pada perusahaan jasa subsektor perdagangan eceran periode 2015–2020 di Bursa Efek Indonesia. Journal of Creative Student Research, 1(1), 48–54.
  20. Riyanto, B. (2013). Dasar-dasar pembelanjaan perusahaan (Edisi ke-4). BPFE-Yogyakarta.