Articles
ANALISIS NERACA PERDAGANGAN KOMODITAS PETERNAKAN INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA ASIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN PANGAN NASIONAL TAHUN 2025
Published 2026-06-24
Keywords
- Perdagangan internasional,
- peternakan,
- ekspor,
- impor,
- ketahanan pangan
- rantai pasok,
- International trade,
- livestock,
- export,
- import,
- food security,
- supply chain ...More
How to Cite
ANALISIS NERACA PERDAGANGAN KOMODITAS PETERNAKAN INDONESIA DENGAN NEGARA-NEGARA ASIA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN PANGAN NASIONAL TAHUN 2025. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(7). https://doi.org/10.2238/xneg4t21
Abstract
Sektor peternakan merupakan salah satu sektor strategis yang berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui penyediaan sumber protein hewani bagi masyarakat. Peningkatan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, dan perubahan pola konsumsi masyarakat telah mendorong peningkatan permintaan terhadap berbagai komoditas peternakan seperti daging sapi, susu, dan daging ayam. Namun demikian, peningkatan permintaan tersebut belum sepenuhnya diimbangi oleh kemampuan produksi domestik sehingga Indonesia masih bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perdagangan ekspor dan impor komoditas peternakan Indonesia dengan negara-negara Asia pada tahun 2025 serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi ketergantungan impor dan dampaknya terhadap ketahanan pangan nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Food and Agriculture Organization (FAO), dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia masih berada dalam posisi sebagai negara pengimpor bersih (net importer) untuk sebagian besar komoditas peternakan, khususnya daging sapi dan susu. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh rendahnya produktivitas, keterbatasan teknologi, tingginya biaya produksi, dan inefisiensi rantai pasok. Tingginya ketergantungan terhadap impor berpotensi meningkatkan kerentanan terhadap fluktuasi harga internasional dan gangguan pasokan global sehingga diperlukan strategi penguatan sektor peternakan domestik guna meningkatkan ketahanan pangan nasional. The livestock sector plays an important role in supporting national food security by providing animal protein sources for society. Population growth, economic development, and changing consumption patterns have increased demand for livestock commodities such as beef, dairy products, and poultry. However, domestic production has not been able to fully meet this growing demand, resulting in Indonesia's dependence on imports. This study aims to analyze the export and import trade of Indonesian livestock commodities with Asian countries in 2025 and identify factors affecting import dependency and its implications for national food security. This study employs a descriptive qualitative approach using secondary data obtained from Statistics Indonesia, the Ministry of Agriculture, FAO, and OECD reports. The findings indicate that Indonesia remains a net importer of major livestock commodities, especially beef and dairy products. This condition is influenced by low productivity, technological limitations, high production costs, and inefficient supply chains. High import dependency may increase vulnerability to international price fluctuations and global supply disruptions. Therefore, strengthening domestic livestock production is essential to improve national food security.References
- Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
- Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Peternakan Indonesia 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2024). Laporan Kinerja Sektor Peternakan. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
- Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2025). Outlook Komoditas Peternakan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
- Food and Agriculture Organization. (2023). Livestock Development and Global Trends. Rome.
- Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Agricultural Outlook 2023–2032. Paris: OECD Publishing.
- David Ricardo. (1817). On the Principles of Political Economy and Taxation. London.
- Michael E. Porter. (2008). Competitive Advantage: Creating and Sustaining Superior Performance. New York: Free Press.
- Salvatore, D. (2019). International Economics (13th Edition). Hoboken, NJ: Wiley.
- Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2020). Economic Development (13th Edition). New York: Pearson Education.
- OECD & FAO. (2023). OECD-FAO Agricultural Outlook 2023–2032. Paris: OECD Publishing.
- Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2025). Outlook Komoditas Peternakan Indonesia. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia.