Articles
Analisis Tren Rasio Likuiditas dan Solvabilitas Sebagai Alat Ukur Ketahanan Finansial (Studi Komparatif 3 Perusahaan di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2024)
Published 2026-07-07
Keywords
- Analisis Tren,
- Rasio Likuiditas,
- Rasio Solvabilitas,
- Ketahanan Finansial,
- Studi Komparatif
How to Cite
Analisis Tren Rasio Likuiditas dan Solvabilitas Sebagai Alat Ukur Ketahanan Finansial (Studi Komparatif 3 Perusahaan di Bursa Efek Indonesia Periode 2022–2024). (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(8). https://doi.org/10.2238/5bbjt738
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren rasio likuiditas dan solvabilitas sebagai alat ukur ketahanan finansial melalui studi komparatif pada tiga perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan fokus pada analisis tren dan studi komparatif. Sampel penelitian terdiri dari PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA), PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG), dan PT Citatah Tbk (CTTH), yang dipilih secara purposive sampling. Data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang telah diaudit dianalisis menggunakan rasio likuiditas (Current Ratio dan Quick Ratio) serta rasio solvabilitas (Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ARNA memiliki ketahanan finansial tertinggi dengan profitabilitas konsisten (ROA >16%, ROE >22%), struktur modal kuat (DAR <30%, DER <0,5), dan likuiditas sangat baik (CR >2,0; QR tinggi). AMFG menunjukkan ketahanan yang cukup solid dengan perbaikan dalam struktur modal meskipun profitabilitasnya berfluktuasi. Sebaliknya, CTTH menghadapi financial distress dengan kerugian berkelanjutan, struktur modal rentan (DAR >70%, DER >2,5), dan kualitas likuiditas rendah (QR <1,0). Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa menganalisis tren rasio likuiditas dan solvabilitas secara terintegrasi efektif dalam mengukur ketahanan finansial perusahaan, serta memberikan implikasi praktis bagi manajemen, investor, dan regulator.References
- Fauzi, R., & Purwanti, R. (2023). Pengaruh Rasio Keuangan terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Jurnal Ilmu Keuangan dan Ekonomi, 14(2), 112-125.
- Hidayati, S. N., Rahayu, P., & Lestari, D. I. S. (2025). Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur pada Sektor Kimia di Indonesia Tahun 2019-2023. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi.
- Hidayati, S. N., Rahayu, P., Sri Lestari P. A, D. I., & Hidayati, C. (2025). Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Kinerja Keuangan Perusahaan Manufaktur pada Sektor Kimia di Indonesia Tahun 2019-2023.
- Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja sektor aneka industri tahun 2022.
- Kurniawan, A., & Fujianti, N. A. (2025). Analisis Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan pada Laporan Keuangan PT XYZ. Journal of Information System and Management, 6(2).
- Morgan, H. (2024). Using Triangulation and Crystallization to Make Qualitative Studies Trustworthy and Rigorous. The Qualitative Report, 29(7), 1844-1856.
- Pangaribuan, E. Μ. Μ. (2024). Peran Audit Tools dalam Penilaian Laporan Keuangan. Repository STEI.
- Puti, A. D. (2024). Mekanisme Penyusunan dan Penyajian Laporan Keuangan Berdasarkan SAP pada BPS. Universitas Andalas.
- Putra, F. A., & Wulandari, D. (2023). Rasio Keuangan dalam Perspektif Manajerial: Fungsi sebagai Alat Kontrol. Jurnal Ilmu Manajemen Kontemporer, 11(4), 125-138.