Abstract
Penggunaan media sosial TikTok memungkinkan individu terpapar konten mengenai bentuk dan penampilan tubuh yang dapat mendorong terjadinya social comparison, khususnya dalam aspek penampilan fisik. Kecenderungan membandingkan diri tersebut berkaitan dengan bagaimana individu memandang dan menghargai tubuhnya (body appreciation). Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara social comparison dengan body appreciation pada dewasa awal pengguna media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 122 responden berusia 18–40 tahun. Pengumpulan data menggunakan skala social comparison sebanyak 11 aitem dengan nilai reliabilitas sebesar α = 0,815, serta skala body appreciation sebanyak 10 aitem dengan nilai reliabilitas sebesar α = 0,930. Seluruh aitem dinyatakan valid. Hasil hipotesis menunjukkan Ha diterima dan H0 ditolak dengan nilai p = 0,031 (p < 0,05). Terdapat hubungan negatif antara social comparison dan body appreciation dengan nilai r = -0,195. Artinya, semakin tinggi social comparison, semakin rendah body appreciation pada dewasa awal pengguna media sosial TikTok. Kekuatan hubungan yang sangat rendah menunjukkan adanya faktor lain yang berkaitan dengan body appreciation yang tidak diteliti dalam penelitian ini.References
Andrew, R., Tiggemann, M., & Clark, L. (2015). The protective role of body appreciation against media-induced body dissatisfaction. Body Image, 15, 98–104. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2015.07.005
Aqillah, W. A. (2024). Hubungan antara social comparison dan body image pada mahasiswa pengguna social media Instagram. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Ashgarie, R. I. A., Ikhsan, M. F. F., Amelia P, C., & Nurmalitasari, F. (2022). Body Appreciation Pada Perempuan Dewasa Awal yang Aktif Menggunakan Media Sosial. Flourishing Journal, 2(6), 457–467. https://doi.org/10.17977/um070v2i62022p457-467
Avalos, L., Tylka, T. L., & Wood-Barcalow, N. (2005). The body appreciation scale: Development and psychometric evaluation. Body Image, 2(3), 285–297. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2005.06.002
Cash, T. F., & Pruzinsky, T. (2002). BODY IMAGE: A Handbook of Theory, Research, and Clinical Practice. Guilford Press.
Cohen, J. (1988). Statistical Power Analysis for the Behavioral Sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.
Festinger, L. (1954). A Theory of Social Comparison Processes. Human Relations, 7(2), 117–140. https://doi.org/10.1177/001872675400700202
Frisén, A., & Holmqvist, K. (2010). What characterizes early adolescents with a positive body image? A qualitative investigation of Swedish girls and boys. Body Image, 7(3), 205–212. https://doi.org/10.1016/j.bodyim.2010.04.001
Gibbons, F. X., & Buunk, B. P. (1999). Individual differences in social comparison: Development of a scale of social comparison orientation. Journal of Personality and Social Psychology, 76(1), 129–142. https://doi.org/10.1037/0022-3514.76.1.129
Hurlock, E. B. (2003). Psikologi perkembangan: suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.
Imanurul Aisha R, Bagus Takwin, I. I. D. O. (2021). Pengaruh Socio-cultural Influences dan Self-Compassion terhadap Apresiasi Tubuh Wanita: Social Appearance Comparison sebagai Mediator. Journal of Psychology, 9(1). https://doi.org/10.15408/tazkiya.v9i1.19051
Jones, D. C. (2001). Sosial Comparison and Body Image: Attractiviness Comparison to Models and Peers Among Adolescent Girls and Boys. Sex Roles, 45(9–10), 645–664. https://doi.org/10.1023/A:1014815725852
Kartini, K., Harahap, I. A., Arwana, N. Y., & Rambe, S. W. T. B. (2022). Teori dalam Penelitian Media. Jurnal Edukasi Nonformal, 3(2), 136–140.
Krisanti, D., Hayati, S., & Zubair, A. G. H. (2023). Hubungan Perbandingan Sosial dengan Kebersyukuran pada Dewasa Madya di Kota Makassar. Jurnal Psikologi Karakter, 3(1), 112–118.
Lestari, A. P. (2025). Biaya tersembunyi dari insecurity perempuan. CXO Media. https://www.cxomedia.id/human-stories/20251230155602-74-181862/biaya-tersembunyi-dari-insecurity-perempuan
Mohsin, M. (2020). 10 TikTok statistics that you need to know in 2020. Oberlo.
Normala Evaputri Anggraeni, Annisa Prameswari Kesumaningrum, Fidila Najwa Rizkia, N. U. A. (2026). Hubungan Social Comparison dan Kecemasan pada Generasi Z Pengguna Media Sosial Aktif. Jurnal Penelitian Inovatif, 6(3), 2325–2332. https://doi.org/10.54082/jupin.2603
Nouvan. (2026). Indonesia jadi negara pengguna TikTok terbanyak di dunia 2025. https://dataloka.id/humaniora/4424/indonesia-jadi-negara-pengguna-tiktok-terbanyak-di-dunia-2025/
Ramseyer Winter, V., Landor, A. M., Teti, M., Morris, K., Schliep, E. M., Pevehouse-Pfeiffer, D., & Pekarek, E. (2019). Is body appreciation a mechanism of depression and anxiety? An investigation of the 3-dimensional body appreciation mapping (3D-BAM) intervention. Mental Health and Prevention, 14. https://doi.org/10.1016/j.mhp.2019.200158
Shadiqi, A. M. (2024). Statistik Untuk Penelitian Psikologi Dengan SPSS. Rajawali Pers.