Abstract
Down Syndrome adalah kondisi yang ditandai dengan keterbatasan perkembangan intelektual dan ciri fisik tertentu. Anak dengan Down Syndrome menghadapi tantangan kognitif dan sosial yang menuntut perhatian lebih dari orang tua, khususnya ibu. Tuntutan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan meningkatkan stres ibu. Oleh karena itu, dukungan sosial sangat dibutuhkan.Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk dukungan sosial yang diterima orang tua dengan anak Down Syndrome. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dari 10 artikel terpilih berdasarkan kriteria inklusi, serta wawancara fenomenologis dengan satu ibu yang memiliki anak Down Syndrome.Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, baik emosional, informatif, maupun instrumental, sangat penting dalam meningkatkan penerimaan diri, mengurangi stres, dan memperkuat kemampuan pengasuhan. Temuan ini menegaskan pentingnya penyediaan dukungan yang tepat untuk kesejahteraan orang tua.References
Saputra, H., Wakhid, A., & Choiriyyah, Z. (2018). Hubungan antara dukungan sosial dengan penerimaan orang tua anak down syndrome. Jurnal Perawat Indonesia, 2(2), 62.
Rahmi, Y., Putri, R. D., & Asfari, N. A. B. (2022). Gambaran dukungan sosial pada ibu yang memiliki anak down syndrome. Flourishing Journal, 2(8), 540-552.
Saputra, H., Wakhid, A., & Choiriyyah, Z. (2018). Hubungan antara dukungan sosial dengan penerimaan orang tua anak down syndrome. Jurnal Perawat Indonesia, 2(2), 62.
Rahmi, Y., Putri, R. D., & Asfari, N. A. B. (2022). Gambaran dukungan sosial pada ibu yang memiliki anak down syndrome. Flourishing Journal, 2(8), 540-552.
Santika, A. A., Anugraheny, F. S., & Alvina, Y. (2020). Dukungan Sosial Orang Tua Anak dengan Down Syndrome dalam Grup WhatsApp. PERSPEKTIF, 9(2), 329-337.
Priwanti, T. R., Puspitawati, I., & Fuad, A. (2019). Dukungan sosial dan kepercayaan diri pada orang tua dengan anak Down syndrome. Jurnal Psikologi, 12(1), 76-87.
Teguh, P. M., & Prasetyo, E. (2021). Dinamika gratitude pada ibu yang memiliki anak Down Syndrome. EXPERIENTIA: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(1), 1-9.
Mona, M. B., & Rehab, E. M. (2019). Relationship between parent stress, psychological well-being and coping strategies among parents with down syndrome children. Journal of Nursing and Health Science, 8(6), 1-18.
Van Riper, M., Ryff, C., & Pridham, K. (1992). Parental and family well-being in families of children with down syndrome: A comparative study. Research in nursing & health, 15(3), 227-235.
Noroozi, F., Farrar, Z., Gharibi, T., & Gashmard, R. (2024). Family Self-Support in Managing Down Syndrome Children: A Qualitative Study. The Scientific World Journal, 2024(1), 9992595.
Hsiao, C. Y. (2014). Family demands, social support and family functioning in Taiwanese families rearing children with D own syndrome. Journal of Intellectual Disability Research, 58(6), 549-559.
Siklos, S., & Kerns, K. A. (2006). Assessing need for social support in parents of children with autism and Down syndrome. Journal of autism and developmental disorders, 36, 921-933.
Apriyani, D., & Ismawati, I. (2023). Peran dukungan sosial terhadap resiliensi orang tua anak berkebutuhan khusus. Jurnal Psikologi Terapan, 9(1), 45–53.
Fitri, R., & Nurjanah, S. (2021). Hubungan antara dukungan sosial dan stres pengasuhan pada orang tua anak dengan down syndrome. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 7(2), 115–123.
Maulida, D., & Widyastuti, T. (2020). Dukungan sosial terhadap kemampuan coping orang tua dari anak dengan kebutuhan khusus. Psikoborneo, 8(3), 244–251.
Misnawati, M., & Ramdhani, N. (2023). Dukungan sosial dan kesejahteraan psikologis pada orang tua anak dengan kebutuhan khusus. Jurnal Psikologi, 19(1), 30–40.
Rachmawati, S., & Astuti, N. (2022). Kualitas hidup orang tua anak dengan down syndrome: Peran dukungan sosial. Jurnal Kesehatan Jiwa, 10(2), 89–98.
Sari, D. R., & Wimbarti, S. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi stres pengasuhan pada ibu anak dengan down syndrome. Jurnal Psikologi Indonesia, 18(1), 57–66.
Yuliana, R., & Prasetya, R. A. (2022). Pengaruh penerimaan diri terhadap kesejahteraan subjektif orang tua anak down syndrome. Jurnal Ilmiah Psikologi, 12(1), 102–110.