BUDIKDAMBER ECO-CYCLE: BUDIDAYA IKAN TERPADU UNTUK KETAHANAN PANGAN DESA TANJUNG BUNGA

Authors

  • Firdaus Yusrizal Universitas Riau Author
  • Hafis Fadil Arahman Universitas Riau Author
  • Safrizal Universitas Riau Author
  • Teguh Pramana Universitas Riau Author
  • Nuzura Okta Rozza Universitas Riau Author
  • Annisa Khairani Universitas Riau Author
  • Dwi Ratna Sari Harahap Universitas Riau Author
  • Rezicha Suci Berlianti Universitas Riau Author
  • Syasya Nabila Universitas Riau Author
  • Muslikha Sari Universitas Riau Author
  • Salmon Viterxin Sihombing Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/tdyj0470

Keywords:

Budikdamber, akuaponik, pakan ikan ekonomis, pupuk organik cair, ketahanan pangan

Abstract

Desa Tanjung Bunga yang terletak di Kecamatan Kepulauan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, memiliki potensi perikanan dan lahan gambut yang cukup besar, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Budidaya ikan air tawar di desa ini masih menghadapi berbagai kendala, terutama tingginya biaya pakan dan terbatasnya pengetahuan mengenai teknik budidaya yang sesuai dengan kondisi lahan gambut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep Budikdamber Eco-Cycle, yaitu sistem budidaya terpadu yang menggabungkan budidaya ikan dalam ember (Budikdamber), budidaya sayuran secara akuaponik, pembuatan pakan ikan yang ekonomis, pengolahan limbah budidaya menjadi pupuk organik cair (POC), serta pengolahan ikan menjadi produk bernilai tambah. Program dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan yang meliputi penebaran benih ikan, pengelolaan pakan, pemanfaatan limbah, penyortiran dan pengambilan sampel ikan, serta inovasi produk olahan seperti nugget dan dimsum ikan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat tergolong tinggi pada seluruh tahapan pelatihan, dan peserta memperoleh keterampilan praktis dalam mengoperasikan sistem budidaya ikan dan sayuran terpadu berbasis ember dengan menggunakan air gambut sebagai media budidaya. Program ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan rumah tangga, mengurangi biaya produksi melalui pembuatan pakan dan pupuk secara mandiri, serta membuka peluang usaha perikanan skala kecil yang berkelanjutan di desa.

References

Amalia, R., Amrullah, A., dan Suriati, S. (2018). Manajemen Pemberian Pakan pada Pembesaran Ikan Lele (Clarias gariepinus). Prosiding Seminar Nasional Sinergitas Multidisiplin Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 1, 252-257.

Amrullah, A., Baiduri, M. A., dan Wahidah, W. (2018). Produksi Pakan Mandiri untuk Budidaya Ikan Nila. Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo, 2(1), 1-7.

Andriani, R., Muchdar, F., dan Ahmad, K. (2021). Pemanfaatan Bahan Baku Lokal Sebagai Pakan Ikan untuk Kelompok Budidaya Ikan di Kota Ternate.

Dewi, N., dan Dadiara, D. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Nelayan melalui Pemanfaatan Potensi Sumberdaya Pesisir.

Djunaedi, A., Hartati, R., Pribadi, R., Redjeki, S., Astuti, R. W., dan Septiarani, B. (2016). Pertumbuhan Ikan Lele (Clarias gariepinus) di Tambak dengan Pemberian Ransum Pakan dan Padat Penebaran yang Berbeda. Jurnal Kelautan Tropis, 19(2), 131-142.

Effendi, I. (2012). Budidaya Perikanan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Faisal, F., dan Baharuddin. (2022). Pengaruh Pupuk Organik Cair Limbah Budidaya Ikan Lele terhadap Pertumbuhan Tanaman Pare.

Fatah, K., dan Lisa, N. (2022). Diversifikasi Olahan Ikan sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah dan Nilai Gizi.

Fauza, N., Wardana, A., Pratiwi, A., Winalda, B., Putri, D. M., Tihanum, D., Dwinda, D. A., Anika, H. J., Bramuli, J., Hafiz, M. F., dan Fernando, M. R. (2021). Akuaponik Sebagai Sarana Pemberdayaan Masyarakat Labuhbaru Barat Dalam Konsep Urban Farming. Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 17(2), 269-278.

Muharmawan, M. R., Trihudiyatmanto, M., Priatmoko, M., Elfiana, A., Meydina, C., Yustina, Z., Dewi, L., Fajar, M., Purnama, A. D., Zidni, M., Nafi'an, I., dan Nurmasih, C. V. (2022). Penerapan Teknik Budidaya Ikan dan Tanaman Dalam Ember (Budikdamber) di Desa Ringinanom Kabupaten Temanggung. JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1-7.

Muchtar, M. (2022). Pemanfaatan Ikan sebagai Bahan Baku Produk Olahan Pangan.

Muchtar, M. (2020). Diversifikasi Produk Olahan Ikan: Nugget, Bakso, dan Kaki Naga.

Murni. (2012). Pemanfaatan EM4 dalam Fermentasi Limbah Organik untuk Pupuk Cair.

Ni'matulloh, M., Rejeki, S., dan Aryati, R. (2018). Pengaruh Perbedaan Frekuensi Grading terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Larva Ikan Patin Siam (Pangasianodon hypophthalmus). Sains Akuakultur Tropis: Indonesian Journal of Tropical Aquaculture.

Nursandi, J. (2018). Budidaya Ikan dalam Ember "Budikdamber" dengan Aquaponik di Lahan Sempit. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Teknologi Pertanian, VII(2013), 129-136.

Nuryati, S. (2006). Prinsip Produksi Budidaya Perikanan. Tangerang: Universitas Terbuka.

Pardiansyah, D., Ahmad, N., Firman, F., dan Martudi, S. (2019). Pupuk Organik Cair dari Air Limbah Lele Sistem Bioflok Hasil Fermentasi Aerob dan Anaerob. Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan, 17(1), 76.

Rahmadhani, L. E., Widuri, L. I., dan Dewanti, P. (2020). Kualitas Mutu Sayur Kasepak (Kangkung, Selada, dan Pakcoy) dengan Sistem Budidaya Akuaponik dan Hidroponik. Jurnal Agroteknologi, 14(01), 33-43.

Rumuar, J. (2016). Pola Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) melalui Kegiatan Sampling Berkala.

Saputri, S. A., dan Rachmawatie, D. (2020). Budidaya Ikan dalam Ember: Strategi Keluarga dalam Rangka Memperkuat Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi Covid -19. Ilmu Pertanian Tirtayasa, 2(1), 102-109.

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

BUDIKDAMBER ECO-CYCLE: BUDIDAYA IKAN TERPADU UNTUK KETAHANAN PANGAN DESA TANJUNG BUNGA. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(12). https://doi.org/10.2238/tdyj0470

Similar Articles

1-10 of 112

You may also start an advanced similarity search for this article.