Pengembangan Taman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Katalog Digital di 6 Posyandu Kelurahan Kampung Baru, Kota Dumai

Authors

  • Zahtamal Universitas Riau Author
  • Raja Rania Al Yassin Universitas Riau Author
  • Wilisia Sarumaha Universitas Riau Author
  • Arsi Agustina Universitas Riau Author
  • Chairunnisa Filzah Abdina Universitas Riau Author
  • Meisya Putri Andina Universitas Riau Author
  • Siti Rahmah Universitas Riau Author
  • Rahmatia Universitas Riau Author
  • Syachrul Ramadhan Universitas Riau Author
  • Sinda Rabiatul Azzahra Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/jd52wt62

Keywords:

Tanaman Obat Keluarga, TOGA, Posyandu, Katalog Digital

Abstract

Kesehatan masyarakat berbasis kearifan lokal merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung kemandirian keluarga menghadapi keluhan kesehatan ringan. Salah satu wilayah yang mengembangkan upaya tersebut adalah Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, yang memiliki 6 posyandu dengan cakupan pelayanan hingga 13 Rukun Tetangga (RT). Sebelum program dilaksanakan, pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) di wilayah ini belum berjalan secara terstruktur dan belum didukung media edukasi maupun sarana rujukan digital yang dapat diakses masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan taman TOGA di seluruh posyandu serta membangun katalog digital sebagai sarana edukasi yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara dengan kader posyandu, serta dokumentasi selama pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 80 bibit dari 4 jenis tanaman obat (jahe, jahe merah, kunyit, dan kencur) yang ditanam pada tahap awal, 72 bibit (90%) tumbuh dengan baik dan berhasil didistribusikan ke 6 posyandu, dilengkapi taman percontohan, label edukatif berbasis QR code, serta website “Teras Herbal”. Sosialisasi pemanfaatan TOGA turut dihadiri oleh 28 kader posyandu. Program ini menunjukkan bahwa integrasi sarana fisik dan platform digital berpotensi memperkuat keberlanjutan edukasi kesehatan berbasis tanaman obat keluarga di tingkat komunitas.

References

Alamsyahbani, A., Engkana, A. A. M., Christiyanto, T., & Purba, M. R. A. (2026). Pengenalan Tanaman Obat Keluarga Berbasis Digital Scan Barcode di Desa Adat Bayan. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 628-635. https://doi.org/10.31004/cdj.v7i2.54200

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Hadi, C. F., Yasi, R. M., & Agustin, C. (2022). Aplikasi Teknologi QR Code pada Identifikasi Tumbuhan di Wisata De-Djawatan. Jurnal Teknologi dan Pengabdian Masyarakat (TEKIBA), 2(1), 7-12.

Hapsari, M. T., Fadholi, F. R., Amrulloh, A. F., Saputra, M. K., Wijayanti, T. S., Tias, W. K., Eliyana, D., & Dewi, S. A. (2025). Penguatan Kesehatan Keluarga melalui Intervensi Partisipatif Berbasis Komunitas: Integrasi Tanaman Obat Keluarga dan Literasi Digital di Desa Karangtalun Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung. Pemberdayaan Masyarakat: Jurnal Aksi Sosial, 2(4).

Jannah, F., Oktaviani RZ, I., Masnun, & Yandra, A. (2019). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Masyarakat di RW 06 Kelurahan Tangkerang Labuai Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2). https://doi.org/10.31849/dinamisia.v312.2833

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2016 tentang Upaya Pengembangan Kesehatan Tradisional melalui Asuhan Mandiri Pemanfaatan Taman Obat Keluarga dan Keterampilan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Panduan Orientasi Kader Posyandu. Jakarta: Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk Praktis Asuhan Mandiri Pemanfaatan TOGA dan Akupresur. Jakarta: Kemenkes RI.

Martono, Y., Setiawan, A., & Widodo, S. (2018). SABDA TOGA (Sarana Budidaya Tanaman Obat Keluarga) untuk Daerah Perkotaan di RT 04 dan 06 RW 07 Kelurahan Tegalrejo Kota Salatiga. Berdikari: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 1(1), 1-10.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Tim Teras Herbal. (2026). Katalog Digital Tanaman Obat Keluarga “Teras Herbal”. Diakses dari https://katalog-toga-app.vercel.app/

Wirasisya, D. G. (2018). Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Sosialisasi Penggunaan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) di Desa Tembobor. Sarwahita, 15(1), 64-71.

Downloads

Published

2026-08-15

How to Cite

Pengembangan Taman Obat Keluarga (TOGA) Berbasis Katalog Digital di 6 Posyandu Kelurahan Kampung Baru, Kota Dumai. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(12). https://doi.org/10.2238/jd52wt62

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1-10 of 189

You may also start an advanced similarity search for this article.