CERDAS BERBELANJA DI ERA DIGITAL: WASPADA PINJOL DAN JEBAKAN PAYLATER

Authors

  • Teodisius Egi Saputra, Muhammad Ferdiansyah, Ficry Anggara Yusuf, Muhammad Gandung Universitas Pamulang Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/ct802524

Keywords:

literasi keuangan digital, pinjaman online, paylater, perilaku konsumtif, generasi muda

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola belanja masyarakat, termasuk generasi muda dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), yang kini terbiasa berbelanja secara daring hanya dengan beberapa kali klik. Kemudahan ini diiringi oleh maraknya layanan pinjaman online (pinjol) dan fitur paylater yang ditawarkan berbagai platform e-commerce, sehingga transaksi dapat dilakukan tanpa harus memiliki uang tunai pada saat itu. Sayangnya, kemudahan tersebut tidak selalu diimbangi dengan literasi keuangan digital yang memadai, sehingga banyak remaja terjebak dalam utang konsumtif tanpa disadari. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai perbedaan pinjol legal dan ilegal, risiko penggunaan paylater, serta strategi berbelanja online yang cerdas dan bertanggung jawab. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode sosialisasi dan penyuluhan, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan sosialisasi, sesi diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap bahaya pinjol ilegal, ciri-ciri jebakan paylater, serta pentingnya membedakan kebutuhan dan keinginan dalam berbelanja online. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam sesi diskusi dan menyatakan akan lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun generasi yang cerdas secara finansial di tengah kemudahan transaksi era digital.

References

Bado, B., Astuty, S., Astuti, D. R., & Rajab, A. (2025). Analisis dampak layanan paylater terhadap perilaku konsumsi mahasiswa di Kota Makassar (Studi kasus mahasiswa UNM). Jurnal Bisnis Net, 8(1), 181–187.

Haikal, F., & Wijayangka, C. (2021). Hubungan literasi keuangan dengan pemanfaatan pinjaman online studi pada mahasiswa Universitas Telkom pengguna layanan Cicil.co.id. eProceedings of Applied Science, Universitas Telkom.

Mario, A., & Ikraam, I. (2023). Upaya meningkatkan literasi keuangan mahasiswa Fakultas Ekonomi di Kota Palembang sebagai antisipasi dampak buruk pinjaman online melalui pendekatan behavioral economics. Jemasi: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi, 19(2), 209–220.

Mirza Gayatri, A., & Muzdalifah, M. (2022). Memahami literasi keuangan sebagai upaya pencegahan perilaku konsumtif dari pinjaman online. Judicious: Journal of Management, 3(2), 297–306.

Nurhab, M. I. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi literasi finansial mahasiswa. Finansia: Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah, 1(2), 255–274.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Survei nasional literasi dan inklusi keuangan 2024. OJK.

Saputri, R. A., Fathihani, & Purnama, Y. H. (2025). Pengaruh literasi keuangan, penggunaan paylater, dan pendapatan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Indonesia. Hatta: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, 3(2), 124–139.

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

CERDAS BERBELANJA DI ERA DIGITAL: WASPADA PINJOL DAN JEBAKAN PAYLATER. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.2238/ct802524

Similar Articles

11-20 of 228

You may also start an advanced similarity search for this article.