Implementasi Early Marriage Prevention Education Sebagai Strategi Penguatan Stunting Awareness Pada Remaja Pesantren

Authors

  • Lutfi Khumaidi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author
  • Rizka Dwi Nurhana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author
  • Auriella Rachma Aulia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author
  • Oktavia Dian Safitri Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author
  • M. Husen Afandi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author
  • Arnold Maulana Hutama Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author
  • Lutfi Khumaidi Imam Syafi'i Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Author

Keywords:

Pernikahan Dini, Stunting, Edukasi Kesehatan, Pesantren, Health Belief Model

Abstract

Pernikahan dini dan kehamilan remaja dilaporkan berkaitan dengan risiko stunting, sementara santri di pesantren dapat memiliki akses terbatas terhadap informasi kesehatan reproduksi karena orientasi pembelajaran yang lebih menekankan materi keagamaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melaksanakan edukasi pencegahan pernikahan dini (Early Marriage Prevention Education) sebagai upaya awal menumbuhkan pemahaman tentang kaitan usia perkawinan dan stunting pada santri MTs–MA Raudlotul Fattah. Kegiatan berupa satu sesi edukasi dengan pendekatan edukatif-partisipatif (pemaparan, diskusi, dan tanya jawab) yang diikuti sekitar 40 santri. Pemahaman peserta dinilai secara kualitatif melalui pertanyaan pemantik sebelum materi dan pertanyaan lisan setelah materi. Pada sesi awal, peserta mengenal istilah stunting dan pernikahan dini tetapi belum mampu menjelaskan hubungan usia perkawinan, kesiapan reproduksi, dan stunting. Pada sesi evaluasi, peserta mampu menjelaskan kembali pengertian pernikahan dini, dampaknya terhadap kesehatan reproduksi, dan kaitannya dengan risiko stunting. Hasil ini bersifat indikatif karena tidak menggunakan pengukuran kuantitatif maupun kelompok pembanding, sehingga efektivitas program belum dapat disimpulkan. Evaluasi terstruktur dan pendampingan berkelanjutan diperlukan pada kegiatan berikutnya

References

Ayudha, M. D., Herowati, D., & Rochmah, T. N. (2023). Does age of first marriage affect stunting? (Ecological analysis of the 2021 family data collection and 2022 nutritional status survey). Jurnal Ilmu Kesehatan, 1638–1649.

Fitria, M., et al. (2024). Education role in early marriage prevention: Evidence from Indonesia's rural areas. BMC Public Health, 3323.

Hanifah, N. A. (2022). Hubungan pernikahan usia dini dengan angka kejadian stunting pada balita di Kelurahan Mekarsari. Jurnal Gizi Ilmiah, 32–41.

Ibad, M., et al. (2025). Development of peer educators as the empowerment of Santri Husada in Islamic boarding schools towards a healthy and marriage age maturity (PUP). Journal of Health Community Service, 1–7.

Kalamar, A. M., Lee-Rife, S., & Hindin, M. J. (2016). Interventions to prevent child marriage among young people in low- and middle-income countries: A systematic review of the published and gray literature. Journal of Adolescent Health, 59(3), S16–S21.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (2005). Participatory action research: Communicative action and the public sphere. Dalam N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The Sage handbook of qualitative research (3rd ed., hlm. 559–603). Sage.

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024.

Mehra, D., Sarkar, A., Sreenath, P., Behera, J., & Mehra, S. (2018). Effectiveness of a community based intervention to delay early marriage, early pregnancy and improve school retention among adolescents in India. BMC Public Health, 18, 73.

Nisa, L. S. (2018). Kebijakan penanggulangan stunting di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pembangunan, 173–179.

Nugroho, M. R., et al. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada anak usia dini di Indonesia. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2269–2276.

Ridho, M., et al. (2025). Mencegah pernikahan dini sebagai strategi menurunkan angka stunting. Jurnal Pendekar Nusantara, 1–11.

Rosenstock, I. M. (1974). Historical origins of the Health Belief Model. Health Education Monographs, 2(4), 328–335.

Rosenstock, I. M., Strecher, V. J., & Becker, M. H. (1988). Social learning theory and the Health Belief Model. Health Education Quarterly, 15(2), 175–183.

Rosidin, U., et al. (2025). Edukasi dampak pernikahan dini terhadap kejadian stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 433–445.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Widowati, S. W., et al. (2024). Determinant of early marriage adolescent to risk giving birth child in case of stunting. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 10–12.

Yulastini, F., et al. (2021). Pendidikan kesehatan reproduksi remaja di Pondok Pesantren Nurul Haramain Narmada. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 47–51.

Downloads

Published

2026-10-21

How to Cite

Implementasi Early Marriage Prevention Education Sebagai Strategi Penguatan Stunting Awareness Pada Remaja Pesantren. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(2). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/5561

Similar Articles

1-10 of 226

You may also start an advanced similarity search for this article.