PEMANFAATAN LAPANGAN VOLI UNTUK KEBUGARAN JASMANI WARGA BINAAN LAPAS BLANGKEJEREN

Authors

  • Nazir Husin Program Studi Bimbingan Kemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Indonesia Author
  • Naniek Pangestuti Program Studi Bimbingan Kemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Indonesia Author

Keywords:

Kebugaran Jasmani, Warga Binaan Pemasyarakatan, Lapangan Voli, Pembinaan, Olahraga

Abstract

Satu lapangan voli, hampir setahun, dan nyaris tak pernah dipakai bermain begitulah kondisi yang ditemukan di awal kegiatan pengabdian ini di Lapas Kelas IIB Blangkejeren. Lapangan itu justru lebih akrab dikenal sebagai tempat menjemur pakaian ketimbang sarana olahraga, sementara program kebugaran jasmani yang terjadwal untuk warga binaan belum pernah benar-benar berjalan. Kegiatan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi lapangan tersebut sekaligus menjadikannya ruang bersama bagi senam pagi, voli, dan futsal, dengan melibatkan 157 warga binaan. Pendekatan yang dipakai adalah kualitatif deskriptif, memadukan observasi partisipatif, wawancara dengan mentor dan petugas, serta dokumentasi kegiatan, yang datanya kemudian diolah dengan model interaktif Miles dan Huberman. Pelaksanaan di lapangan berjalan melalui lima tahap, yaitu perencanaan, perbaikan sarana, edukasi kesehatan, pelaksanaan rutin, dan evaluasi, berlangsung selama kurang lebih tujuh minggu. Pada akhir program, lapangan sudah dicat ulang, dilengkapi net baru dan tiang gawang dari pipa, dan mulai digunakan hampir setiap hari; kehadiran pada sesi senam pagi terus bertambah, bahkan sejumlah warga binaan di luar jadwal kelompoknya ikut bergabung atas kemauan sendiri. Petugas menilai perubahan ini membantu proses pembinaan mandiri sekaligus meredakan ketegangan di antara warga binaan. Survei kepuasan yang diisi oleh 35 responden menghasilkan skor keseluruhan 90,30 persen, masuk kategori sangat puas pada seluruh indikator yang diukur. Secara umum, hasil ini memperlihatkan bahwa menghidupkan kembali sarana yang sudah ada, bukan membangun yang baru, tetap bisa membawa perubahan nyata pada keseharian warga binaan di dalam lapas.

References

Afriani, R., & Edrisy, I. F. (2025). Dampak lingkungan fisik terhadap tingkat stres dan perilaku narapidana pada lembaga pemasyarakatan kelas III Dharmasraya. Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner, 9(6), 238–245.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Mu'jizatullah, W. S. (2019). Pengaruh penyesuaian diri dan dukungan sosial terhadap stres pada warga binaan pemasyarakatan wanita. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 181–189.

Negara, J. C., Hamidie, A., & Paramitha, S. T. (2024). Pengaruh aktivitas fisik dan perilaku sedentari pada kesehatan mental anak-anak. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(3), 127–135.

Prayadi, T., & Subroto, M. (2022). Proses pembinaan narapidana dalam fungsi lembaga pemasyarakatan. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(3), 662–667.

Rachmayani, K. A. U., Sutarjo, P., & Rahmat, I. (2018). Hubungan penyesuaian diri dengan stres pada narapidana wanita di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal), 2(3), 173–182.

Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Nomor 6811. https://peraturan.bpk.go.id/Details/218804/uu-no-22-tahun-2022

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

PEMANFAATAN LAPANGAN VOLI UNTUK KEBUGARAN JASMANI WARGA BINAAN LAPAS BLANGKEJEREN. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(2). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/5102

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

81-90 of 119

You may also start an advanced similarity search for this article.