SIMPAN DESA: SOSIALISASI DAN EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DI DESA JOGONAYAN, KABUPATEN MAGELANG
Keywords:
Pengelolaan sampah, Kuliah Kerja NyataAbstract
Desa Jogonayan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, masih menghadapi permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga, ditandai oleh kebiasaan sebagian masyarakat membuang sampah ke sungai serta fasilitas pengelolaan sampah desa yang belum dimanfaatkan secara optimal akibat keterbatasan anggaran. Program SIMPAN DESA (Sistem Pengelolaan dan Pemanfaatan Sampah Desa) bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah secara terpadu dan berkelanjutan, sekaligus mengoptimalkan kembali fasilitas pengelolaan sampah yang tersedia. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif berupa sosialisasi dan edukasi kepada Karang Taruna dan ibu-ibu PKK mengenai pemilahan sampah, prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), dan pemanfaatan barang bekas, dengan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Kecamatan Ngablak sebagai mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah dari sumber serta terbangunnya jejaring antara masyarakat, Karang Taruna, PKK, pemerintah desa, Kecamatan, dan DLH sebagai modal keberlanjutan program. Kendala utama yang ditemukan adalah keterbatasan sarana dan anggaran desa, bukan semata rendahnya pengetahuan masyarakat. Program ini disimpulkan berhasil menjadi langkah awal pembentukan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat, dengan saran perlunya pendampingan berkelanjutan dan penguatan peran Karang Taruna sebagai penggerak utama pascaprogram KKN.References
Ayomi, G. R. S., Inggamer, M. M., Kaigere, D., & Karim, A. (2024). Edukasi dan pendampingan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga ramah lingkungan di Ardipura IV Jayapura Selatan. Community Development Journal, 5(2), 4063–4071.
Miliyawati, B., Anggraini, I., Suparman, A., Rise, Wijayanti, F. A., Ramadhani, V. A. Z., & Saptiah, D. (2025). Pemberdayaan Karang Taruna dalam pengelolaan sampah plastik untuk mewujudkan zero waste di Dusun Cinengah. Menara: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Pengembangan Masyarakat Islam, 19(2), 100–109.
Prasojo, B. H., Febriansah, R. E., & Maryanti, E. (2019). Pemberdayaan Karang Taruna di Desa Wonokasian dalam pengolahan limbah plastik menjadi sebuah usaha ekonomis produktif. Jurnal Studi Kasus Inovasi Ekonomi, 3(1), 21–24.
Widyaningsih, Y. I., Walangadi, Z., Ramdani, R., Jannah, A., & Suardi, S. (2026). Pengelolaan sampah rumah tangga berbasis pemberdayaan masyarakat melalui Program PILAH. Paramacitra: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2).
Wulansari, D. N., Kuningsih, T. W., Manarul, M., & Irvan. (2019). Analisis peningkatan pemahaman pengolahan sampah organik dan non organik di Desa Kiarasari. Jurnal Berdikari, 2(1), 1–9.
Yogiesti, V., Hariyani, S., & Sutikno, F. R. (2010). Pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat Kota Kediri. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 2(2), 95–102.
Zubairi, A. I., Fatih, M. K., & Pratama, R. D. (2025). Pemberdayaan penguatan keterampilan Karang Taruna dalam meningkatkan produktivitas pemuda. Participatory: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 27–35.
Zuhri, M. S., & Nurcahyanti, D. (2025). The innovation of wayang kartun (cartoon of puppetry) learning media in community service program for achieve SDGs goals in primary school of Kondangjajar, West Java. Aktivita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 86–96.

