PENGENDALIAN HIPERTENSI LANSIA MELALUI CEK KESEHATAN GRATIS DAN EDUKASI PEMBUATAN REBUSAN DAUN SALAM DI DESA KUWARON
Keywords:
Cek Kesehatan Gratis, Desa Kuwaron, Hipertensi, Lansia, Rebusan Daun SalamAbstract
Minimnya pemantauan kesehatan berkala di perdesaan menyebabkan tingginya risiko komplikasi hipertensi pada lansia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi status kesehatan lansia secara dini serta meningkatkan keterampilan warga dalam mengolah bahan alami sebagai terapi pendamping penurunan tekanan darah. Kegiatan dilaksanakan di Desa Kuwaron, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan oleh Tim KKN-PPM Kelompok 38 Universitas Muhammadiyah Semarang. Metode pelaksanaan mengintegrasikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis (tekanan darah, gula darah sewaktu, dan asam urat), edukasi interaktif pencegahan hipertensi, serta demonstrasi praktik pembuatan rebusan daun salam terstandar (10 lembar daun dalam 300 mL air hingga tersisa 200 mL). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kebiasaan kontrol kesehatan warga, ditandai dengan terlayaninya lansia dalam deteksi dini risiko penyakit kronis serta dikuasainya teknik pengolahan herbal secara higienis dan terukur. Program ini efektif mendekatkan akses pelayanan kesehatan dasar sekaligus meningkatkan kemandirian lansia dalam manajemen hipertensi mandiri di rumah.References
Alawiah, D. N., Ismafiaty, & Badrujamaludin, A. (2024). Pengaruh air rebusan daun salam terhadap kadar asam urat pada lansia dengan hiperurisemia: Systematic literature review. Jurnal Keperawatan Komplementer Holistik, 2(1), 2988–3709.
Cholifah, N., Puspitasari, I., & Warji, W. (2022). Pengaruh pemberian rebusan daun salam terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Desa Purwosari dan Desa Sunggingan wilayah Puskesmas Purwosari Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(1), 230–241.
Fitriani, T., Restiana, N., & Badrudin, U. (2022). Penerapan rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pancatengah. Healthcare Nursing Journal, 4(2b), 134–141.
Gobel, I. A., Febriyona, R., Sudirman, A. N., & Bakari, P. R. (2022). Pengaruh terapi rebusan daun salam terhadap penurunan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan), 10(1), 1101–1108.
Kemenkes RI. (2023). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar dan Penyakit Tidak Menular pada Lansia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Lubis, A. S., & Susilawati, S. (2023). Kajian literatur: Pengaruh rebusan daun salam terhadap pengobatan hipertensi dan asam urat. Jurnal Anestesi, 1(3), 86–95.
Mugna, A. S., Juwariyah, S., & Supriyono, M. (2023). Efektifitas pemberian rebusan daun salam dengan senam hipertensi pada lansia hipertensi untuk menurunkan tekanan darah. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 1(4), 1–10.
Noviyanti, L., Mutianingsih, M., & Kartika, I. I. (2024). Manfaat senam hipertensi air rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah lansia di wilayah PKM Sirnajaya. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 7(4), 1728–1743.
Parwati, I., & Mulyanti, S. (2022). Penerapan terapi rebusan daun salam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di RT 001 RW 004 Desa Jayaratu wilayah kerja PKM Sariwangi. Healthcare Nursing Journal, 4(2b), 77–83.
Rahman, F., Hidayat, R., & Nugroho, A. (2022). Uji efektivitas ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi perdesaan. Jurnal Integrasi Kesehatan & Masyarakat, 4(2), 115–122.
Siregar, R. A., Batubara, N. S., & Lubis, A. H. S. (2024). Penyuluhan tentang hipertensi pada lansia di Desa Lubuk Raya Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru Tahun 2024. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 6(1), 45–52.
World Health Organization. (2023). Global Report on Hypertension: The Race Against a Silent Killer. Geneva: WHO Guidelines Approved by the Guidelines Review Committee.
Zega, R. S., Annisa, A., & Dila, T. A. (2025). Penyuluhan kesehatan tentang hipertensi pada lansia di Desa Labuan Lelea. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(8), 4986–4995.

