DEMONSTRASI PEMBUATAN SABUN DAUN SIRIH PADA ANAK SD DI DESA SUKAMANTRI, TANGERANG
Keywords:
Daun Sirih, Sabun Padat, Kebersihan Diri, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Cuci Tangan Pakai SabunAbstract
Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak-anak sekolah dasar terkait kebersihan diri serta pemanfaatan bahan alam. Program yang dilaksanakan meliputi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS), serta pelatihan pembuatan sabun padat berbahan dasar minyak kelapa dengan penambahan daun sirih (Piper betle L.). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan anak-anak mengenai pentingnya mencuci tangan serta kemampuan dalam mempraktikkan enam langkah cuci tangan dengan benar. Selain itu, sabun yang dihasilkan memiliki karakteristik fisik yang baik, seperti tekstur padat, permukaan halus, dan busa yang stabil. Kandungan senyawa aktif daun sirih, seperti flavonoid dan minyak atsiri, memberikan potensi sebagai antibakteri alami. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kesadaran PHBS serta memberikan keterampilan praktis dalam pemanfaatan bahan alami.References
Arambewela, L., Kumaratunga, K. G. A., & Dias, K. (2005). Antimicrobial activity of Piper betle L. Fitoterapia, 76(1), 23–26.
Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.
Eka Mareta Winanti, D., & Br Gultom, F. (2024). PEMBUATAN SABUN PADAT DARI MINYAK KELAPA DENGAN PENAMBAHAN GEL LIDAH BUAYA (Aloe vera) MENGGUNAKAN METODE COLD PROCES. Laboratory Journal, 1(1).
Hasibuan, E. S., Vera, Y., Mayasari, D., Lubis, A. D., & Lubis, M. S. (2025). Pelatihan Pembuatan Sabun Mandi Padat dari Minyak Kelapa, Minyak Sawit dan Ekstrak Biji Melinjo di Desa Pardomuan Tapanuli Selatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 7(1).
Kementerian Kesehatan RI. (2020). Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Kemenkes RI.
Ketaren, S. (2012). Pengantar Teknologi Minyak dan Lemak Pangan. Jakarta: UI Press.
Larasati, D., Rahayu, B., Viyani, A. O., Sunarsih, T., Sarmin, C. M., Soffan, A., Astuti, E. P., & Shanti, E. F. A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Alami Berbasis Daun Kelor dan Minyak Zaitun. MEJUAJUA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 407-411. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.209
Maulana, A., Susilo, H., & Rustiani, E. (2013). Pembuatan Sabun Transparan Aromaterapi Minyak Atsiri Akar Wangi (Chrysopogon zizanioides (L.) Roberty. J. FMIPA, 1(1), hal 1-10.
Maury, H. K., Tambunan, I. I., Yampy, A. S. D., Anwari, W. N., Chesiana, Merani, M., Brabar, V. Y. A., Lemauk, S. D., Pattaru, U., Kogaya, D., Nurafifah, O. A., Nawipa, Y. A., & Kayame, J. L. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pembuatan Sabun Padat dari Daun Sirih (Piper betle L.). Bakti Hayati: Jurnal Pengabdian Indonesia, 1(1), 24-29.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pradhan, D., Suri, K. A., Pradhan, D. K., & Biswasroy, P. (2013). Golden heart of the nature: Piper betle L. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 1(6), 147–167.
Rowe, R. C., Sheskey, P. J., & Quinn, M. E. (2009). Handbook of Pharmaceutical Excipients (6th ed.). London: Pharmaceutical Press.
World Health Organization (WHO). (2019). Guidelines on Hand Hygiene in Health Care. Geneva: WHO.

