PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KARANGPASAR MELALUI INTEGRASI PROGRAM KESEHATAN, SOSIAL, DAN LINGKUNGAN
Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan, Partisipasi Masyarakat, Pelestarian LingkunganAbstract
Permasalahan yang berkaitan dengan kesehatan, kehidupan sosial masyarakat, dan lingkungan menjadi beberapa hal yang masih perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Karangpasar, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, memperkuat kebersamaan dan partisipasi dalam kehidupan sosial, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kegiatan berlangsung pada 29 Juli–27 Agustus 2026 dengan menerapkan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, survei, wawancara, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program pengabdian terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu Karangpasar Sehat, Karangpasar Semarak, dan Karangpasar Lestari. Karangpasar Sehat dilaksanakan melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang disertai edukasi mengenai hipertensi, diabetes melitus, pola makan, dan penerapan gaya hidup sehat. Karangpasar Semarak diwujudkan melalui rangkaian kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dengan melibatkan masyarakat dan generasi muda. Adapun Karangpasar Lestari berfokus pada pengelolaan sampah, penghijauan, dan pelestarian lingkungan melalui pemanfaatan galon bekas yang telah dilukis, bibit tanaman, serta pupuk organik. Pelaksanaan ketiga program menunjukkan keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kesehatan, sosial, dan lingkungan, sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan perilaku hidup sehat, membangun kebersamaan, dan menjaga lingkungan. Integrasi program tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif dapat mendukung proses pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi permasalahan di bidang kesehatan, sosial kemasyarakatan, dan lingkungan. Keberlanjutan program perlu didukung oleh keterlibatan masyarakat, pemuda, kader, serta pemerintah desa secara berkesinambungan.References
Harini, N., Suhariyanto, D., Indriyani, I., Novaria, N., Santoso, A., & Yuniarti, E. (2023). Pendampingan Pemberdayaan Masyarakat dalam Meningkatkan Perekonomian Desa. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 4(2), 363–375. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2834
Maraliza, H., Rohma, F., Setyawati, A., Musta’in, A., Octaviani, A., Mulya, E., Irawan, A. F., Hidayat, S., & Panggih, Krisna. S. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM KKN BERBASIS KEAGAMAAN, SOSIAL, EKONOMI, DAN LINGKUNGAN DI DESA NEGLASARI. EDUIMPACT: Jurnal Pengabdian dan Inovasi Masyarakat, 3(1), 55–64. https://journal.ciptapustaka.com/index.php/EIPM/index
Rakhmadani, R. (2021). Komunikasi Pembangunan Partisipatif dalam Pengembangan Desa Wisata Sajen Edu Adventure melalui Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan, 25(1), 33–44. https://doi.org/10.46426/jp2kp.v25i1.159
Ratna Wulan, S. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Ecovillage. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1), 3025–6704. https://doi.org/10.5281/zenodo.17218385
Saimama, I. N., & Ambon, K. A. A. S. (2026). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM PEMBANGUNAN BERBASIS PARTISIPATIF. JPM Jurnal Pengabdian Mandiri, 5(7), 2809–8579. https://bajangjournal.com/index.php/JPM

