Diversifikasi Produk Olahan Tepung Bentul dalam Upaya Mengurangi Keseragaman Pola Konsumsi Masyarakat Desa Keboncandi

Authors

  • Vika Amelia Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author
  • Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan, Surakarta Author
  • Vera Arida Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author
  • Nihlatul Falasifah Teknik Lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Author

Keywords:

Asset-Based Community Development (ABCD), Diversifikasi Pangan, Tepung Bentul, Tren Konsumsi

Abstract

Ketergantungan masyarakat pada beras memunculkan masalah akan tingginya keseragaman pola konsumsi masyarakat pada masa kini memicu kerentanan terhadap dampak krisis pangan secara nasional hingga global. Sebagai contoh ialah marginalisasi yang terjadi pada komoditas bentul yang berada di Dusun Buyutan, Desa Keboncandi, Pasuruan. Kegiatan workshop dilakukan untuk mentransfer pengetahuan keseragaman pola konsumsi masyarakat dengan mengolah bentul menjadi tepung pengganti gandum yang siap diolah menjadi olahan rumahan. Melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dengan 5 tahapan (Discovery, Dream, Define, Design dan Destiny) bersama mitra kegiatan pengabdian yakni LPTP dengan waktu pelaksanaan sejak Januari sampai Mei 2026. Kegiatan aksi workshop dilakukan melalui edukasi pemahaman tren pola konsumsi masyarakat, penayangan video pengolahan tepung bentul, lalu praktik pembuatan tepung bentul dengan dua metode pembuatan produk tepung. Melalui kegiatan pengabdian berupa workshop ini masyarakat mempunyai kapasitas dalam memahami tren konsumsi saat ini sebagai pengantar awal, membuat tepung bentul melalui cara parut dan juga ampas dengan perbedaan ciri fisik pada warna yang cenderung putih untuk tepung dengan metode ampas dan sedikit gelap dengan metode pembuatan parut, serta mengolah tepung tersebut menjadi olahan rumahan yang mudah untuk dilakukan khususnya bagi para lansia seperti bolu kukus dan mie ala rumahan. Pengolahan bentul tersebut merupakan kegiatan efektif dalam mengemas tujuan untuk menyampaikan meminimalisir keseragaman pola pangan dengan mengolah produk turunan dari potensi lokal sumber daya alam masyarakat Desa Keboncandi.

References

Adiatmi, S., & Purwanti, A. (2022). Diversifikasi pangan berbasis tepung umbi lokal sebagai upaya mendukung kemandirian pangan. Jurnal Inovasi Pangan Dan Gizi, 4(1), 15–24.

Afandi, A., Laily, N., Wahyudi, N., Umam, M., Kambau, R., Rahman, S., Sudirman, M., Jamilah, Kadir, N., Junaid, S., Nur, S., Parmitasari, R., Nurdiyanah, Wahid, M., & Wahyudi, J. (2019). Metodologi Pengabdian Masyarakat. In Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam.

Agustina, S., Barleany, D. R., Pitaloka, A. B., & Salsabila. (2024). Diversifikasi Pangan Lokal Melalui Pelatihan Pembuatan Pangan Fungsional Berbasis Pati Talas Beneng. Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 479–487.

Ariani, M., & Hermanto. (2020). Analisis pola konsumsi pangan masyarakat Indonesia dan implikasinya terhadap diversifikasi pangan. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 18(1), 25–39.

Astawan, M. (2020). Eksplorasi Kandungan Gizi dan Pemanfaatan Tepung Talas-Talasan. Gramedia Pustaka Utama.

Astuti, S. D., Andarwulan, N., Fardiaz, D., & Purnomo, E. H. (2018). Modifikasi Tepung Talas dengan Teknologi Fermentasi Terkendali untuk Ingredien Pangan.

Badan Pusat Statistik. (2026). Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2025 (Angka Tetap).

Fidyasari, A., & Raharjo, S. J. (2019). Roti Tawar Dengan Penambahan Tepung Fermentasi Umbi Bentul (Colocasia Esculenta (L.) Schott) Sebagai Pangan Fungsional. Jurnal Teknologi Pangan, 12(2), 24–32.

Hardono, J. (2021). Ketergantungan beras dan urgensi transformasi pola konsumsi pangan masyarakat di wilayah perdesaan. Jurnal Ketahanan Pangan Dan Lingkungan, 6(2), 101–114.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Pertanian tentang Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal Non-Beras.

Koswara, S. (2013). Teknologi Pengolahan Umbi-Umbian: Talas dan Bentul. Seafast Center IPB.

McKnight, J. , & Kretzmann, J. (1993). Building Communities from the Inside Out: A Path Toward Finding and Mobilizing a Community’s Assets. ACTA Publications.

Nono, K., Danong, M., Ruma, M., & Boro, T. (2023). Diversifikasi Produk Olahan Berbasis Umbi-Umbian untuk Ketahanan Pangan Masyarakat Tunfeun. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 58–65.

Prayitno, S. A., Pribadi, H. P., Sugiarto, D., & Alfatina, A. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa Bendolo melalui Diversifikasi Olahan Talas (Colocasia esculenta). PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(1), 87–92.

Rachman, H. P. S., & Purwoto, A. (2019). Dinamika diversifikasi konsumsi pangan pokok di Indonesia: Prospek dan tantangan. Jurnal Penelitian Pertanian Terapan, 19(3), 180–192.

Rubatzky, V. E., & Yamaguchi, M. (2012). Sayuran Dunia: Prinsip, Produksi, dan Gizi. ITB Pers.

Soetomo. (2014). Strategi Pembangunan Masyarakat. Pustaka Pelajar.

Suismono, & Indriani, N. (2019). Potensi teknologi penepungan umbi talas lokal dalam mendukung program substitusi terigu. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 38(2), 85–94.

Suryana, A., & Kustiwa, I. (2022). Politik pangan nasional, konversi lahan, dan ancaman penyeragaman diet pangan di perdesaan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 24(2), 89–98.

Widjanarko, S. B. (2018). Fisiologi Pascapanen dan Teknologi Pengolahan Umbi-Umbian Tropis. UB Press.

Downloads

Published

2026-09-16

How to Cite

Diversifikasi Produk Olahan Tepung Bentul dalam Upaya Mengurangi Keseragaman Pola Konsumsi Masyarakat Desa Keboncandi. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(1). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/4206

Similar Articles

11-20 of 109

You may also start an advanced similarity search for this article.