GERSATU: GERAKAN SATU RUMAH SATU KOTAK OBAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT RUMAH TANGGA DI DESA TAMBAKSARI

Authors

  • Nadia Apriana Universitas Ngudi Waluyo Author
  • Delia Rizka Oktavia Universitas Ngudi Waluyo Author

Keywords:

DAGUSIBU, Kotak Obat, Edukasi Kesehatan, KKN Tematik, Pengelolaan Obat Rumah Tangga

Abstract

Pengelolaan obat rumah tangga yang tidak tepat, seperti penyimpanan pada tempat lembap, tercampur dengan barang lain, dan tidak diperiksanya tanggal kedaluwarsa, masih menjadi persoalan umum di masyarakat, termasuk di Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Kendal. Kondisi ini mendorong mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Ngudi Waluyo Program Studi S1 Farmasi untuk melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk GERSATU (Gerakan Satu Rumah Satu Kotak Obat). Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyimpanan obat yang benar, membantu menata kotak obat rumah tangga, serta mengurangi risiko penggunaan obat kedaluwarsa. Kegiatan dilaksanakan melalui edukasi prinsip DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang), kunjungan door to door pada setiap posyandu di Desa Tambaksari, pemeriksaan dan penataan kotak obat warga berdasarkan jenisnya, pemberian label kategori obat, serta pembagian leaflet edukasi. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan warga sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman warga mengenai cara penyimpanan obat yang benar, kotak obat rumah tangga menjadi lebih tertata dan diberi label, serta berkurangnya obat kedaluwarsa yang masih disimpan. Program GERSATU terbukti efektif sebagai bentuk implementasi peran mahasiswa farmasi dalam pelayanan kefarmasian di masyarakat dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan.

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Kepala BPOM tentang Cara Distribusi Obat yang Baik. Jakarta: BPOM RI.

Dungga, E. F., & Ihsan, M. (2023). Pendidikan Kesehatan Reproduksi Pada Remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Farmasi: Pharmacare Society, 2(3), 134–139. https://doi.org/10.37905/phar.soc.v2i3.21146

Ikatan Apoteker Indonesia. (2014). Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO) dan DAGUSIBU. Jakarta: PP IAI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman Penggunaan Obat Rasional di Rumah Tangga. Jakarta: Kemenkes RI.

Qurniasih, N., Wati, D. A., Mardiyah, H. A., & Salsabila, A. (2025). Program Korega Berbasis Digital Sebagai Strategi Peningkatan Kesehatan Reproduksi di Posyandu Remaja Tegalsari Gadingrejo. Jurnal Medika, 4(4), 1727–1732.

Rohman, A. A., Aniroh, U., & Universitas Ngudi Waluyo. (2025). Strategi Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Melalui Edukasi Menggunakan Media Leaflet. Journal of Holistics and Health Sciences, 7(1), 215–223.

Universitas Ngudi Waluyo, Program Studi S1 Farmasi. (2026). Proposal Program Kerja KKN Tematik: Gerakan Satu Rumah Satu Kotak Obat (GERSATU). Desa Tambaksari, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Kendal.

Downloads

Published

2026-08-25

How to Cite

GERSATU: GERAKAN SATU RUMAH SATU KOTAK OBAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGELOLAAN OBAT RUMAH TANGGA DI DESA TAMBAKSARI. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(12). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/3449

Similar Articles

11-20 of 328

You may also start an advanced similarity search for this article.