PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI PUPUK CAIR DI KELURAHAN TEMBILAHAN HULU

Authors

  • Irsan Ali Taufik UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Bagus Irawan UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Lefli Keharhua UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Rivaldo Shandika Cakra Pratama UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Angell Arta Eugenia UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Muhammad Zaid UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Jelita Br. Silaban UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Syarif Ramadhan UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Marshynta Magdalena Napitupulu UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Azzahra UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author
  • Intan Nofita Sari Barutu UNIVERSITAS RIAU, INDONESIA Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/2dz9ms37

Keywords:

limbah sabut kelapa, pupuk organik cair, fermentasi, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Limbah sabut kelapa merupakan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal di Kelurahan Tembilahan Hulu dan berpotensi diolah menjadi produk yang bernilai guna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi Pupuk Organik Cair (POC) sebagai alternatif pupuk yang ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Juli 2026 dengan melibatkan kelompok tani, PKK, perangkat kelurahan, dan masyarakat umum. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, diskusi, dan praktik langsung pembuatan POC menggunakan sabut kelapa, air, molase atau gula merah, serta EM4 sebagai aktivator fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah sabut kelapa menjadi POC. Produk yang dihasilkan memiliki warna cokelat tua kehitaman dan aroma asam-manis khas fermentasi. Selain menghasilkan pupuk cair, ampas hasil penyaringan dapat dimanfaatkan sebagai media tanam. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan sabut kelapa menjadi POC dapat menjadi salah satu alternatif dalam mengurangi limbah, menekan penggunaan pupuk kimia, serta mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

References

Faizi, M. N., Adam, & Budiyanto, N. (2021). Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Untuk Dijadikan Cocopeat dan Bahan Dasar Kerajinan Dengan Penerapan Mesin Pencacah Multi Fungsi Pada Petani Kelapa Di Desa Pematang Duku Timur. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(November), 96–103.

Novianto, NI. Effendy, danA. Ami-nurohman, 2020. Respon Pertum-buhan dan Hasil Tanaman Sawi (Brassica junceea L.) Terhadap Pupuk Organik Cair Hasil FermentasiSabut Kelapa.Agroteknika,3(1), 35-41.

Syahputra, F., Undadraja, B., & Syaputra, M. A. (2023). Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Sidomekar. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4). DOI: 10.31949/jb.v4i4.6706.

Wijaya R., MMB. Damanik dan Fauzi. 2017. Aplikasi Pupuk Organik Cair dari Sabut Kelapa dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Keter-sediaan dan Serapan Kalium serta Pertumbuhan Tanaman Jagung pada Tanah Inceptisol Kwala Bekala. Jurnal Agroekoteknologi FP USU,5(2): 249-255

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

PELATIHAN PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA SEBAGAI PUPUK CAIR DI KELURAHAN TEMBILAHAN HULU. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(12). https://doi.org/10.2238/2dz9ms37

Similar Articles

41-50 of 357

You may also start an advanced similarity search for this article.