MEMBANGUN GENERASI SANTRI KREATIF DAN BERWAWASAN GLOBAL MELALUI PELATIHAN CANVA DI PONDOK PESANTREN ASH-SHIDDIQIN
DOI:
https://doi.org/10.2238/cfwtp714Keywords:
kemampuan digital, Canva, kreativitas, pesantren, pembelajaran digital.Abstract
Perkembangan teknologi digital di zaman globalisasi membuat generasi muda perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik, termasuk di dalam lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pelatihan penggunaan aplikasi Canva dilaksanakan dalam meningkatkan kemampuan literasi bahasa dan digital para santri. Hal ini dilakukan untuk membentuk generasi yang kreatif dan memiliki pandangan global di Pondok Pesantren AshShiddiqin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan datanya meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diperoleh dari pelatihan Canva yang diikuti oleh santri, guru, dan mahasiswa KKN. Penelitian menunjukkan bahwa pelatihan Canva memiliki efek baik dalam meningkatkan kemampuan literasi digital, kreativitas, kemampuan komunikasi visual, dan semangat belajar santri. Santri dapat mengerti cara menggunakan fitur-fitur dasar Canva dan dapat membuat berbagai desain digital seperti poster, presentasi, dan media informasi yang mendidik. Selain itu, pelatihan ini juga membantu santri untuk menggunakan teknologi dengan cara yang positif, kreatif, dan produktif di zaman digital. Walaupun ada beberapa masalah seperti kurangnya perangkat dan koneksi internet, pelatihan Canva terbukti menjadi cara belajar yang baik untuk membantu mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti kreativitas, komunikasi, kerja sama, dan berpikir kritis. Dengan cara ini, pelatihan Canva bisa menjadi langkah penting dalam menciptakan generasi santri yang kreatif, inovatif, dan memiliki pandangan global, sambil tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan karakter pesantren.References
Ayunda, V., Jannah, A. M., & Gusmaneli, G. (2024). Metode pembelajaran yang efektif dalam pendidikan dasar. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(3), 259–
273. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i3.139
Hidayah, N., & Putri, R. (2024). Pelatihan aplikasi Canva dalam meningkatkan literasi digital dan kreativitas peserta didik di MI Al-Muhajir Kereng Pangi. Jurnal Anfatama. https://jurnal.anfa.co.id/index.php/Anfatama/article/view/1472
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2021). Modul literasi digital. Kemendikbud.
Kurniawati, J., & Baroroh, S. (2016). Literasi media digital mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Jurnal Komunikator, 8(2), 51–66.
Rahman, A., & Suryani, D. (2023). Peningkatan literasi digital pada santri Pesantren Syeh Hasan Yamani memanfaatkan aplikasi Canva. ResearchGate. https://www.researchgate.net/publication/375296130_Peningkatan_Literasi_D igital_pada_Santri_Pesantren_Syeh_Hasan_Yamani_memanfaatkan_Aplikasi_
Canva
Rahmawati, D., & Putri, A. (2023). Pemanfaatan Canva dalam meningkatkan kreativitas peserta didik. Jurnal Pendidikan Digital, 5(2), 45–53.
Saputra, I. M., & Dewi, K. A. (2024). Belajar kreatif di era digital: Penguatan literasi digital siswa melalui Canva di SD No 4 Dalung. JERKIN: Jurnal Edukasi dan Riset Kreatif Indonesia. https://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/6185
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.
UNESCO. (2018). A global framework of reference on digital literacy skills for indicator 4.4.2. UNESCO.
Wahyuni, W. (2018). A digital practical application in teaching functional text: Canva.
Journal of English Teaching, 4(2), 400–408.

