EDUKASI KONSUMSI MAKANAN EKSRTRIM DI BLOK B ASRAMA POLISI KRENENG

Authors

  • Arya Jaya Kusuma Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Author
  • Putu Herny Susanti Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21389480

Keywords:

Edukasi, Keamanan Pangan, Makanan Ekstrem

Abstract

Konsumsi makanan ekstrem, yang didefinisikan sebagai hidangan tidak lazim atau berbahan baku yang dianggap menjijikan serta tabu, mulai menjadi kebiasaan di kalangan warga Blok B Asrama Polisi Kreneng. Tiga masalah utama yang teridentifikasi antara lain rendahnya pemahaman mengenai keamanan pangan dari bahan baku yang tidak umum tersebut, minimnya pengetahuan tentang risiko kesehatan dan dampak buruk yang dapat ditimbulkan bagi tubuh, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya standar higienitas dan sanitasi dalam proses pengolahannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan warga mengenai aspek keamanan pangan, memberikan pemahaman mendalam terkait bahaya konsumsi makanan ekstrem, serta menanamkan prinsip pengolahan makanan yang aman dan higienis sesuai kaidah ilmu tata boga. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan materi, demonstrasi cara pengolahan yang benar, serta diskusi interaktif guna menggali dan menjawab rasa ingin tahu warga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 85% dalam mengenali risiko bahaya serta cara memilih dan mengolah bahan pangan yang aman. Selain itu, terlihat adanya perubahan sikap warga menjadi lebih berhati-hati dan selektif dalam menentukan jenis makanan yang dikonsumsi. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan tersedianya informasi akurat berbasis keilmuan tata boga, terbentuknya pola konsumsi yang lebih aman, serta terpeliharanya derajat kesehatan dan kesejahteraan warga di lingkungan asrama.

References

Badan Pengawas Obat dan Makanan. (2023). Laporan Tahunan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya. Jakarta: BPOM RI.

Bandar Standarisasi Nasional. (2021). Sistem Manajemen Keamanan Pangan. Jakarta: BSN.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Higienitas dan Sanitasi Pengolahan Makanan di Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.

Lestari. (2021). Strategi Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pemahaman dan Perilaku. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 19=20.

Pratiwi, A., & Utami, S. (2022). Penerapan Metode Partisipatif dan Demonstrasi dalam Edukasi Teknologi Pangan. Jurnal Tata Boga dan Teknologi Pangan, 78-86.

Saputra. (2022). Fenomena Konsumsi Makanan Unik dan Ekstrem di Kalangan Masyarakat Perkotaan. Jurnal Sosiologi Makanan, 45-48.

Sari, R., & Hartono, Y. (2023). Pendekatan Kualitatif dalam Pemetaan Masalah Pangan dan Gizi di Tingkat Komunitas. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 34-42.

Wibowo. (2024). Evaluasi Kualitatif Dampak Program Edukasi Kesehatan dan Keamanan Pangan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, 89-97.

Wulandari, R., & Santoso, B. (2024). Risiko Mikrobiologis dan Keamanan Pangan pada Bahan Pangan Non-Konvensional. Jurnal Gizi dan Pangan, 23-32.

Downloads

Published

2026-07-16

How to Cite

EDUKASI KONSUMSI MAKANAN EKSRTRIM DI BLOK B ASRAMA POLISI KRENENG. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.5281/zenodo.21389480

Similar Articles

11-20 of 197

You may also start an advanced similarity search for this article.