FONDASI FINANSIAL: MEMBEDAKAN KEBUTUHAN DAN KEINGINAN MELALUI PROGRAM SMART MONEY BAGI SISWA/I SMKN 5 KOTA TANGERANG SELATAN

Authors

  • Amin Zuhri Alfarizy, Deli Novita, Ficry Anggara Yusuf, Kenedi Armas Dachi, Mohamad Irfan, Muhammad Ferdiansyah, Najwa Sandrina Ramadhona, Refi Fitricia, Sri Purwanti, Tasya Apriliana Sihombing, Teodisius Egi Saputra, Widia Amilia, Muhammad Gandung Universitas Pamulang Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/5h8pte69

Keywords:

literasi keuangan, kebutuhan dan keinginan, SMART MONEY, siswa SMK, pengabdian kepada masyarakat

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan keuangan, namun belum diimbangi dengan kemampuan masyarakat, khususnya remaja, dalam mengelola keuangan secara bijaksana. Rendahnya literasi keuangan menyebabkan siswa cenderung sulit membedakan antara kebutuhan dan keinginan sehingga lebih rentan terhadap perilaku konsumtif yang dipengaruhi oleh tren dan fenomena Fear of Missing Out (FOMO). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran finansial siswa SMKN 5 Kota Tangerang Selatan melalui program SMART MONEY dengan tema "Fondasi Finansial: Membedakan Kebutuhan dan Keinginan". Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pelaksanaan kegiatan melalui tahapan persiapan, penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi pengelolaan uang saku menggunakan metode 50–30–20, pendampingan, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan diskusi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai konsep literasi keuangan, mampu membedakan kebutuhan dan keinginan, memahami pentingnya menyusun prioritas pengeluaran, serta lebih sadar akan penggunaan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab. Antusiasme peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pembentukan Duta Smart Money menjadi upaya keberlanjutan program dalam menumbuhkan budaya literasi keuangan di lingkungan sekolah. Program ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi edukasi yang efektif dalam membentuk perilaku keuangan yang lebih bijaksana dan bertanggung jawab pada generasi muda.

References

Hamidah, E. N., Subroto, W. T., & Hakim, L. (2024). Studi literatur analisis tingkat literasi keuangan dalam meningkatkan perilaku keuangan pada remaja. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 16(1), 120–130.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Majalah Edukasi Konsumen: Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan. https://ojk.go.id

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Literasi keuangan berkelanjutan bagi generasi Z di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan. https://keuanganberkelanjutan.ojk.go.id

Oktapiani, S., Fietroh, M. N., Nurasia, N., Arifin, M., & Fitriani, D. (2023). Peningkatan literasi keuangan pada remaja di SMKN 3 Sumbawa. Transformasi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 3(2), 75–82.

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.

Universitas Pamulang. (2025). Laporan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat: Fondasi Finansial: Membedakan Kebutuhan dan Keinginan Melalui Program SMART MONEY bagi Siswa/i SMKN 5 Kota Tangerang Selatan. Universitas Pamulang.

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

FONDASI FINANSIAL: MEMBEDAKAN KEBUTUHAN DAN KEINGINAN MELALUI PROGRAM SMART MONEY BAGI SISWA/I SMKN 5 KOTA TANGERANG SELATAN. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(11). https://doi.org/10.2238/5h8pte69

Similar Articles

41-50 of 440

You may also start an advanced similarity search for this article.