SIAC sebagai Lembaga Arbitrase Internasional dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis: Analisis Kasus Astro Nusantara International BV vs PT Ayunda Prima Mitra

Authors
  • Agnes Widya Klarisa

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
    Author
  • Dinda Azka Aulia

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
    Author
  • Atthiyah Naura Khalisah Harahap

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
    Author
  • Aura Aisyah Najma Pasha

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
    Author
  • Indira Maharani Azzahra

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
    Author
  • Dilla Nurul Humaira

    Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
    Author
Keywords:
SIAC, Arbitrase Internasional, Penyelesaian Sengketa, Ketertiban Umum, Eksekusi Putusan Arbitrase
Abstract
Perkembangan perdagangan dan investasi internasional mendorong kebutuhan akan mekanisme penyelesaian sengketa yang efisien dan berkepastian hukum. Singapore International Arbitration Centre (SIAC) merupakan salah satu forum arbitrase internasional terkemuka yang banyak dipilih oleh pelaku bisnis, khususnya di kawasan Asia-Pasifik. Artikel ini bertujuan menganalisis peran SIAC sebagai lembaga arbitrase internasional dalam penyelesaian sengketa bisnis, dengan menggunakan kasus Astro Nusantara International BV v. PT Ayunda Prima Mitra sebagai studi kasus. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun putusan SIAC bersifat final dan mengikat, pelaksanaannya di Indonesia menghadapi hambatan berupa penafsiran ketertiban umum (public policy) yang tidak seragam, sebagaimana tercermin dalam Putusan Mahkamah Agung No. 877 K/Pdt.Sus/2012 yang menolak eksekusi putusan SIAC. Kasus ini menjadi preseden penting dalam hukum arbitrase internasional terkait yurisdiksi tribunal, penggabungan pihak ketiga, serta hubungan antara pembatalan dan pelaksanaan putusan arbitrase.
References

DAFTAR PUSTAKA

DASAR HUKUM

Singapore International Arbitration Centre. (2016). SIAC Rules (6th ed.).

Singapore International Arbitration Centre. (2022). SIAC annual report 2022.

Singapore International Arbitration Centre. (2025). SIAC Rules 2025.

ARTIKEL JURNAL

Abdurrasyid, P. (2002). Arbitrase dan alternatif penyelesaian sengketa: Suatu pengantar. PT Fikahati Aneska bekerja sama dengan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

Adolf, H. (2018). Arbitrase komersial internasional. PT RajaGrafindo Persada.

Adolf, H. (2020). Hukum penyelesaian sengketa internasional. Sinar Grafika.

Arsenius. (2009). Pengakuan dan pelaksanaan keputusan arbitrase asing menurut Keppres No. 34 Tahun 1981 tentang ratifikasi Convention on the Recognition and Enforcement of Foreign Arbitral Awards 1958 di Negara Indonesia. Jurnal Varia Bina Civika, (75).

Astro Nusantara International BV and Others v. PT Ayunda Prima Mitra and Others, [2012] SGHC 212 (High Court of Singapore).

Astro Nusantara International B.V. v. PT Ayunda Prima Mitra, [2011] SGHC 117 (High Court of Singapore).

Badan Arbitrase Nasional Indonesia. (2022). Laporan tahunan 2019–2022.

Blackaby, N., Partasides, C., & Redfern, A. (2022). Redfern and Hunter on international arbitration. Oxford University Press.

Born, G. B. (2020). International commercial arbitration. Kluwer Law International.

Born, G. B. (2021). International commercial arbitration (3rd ed.). Kluwer Law International.

Chartered Institute of Arbitrators Singapore Branch. (n.d.). Astro Nusantara International BV and others v PT Ayunda Prima Mitra and others. BLAST, Issue 6.

Convention on the Recognition and Enforcement of Foreign Arbitral Awards. (1958).

Greenberg, S., Kee, C., & Weeramantry, J. R. (2011). International commercial arbitration: An Asia-Pacific perspective. Cambridge University Press.

Hikmah, M. (2008). Pengakuan dan pelaksanaan putusan arbitrase asing. Indonesian Journal of International Law, 5(2), 319–343. https://doi.org/10.17304/ijil.vol5.2.172

Hikmah, M. (2012). Penolakan putusan arbitrase internasional dalam kasus Astro All Asia Network Plc. Jurnal Yudisial, 5(1), 74–90.

Hukumonline. (2021, June 14). Memahami proses arbitrase di Indonesia dan di SIAC serta praktik pelaksanaan putusannya.

Indonesia. (1981). Keputusan Presiden Nomor 34 Tahun 1981 tentang Pengesahan Convention on the Recognition and Enforcement of Foreign Arbitral Awards.

Indonesia. (1990). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 1990 tentang Tata Cara Pelaksanaan Putusan Arbitrase Asing.

Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa.

Latief, A. M. I., Sumardi, J., & Sakharina, I. K. (2025). Putusan arbitrase tidak dapat dieksekusi: Analisis perbandingan hukum arbitrase Indonesia, New York Convention, UNCITRAL, dan SIAC. Jurnal Hukum Sasana, 12(1), 107–121. https://doi.org/10.31599/sasana.v12i1.4719

Meijer, G. J. (1996). Grounds for refusal of recognition and enforcement under the New York Convention. Netherlands International Law Review, 43, 367–390.

Paramartha, P. A. (2016). Penolakan eksekusi (Non Exequatur) putusan Singapore International Arbitration Centre (SIAC): Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 877 K/Pdt.Sus/2012 (Skripsi, Universitas Lampung).

Pebrian, D., Amanita, A., & Ardan, R. A. (2025). Perbandingan arbitrase SIAC dan BANI dalam penyelesaian sengketa bisnis berdasarkan Konvensi New York 1958. Rechtswetenschap: Jurnal Mahasiswa Hukum.

PT First Media Tbk (formerly known as PT Broadband Multimedia Tbk) v. Astro Nusantara International BV and Others, [2013] SGCA 57 (Court of Appeal of Singapore).

Schacherer, S. (2011). International investment law and sustainable development: Key cases from 2000–2010. International Institute for Sustainable Development.

Winarta, F. H. (2012). Hukum penyelesaian sengketa: Arbitrase nasional Indonesia dan internasional. Sinar Grafika.

Cover Image
Downloads
Published
2026-07-01
Section
Articles

How to Cite

SIAC sebagai Lembaga Arbitrase Internasional dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis: Analisis Kasus Astro Nusantara International BV vs PT Ayunda Prima Mitra. (2026). Causa: Jurnal Hukum Dan Kewarganegaraan, 16(9). https://doi.org/10.2238/c9hvfy66

Similar Articles

91-100 of 200

You may also start an advanced similarity search for this article.