Perkembangan Technological Diplomacy di Era Digital: Teknologi sebagai Instrumen Baru dalam Hubungan Internasional
- Authors
-
-
Nur Aulia
Jurusan Hukum dan PPKN, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri MakassarAuthor -
Intan Suriani Serang
Jurusan Hukum dan PPKN, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri MakassarAuthor -
Irsyad Dahri
Jurusan Hukum dan PPKN, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri MakassarAuthor
-
- Keywords:
- technological diplomacy, diplomasi digital, teknologi, hubungan internasional, cyber diplomacy, Indonesia
- Abstract
- Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam pelaksanaan hubungan internasional. Teknologi yang sebelumnya lebih banyak digunakan sebagai sarana pendukung komunikasi diplomatik kini memiliki peran yang lebih luas sebagai instrumen bagi negara dalam memperjuangkan kepentingan nasional, membentuk citra negara, membangun komunikasi dengan pihak internasional, memperkuat kerja sama, serta menghadapi berbagai bentuk ancaman keamanan. Kondisi tersebut kemudian mendorong munculnya berbagai bentuk diplomasi baru, termasuk technological diplomacy, yaitu praktik diplomasi yang menempatkan teknologi sebagai salah satu bagian penting dalam pelaksanaan hubungan luar negeri. Perkembangan technological diplomacy juga tidak dapat dipisahkan dari digital diplomacy dan cyber diplomacy karena ketiganya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi dalam aktivitas hubungan internasional. Kehadiran internet, media sosial, kecerdasan buatan, keamanan siber, big data, dan teknologi komunikasi digital telah membuka ruang baru bagi negara dalam menjalankan aktivitas diplomatik. Di Indonesia, perkembangan tersebut dapat dilihat melalui pemanfaatan media digital oleh Kementerian Luar Negeri, pelaksanaan diplomasi digital, serta keterlibatan Indonesia dalam berbagai kerja sama keamanan siber pada tingkat regional maupun internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan technological diplomacy pada era digital serta menganalisis peran teknologi sebagai instrumen baru dalam hubungan internasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan studi kasus. Kasus penyadapan terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono oleh badan intelijen Australia yang terungkap pada tahun 2013 digunakan sebagai studi kasus untuk melihat bagaimana teknologi dapat memunculkan persoalan diplomatik sekaligus mendorong negara memperkuat kerja sama di bidang keamanan siber. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknologi mempunyai peran ganda dalam hubungan internasional. Di satu sisi, teknologi mampu memperluas jangkauan diplomasi dan mendukung komunikasi internasional secara lebih cepat dan luas. Di sisi lain, teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan spionase, serangan siber, manipulasi informasi, serta berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan nasional. Oleh sebab itu, perkembangan technological diplomacy menuntut kemampuan negara untuk mengintegrasikan aspek diplomasi, teknologi, keamanan, hukum, serta kerja sama internasional secara lebih terpadu.
- References
-
Fachrie, M. (2025). Indonesia’s digital diplomacy: An analysis of penta-helix collaborative governance. Politicos: Jurnal Politik Dan Pemerintahan, 5(2), 99–113. https://doi.org/10.22225/politicos.5.2.2025.99-113
Hamonangan, I., & Assegaff, Z. (2020). Cyber diplomacy: Menuju masyarakat internasional yang damai di era digital. Padjadjaran Journal of International Relations, 1(3), 311–333. https://doi.org/10.24198/padjir.v1i3.26246
Iswardhana, M. R. (2021). Cyber diplomacy and protection measures against threats of information communication technology in Indonesia. Journal of Islamic World and Politics, 5(2), 343–367. https://doi.org/10.18196/jiwp.v5i2.12242
Lestari, E. A. P. (2021). Complex interdependence between Indonesia-Australia through cybersecurity cooperation post-Indonesia-Australia cyberwar in 2013. Jurnal Hubungan Internasional, 9(2), 178–188. https://doi.org/10.18196/jhi.v9i2.10522
Listyowati, P., Damayanti, C., & Dewi, U. N. M. (2022). Indonesia’s role in digital diplomacy through the Regional Conference on Digital Diplomacy (RCDD). Mandala: Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, 5(2), 173–189. https://doi.org/10.33822/mjihi.v5i2.5554
Madu, L. (2018). Indonesia’s digital diplomacy: Problems and challenges. Jurnal Hubungan Internasional, 7(1), 11–18. https://doi.org/10.18196/hi.71121
Nityasari, A. (2020). Technology disruptions in international relations: The needs for cyber diplomacy by Indonesia. Global South Review, 2(1), 36–50. https://doi.org/10.22146/globalsouth.50423
Saputri, D. P., Surryanto, D. W., & Risman, H. (2020). The Indonesian cyber diplomacy: ASEAN-Japan online cyber exercise. Technium Social Sciences Journal, 9(1), 453–464. https://doi.org/10.47577/tssj.v9i1.911
Triwibowo, A. (2023). Digital diplomacy Indonesia: Karakteristik dan prospek. Journal of Social Studies / Kajian Diplomasi Digital Indonesia.
- Downloads
- Published
- 2026-10-13
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Aril Hamsah, Tiwah Nur Alifta Asfaril, Muh Mufli Khairan, Irsyad Dahri, PENYELESAIAN SENGKETA DIPLOMATIK MELALUI NEGOSIASI DAN MEDIASI HUKUM INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Afiq Alfi Fairuz Sudirman, Tenri Dzulqaidah Nur, Nur Aprilia Umar, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN KOMUNIKASI DIPLOMATIK DI ERA DIGITAL: RELEVANSI PASAL 27 KONVENSI WINA 1961 TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurul Afifah Eka Savitri, Irsyad Dahri, DARI KEKEBALAN ABSOLUT MENUJU KEKEBALAN FUNGSIONAL: ANALISIS YURIDIS PENYALAHGUNAAN HAK KEKEBALAN DIPLOMATIK DAN REFORMASI MEKANISME PERTANGGUNGJAWABAN DALAM KONVENSI WINA 1961 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Piola Fulse, Syafira Aulia Ridwan, Muhammad Alif Sheysha, Irsyad Dahri, PENINGKATAN LITERASI DIGITAL PEMUDA DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN TOTAL DIPLOMASI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ade Lidya Siregar, Alia Rukmana, Irsyad Dhahri Samad, STARLINK DAN TANTANGAN KEDAULATAN DIGITAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF TECHNOLOGICAL DIPLOMACY PADA PERKEMBANGAN DIPLOMASI KONTEMPORER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Darrel Joyswan Godwin, Fathir Maulidi Hakiki, Irsyad Dahri, DIPLOMASI DI ERA DIGITALISASI: PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN DIPLOMASI PEMIKIRAN PEMUDA DALAM MEMPERKUAT HUBUNGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yayang, John Frederick Riquelme Hangoluan Silaban, St Nurfadhillah, Irsyad Dahri, TEKNOLOGI SEBAGAI INSTRUMEN DAN ARENA HUBUNGAN DIPLOMATIK: KAJIAN ATAS DIPLOMASI DIGITAL DAN DIPLOMASI TEKNOLOGI DI ABAD KE-21 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muhammad Afiq Alfi Fairuz Sudirman, Tenri Dzulqaidah Nur, Nur Aprilia Umar, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN KOMUNIKASI DIPLOMATIK DI ERA DIGITAL: RELEVANSI PASAL 27 KONVENSI WINA 1961 TERHADAP PERKEMBANGAN TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Riri Restika, Wulan Miftah Maqfirah, Irsyad Dahri, MEMBERDAYAKAN GENERASI MUDA MELALUI TEKNOLOGI UNTUK MEMIKIRKAN KEMBALI DIPLOMASI DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Muh. Dwiki Sugiarto Shafa, Muh. Haikal Fahlefy Tenroaji, Irsyad Dhahri, PERKEMBANGAN DIPLOMASI DIGITAL DAN TANTANGANNYA TERHADAP HUKUM DIPLOMATIK DI ERA TEKNOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ismi Nur Azizah, Juwita Putry Anwar, Irsyad Dhahri, DIPLOMATIC RELIGION DALAM DINAMIKA DIPLOMASI MODERN: PERKEMBANGAN PERAN AGAMA SEBAGAI INSTRUMEN DIALOG, KERJA SAMA, DAN PERDAMAIAN DALAM HUBUNGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya fauzi, Kanaya Salsabilla, Nofa kamelia, Roni Rustandi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEJAHATAN CYBER DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Apriansyah, Rezki Gilardino, Irsyad Dahri, PERANG DINGIN TEKNOLOGI: ANALISIS KONFLIK AS DAN TIONGKOK DI BALIK ISU PEMBLOKIRAN TIKTOK , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.