DINAMIKA KOERSI DAN RESIPROSITAS DALAM DIPLOMASI NUKLIR MULTILATERAL: KASUS JOINT COMPREHENSIVE PLAN OF ACTION (JCPOA) DAN PASCA-PENARIKAN DIRI AMERIKA SERIKAT
- Authors
-
-
Hasta Nurdayatri
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri MakassarAuthor -
Putri Nurannisa Pratiwi HN
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri MakassarAuthor -
Irsyad Dhahri Samad
Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri MakassarAuthor
-
- Keywords:
- Diplomasi nuklir multilateral, dinamika tekanan, pembalikan arah kebijakan, Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), penarikan diri AS, sanksi ekonomi
- Abstract
- Artikel ini mengkaji interaksi antara tekanan dan pertukaran yang saling menguntungkan dalam konteks diplomasi nuklir multilateral. Pembahasan difokuskan pada Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dan konsekuensi dari penarikan diri Amerika Serikat. Studi ini menganalisis bagaimana instrumen tekanan seperti sanksi ekonomi dan paksaan diplomatik berinteraksi dengan prinsip saling menguntungkan (misalnya, menukar pembatasan program nuklir Iran dengan pelonggaran sanksi) dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan kerja sama internasional yang bertujuan mencegah proliferasi nuklir. Artikel ini juga menguraikan evolusi hubungan antarpihak, yang beralih dari masa kerja sama yang efektif menuju ketidakstabilan yang muncul setelah tahun 2018. Analisis menunjukkan bahwa penarikan diri dari kesepakatan nuklir dan penerapan sanksi Tekanan Maksimum (Maximum Pressure) telah mengikis rasa saling menghormati yang menjadi landasan JCPOA, sehingga mendorong Iran untuk meningkatkan kemampuan nuklirnya dan mempercepat pengembangan senjata nuklir. Temuan ini menegaskan bahwa diplomasi nuklir yang hanya mengandalkan tekanan ekonomi tanpa adanya jaminan domestik yang stabil dan berkekuatan hukum mengenai rasa saling menghormati pada akhirnya akan mengalami kegagalan secara sistemik. Studi ini diakhiri dengan mengusulkan strategi-strategi utama untuk memperbaiki diplomasi di masa depan, seperti memperkuat kesepakatan yang saling menguntungkan melalui legislasi formal, melindungi manfaat ekonomi dari perubahan politik yang sewenang-wenang, serta mengintegrasikan dinamika keamanan kawasan ke dalam kerangka kesepakatan pengendalian senjata nuklir.
- References
-
Allison, G. (2016). The Nuclear Deal in Prospect: Assessing the Joint Comprehensive Plan of Action. International Security, 40(4), 35–52.
Arms Control Association. (2022). The Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) at a Glance. Arms Control Association Fact Sheets.
Center for Arms Control and Non-Proliferation. (2023). Fact Sheet: The Iran Deal, Then and Now. Center for Arms Control.
Cohen, R. S. (2025). The Revenge of the JCPOA: Lessons from the Collapse of Multilateral Arms Control. RAND Corporation Commentary / Lawfare.
DePetris, D. (2021). "Maximum pressure" harms diplomacy and increases risks of war with Iran. Defense Priorities Policy Explainer.
EBSCO Research Starters. (2025). Joint Comprehensive Plan of Action (Iran Nuclear Deal): Historical and Diplomatic Context. EBSCO Information Services.
George, A. L. (1991). Forceful Persuasion: Coercive Diplomacy as an Alternative to War. United States Institute of Peace Press.
Hufbauer, G. C., Schott, J. J., Elliott, K. A., & Oegg, B. (2007). Economic Sanctions Reconsidered (3rd ed.). Peterson Institute for International Economics.
International Atomic Energy Agency (IAEA). (2015–2026). Verification and monitoring in the Islamic Republic of Iran in light of United Nations Security Council resolution 2231 (2015) [Quarterly Reports of the Director General]. IAEA Board of Governors.
Jervis, R. (1978). Cooperation under the Security Dilemma. World Politics, 30(2), 167–214.
Keohane, R. O. (1984). After Hegemony: Cooperation and Discord in the World Political Economy. Princeton University Press.
Keohane, R. O., & Martin, L. L. (1995). The Promise of Institutionalist Theory. International Security, 20(1), 39–51.
Maloney, S. (2015). Iran's Political Economy since the Revolution. Cambridge University Press.
Nephew, R. (2017). The Art of Sanctions: A View from the Field. Columbia University Press.
Paramasatya, S., & Wiranto, S. (2019). Konfrontasi Amerika Serikat dan Iran dalam Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA). Jurnal Hubungan Internasional, 12(2), 297–314.
Putnam, R. D. (1988). Diplomacy and domestic politics: the logic of two-level games. International Organization, 42(3), 427–460.
Rouhi, M. (2020). The JCPOA at 5: how the US squandered an unprecedented diplomatic opening with Iran. International Institute for Strategic Studies (IISS).
Sagan, S. D. (1996). Why Do States Build Nuclear Weapons? Three Models in Search of a Bomb. International Security, 21(3), 54–86.
United Nations Security Council. (2015). Resolution 2231 (2015) / adopted by the Security Council at its 7488th meeting, on 20 July 2015 (S/RES/2231). United Nations Digital Library.
- Downloads
- Published
- 2026-10-12
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Nurhikmah Rahmadani, Nur Salsabila, Irsyad Dhahri Samad, Negosiasi, Hukum dan Kekuasaan dalam Diplomasi: Analisis Komparatif Kasus-Kasus Diplomatik dan Implikasinya terhadap Politik Luar Negeri Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Dinda Aqilah, Baso Muhammad Rifqi, Irsyad Dhahri Samad, DIPLOMASI TEKNOLOGI INDONESIA DALAM TATA KELOLA KECERDASAN ARTIFISIAL GLOBAL: ANALISIS YURIDIS ATAS WAICO DAN PERJANJIAN DAGANG DENGAN AMERIKA SERIKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dinda Aliya Az Zahra, Andi Tenri Naila Oddang, Akhifa Naila, A. Khusnul Khatima Burhaman, Irsyad Dhahri Samad, DIPLOMASI TEKNOLOGI INDONESIA DALAM TATA KELOLA KECERDASAN BUATAN ASEAN PERIODE 2023–2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ade Lidya Siregar, Alia Rukmana, Irsyad Dhahri Samad, STARLINK DAN TANTANGAN KEDAULATAN DIGITAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF TECHNOLOGICAL DIPLOMACY PADA PERKEMBANGAN DIPLOMASI KONTEMPORER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Raisa Alifia Nur Azizah, Dede Agus, Efriyanto, TINJAUAN YURIDIS PENOLAKAN EKSEPSI PLURIUM LITIS CONSORTIUM (STUDI PUTUSAN NOMOR 12/PDT.G/2024/PN BNR) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abdurrahman, Iskandar Yusuf, ANALISIS PENERAPAN PRINSIP EQUALITY BEFORE THE LAW BERDASARKAN PASAL 28D AYAT (1) UUD NRI TAHUN 1945 Fenomena 'Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas' , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Melanie Pita Lestari, REFORMULASI PERAN NEGARA DALAM PERLINDUNGAN DAN PEMENUHAN HAK PENDIDIKAN BAGI ANAK PENYANDANG DISABILITAS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ade Lidya Siregar, Alia Rukmana, Irsyad Dhahri Samad, STARLINK DAN TANTANGAN KEDAULATAN DIGITAL INDONESIA DALAM PERSPEKTIF TECHNOLOGICAL DIPLOMACY PADA PERKEMBANGAN DIPLOMASI KONTEMPORER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aditya Rizky Wijaya, Dipo Wahyoeno H, PENGATURAN PENGUPAHAN TENAGA KERJA UMKM MENURUT PERSPEKTIF HAK ASASI MANUSIA DAN TEORI KEADILAN JOHN RAWLS , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Asmariah, ANALISIS YURIDIS PELAKSANAAN REHABILITASI MEDIS DAN SOSIAL BERDASARKAN UU KESEHATAN NO. 17/2023 DAN UU NARKOTIKA NO. 35/2009 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ludgerus Sixtian Artasetiade, Akbar Sayudi, TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA PENGGELAPAN DAN PEMALSUAN SURAT DALAM PROSES PENGALIHAN HAK ATAS TANAH (Studi Komparatif KUHP Lama dan KUHP Baru terhadap Putusan PN Bantul Nomor 260-264/Pid.B/2025/PN Btl) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yulia Rahmawati, Akbar Sayudi, ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PENERBITAN DOKUMEN ELEKTRONIK BERDASARKAN PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL (ATR/BPN) NOMOR 3 TAHUN 2023 TENTANG PENERBITAN DOKUMEN ELEKTRONIK DALAM KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH DI KOTA BEKASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Tiara Frianita Putri, Kayla Namira Reiza Faris Balfas, Keadilan Pemidanaan Kejahatan Seksual Anak Pasca-KUHP Baru Menurut Teori Keadilan John Rawls , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Sehat Saputra Tampubolon, Fadly Aulia Hafiz Sitompul, JARIMAH HUDUD DALAM HUKUM PIDANA ISLAM , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.