KEKERASAN SEKSUAL DI INDONESIA DALAM PERSPEKTIF KRIMINOLOGI INTEGRATIF: PEMBELAJARAN SOSIAL, KONTROL SOSIAL, RELASI KUASA, DAN TEKNOLOGI DIGITAL
- Authors
-
-
Naeshyla Hanuna Wasito
Fakultas Hukum, Universitas Singaperbangsa KarawangAuthor -
Salsabila Rahma Dina
Fakultas Hukum, Universitas Singaperbangsa KarawangAuthor -
Oci Senjaya
Fakultas Hukum, Universitas Singaperbangsa KarawangAuthor
-
- Keywords:
- kekerasan seksual, kriminologi, relasi kuasa, kontrol sosial, kekerasan seksual berbasis elektronik
- Abstract
- Kekerasan seksual merupakan kejahatan kompleks yang tidak cukup dijelaskan sebagai tindakan individual yang semata-mata dipengaruhi dorongan seksual. Karakter kekerasan seksual berkaitan pula dengan proses pembelajaran perilaku, lemahnya kontrol sosial, ketimpangan relasi kuasa, struktur sosial berbasis gender, serta perubahan pola interaksi akibat perkembangan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekerasan seksual sebagai fenomena kriminologis sekaligus mengidentifikasi keterkaitan faktor yang memungkinkan terjadinya dan berulangnya kekerasan seksual di Indonesia. Penelitian menggunakan metode hukum normatif berbasis studi kepustakaan melalui pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Bahan penelitian dianalisis secara kualitatif menggunakan Social Learning Theory, Social Control Theory, dan Feminist Criminology. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekerasan seksual tidak lahir dari satu faktor yang berdiri sendiri. Pada tingkat individual, perilaku pelaku berkaitan dengan proses pembelajaran sosial, lemahnya pengendalian diri, rendahnya empati, serta normalisasi terhadap perilaku agresif. Pada tingkat sosial, lemahnya pengawasan keluarga, kontrol masyarakat, serta hambatan korban untuk melapor dapat menciptakan ruang bagi keberlangsungan kekerasan. Pada tingkat struktural, budaya patriarki, stereotip gender, victim blaming, dan ketimpangan relasi kuasa memperbesar kerentanan korban. Teknologi digital turut memperluas bentuk, jangkauan, dan dampak kekerasan melalui pelecehan seksual siber, penyebaran konten intim tanpa persetujuan, ancaman seksual, serta sextortion. Kajian ini menegaskan bahwa pencegahan kekerasan seksual memerlukan pendekatan integratif yang menghubungkan perubahan perilaku individual, penguatan kontrol sosial, perlindungan korban, koreksi terhadap ketimpangan relasi kuasa, peningkatan literasi digital, serta penegakan hukum yang responsif terhadap karakter kekerasan seksual kontemporer.
- References
-
Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.
Anggraeni, A., Putri, A. H., & Nainggolan, I. L. (2025). Proses Penyidikan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Kekerasan Seksual Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Journal of Law and Security Studies, 2(2), 188.
Arifin, B., Windari, R., & Effendi, T. (2024). Travis Hirschi's Social Control Theory Perspective on the Relevance of Early Marriage and Sexual Violence. Unnes Law Journal, 10(2), 2.
Basanta, A. (2025). Karakteristik Korban dan Pelaku dalam Kasus Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) di Purwokerto. Soedirman Law Review, 7(3), 205.
Chairan, A. T. (2010). Analisis Yuridis Tindak Kekerasan Seksual terhadap Perempuan. Jurnal Hukum Diktum, 8(2), 117.
Handayani, R., & Putri, A. (2023). Fenomena Victim Blaming dalam Kasus Kekerasan Seksual. Jurnal Nusantara.
Handayani, T. D. (2025). Policy on the Prevention and Handling of Sexual Violence in Higher Education Institutions. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 7(1), 29.
Hetharia, B. T. (2025). Patriarki dalam Prisma Kejahatan: Kajian Kriminologi Feminis terhadap Ketimpangan Gender dan Kekerasan terhadap Perempuan. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 1197–1199.
Indonesian Feminist Journal. (2023). Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik: Tantangan Perlindungan Korban di Era Digital. Indonesian Feminist Journal.
Keisha. (2024). Kekerasan Seksual dan Viktimisasi Korban Perempuan: Analisis Melalui Lensa Teori Kriminologi Feminisme. Jurnal Politik dan Sosial Kemasyarakatan, 16(1), 2.
Kurniawan, N. A., & Mustofa, M. (2026). Social Control and the Escalation of Sexual Crimes Against Children in the Late-Modernity Era: A Criminological Analysis in Indonesia. Sosioedukasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan dan Sosial, 15(1), 1680–1683.
Kuswandi, & Madianwati, S. S. (2025). Kriminologi Feminis: Pendekatan untuk Memahami Kejahatan serta Bentuk-Bentuk Ketidakadilan Gender dalam Perspektif Hukum. Indonesian Journal of Law and Justice, 3(2), 7–9.
Putri, S. A., & Fitri Z, Y. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Perempuan Korban Kekerasan Seksual dengan Relasi Kuasa. El-Faqih: Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam, 11(2), 334.
Raharjo, S. B., Saputri, A. M. W., Arini, W., Mua'lla, Z. N., & Azizah, S. (2025). Kejahatan Seksual terhadap Perempuan dan Anak Perspektif Viktimologi. INTELEKTIVA, 7(2), 161.
Rahayu, H., & Mubarrak, M. Z. (2025). Perlindungan Anak Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Sleman Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Rewang Rencang: Jurnal Hukum Lex Generalis, 6(7), 3.
Rorie, G. G., Mamesah, E. L., & Mokorimban, M. A. T. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Korban Pelecehan Seksual (Catcalling) di Lingkungan Kampus. Lex Privatum, 14(5), 1.
Setiawan, R., et al. (2021). Faktor Penyebab Kekerasan pada Perempuan. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal.
Shopiani, S., et al. (2021). Fenomena Victim Blaming pada Mahasiswa terhadap Korban Pelecehan Seksual. Sosietas.
Susilawati, I. Y., & Setiawan, M. R. (2025). Urgensi Penghapusan Daluwarsa dalam Tindak Pidana Kekerasan Seksual di Indonesia. Jurnal Kompilasi Hukum, 10(2), 629–631.
Tindaon, R. L., Lisa, M., & Afandy, M. R. (2025). Edukasi dan Konseling Berbasis Gender dalam Pencegahan Kekerasan Seksual pada Remaja. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 16(4), 1000.
- Downloads
- Published
- 2026-10-02
- Section
- Articles
How to Cite
Most read articles by the same author(s)
- Ghefira Faza Natasya, Aldira Anggia Putri, Oci Senjaya, DI BALIK LAYAR PINJAMAN ONLINE ILEGAL : ANALISIS KRIMINOLOGI TERHADAP MODUS KEJAHATAN DIGITAL DAN VIKTIMISASI KORBAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anisa Dyah Wijayanti, Yosanda Syahwa Septyani, Oci Senjaya, HUMAN ERROR DAN INTENTIONAL MISUSE DALAM PENYEBARAN HOAKS POLITIK BERBASIS AI: PERSPEKTIF KRIMINOLOGI DAN HUKUM PIDANA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Anisa Dyah Wijayanti, Yosanda Syahwa Septyani, Oci Senjaya, HUMAN ERROR DAN INTENTIONAL MISUSE DALAM PENYEBARAN HOAKS POLITIK BERBASIS AI: PERSPEKTIF KRIMINOLOGI DAN HUKUM PIDANA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nuri’ah Natis Soleha, Oci Senjaya, VIKTIMISASI PEREMPUAN KORBAN LOVE SCAMMING DALAM PERSPEKTIF ROUTINE ACTIVITY THEORY DAN VIKTIMOLOGI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Zahrah Putri Salsabila, Rafalinna Oktatia, Oci Senjaya, Antara Das Sollen dan Das Sein: Kajian Kriminologi terhadap Residivisme dalam Sistem Pemasyarakatan Indonesia , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
Similar Articles
- Abid Raihan Naufal Subagyo, Agus Satmoko Adi, IMPLEMENTASI NILAI-NILAI DEMOKRASI DALAM PEMILIHAN KETUA ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS) DI SMA NEGERI 18 SURABAYA TAHUN 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Darrel Joyswan Godwin, Fathir Maulidi Hakiki, Irsyad Dahri, DIPLOMASI DI ERA DIGITALISASI: PEMANFAATAN TEKNOLOGI DAN DIPLOMASI PEMIKIRAN PEMUDA DALAM MEMPERKUAT HUBUNGAN INTERNASIONAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nur Mayasari, Lidya Puspita Sari, Muhammad Dzaki El Shirazi, REKONSTRUKSI PENDIDIKAN PANCASILA DI ERA ARTIFICIAL INTELLIGENCE: MEMBANGUN ETIKA DIGITAL DAN INTEGRITAS AKADEMIK MAHASISWA GENERASI Z , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Lidya Saban, Syachra Avrillia Tuarita, Eycut Rayazti Najat Virgatari, Rekonstruksi Politik dan Norma terhadap Penipuan Digital Antara Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 dan Rezim Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Raya Farel Agustira, La Ode Mbunai, NASIONALISME GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN UPAYA PENGUATAN NILAI KEBANGSAAN (KAJIAN LITERATUR) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ani Kumala Sari, Fauziyah, TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH KABUPATEN JEMBER DALAM MENJAMIN SEKOLAH RAMAH ANAK (SRA) DI TINGKAT SEKOLAH DASAR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Noor Halina, Muhammad Nurcholis Alhadi, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DALAM MALPRAKTIK ALGORITMA: ANALISIS YURIDIS AUTENTIKASI BUKTI DIGITAL BERBASIS KECERDASAN BUATAN (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) MENURUT UU NO. 20 TAHUN 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Riris Rismawati, Maitan Citra Lestari, Devi Alika Avrilia, Hilda Intan Rahmadan, Irawan Hadi Wiranata, STRATEGI MENJAGA KETAHANAN NASIONAL MELALUI PELESTARIAN BUDAYA DI SANGGAR TARI SEKAR MAYANG DESA DONGKO PADA ERA GLOBALISASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adinda Aprianti Sendja Siahaan, Muhammad Nazril Ilham, Putri Ulandari, Widy Yolanda, Perawati, BAHASA INDONESIA SEBAGAI WUJUD BELA NEGARA MELALUI IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA GLOBAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Albert Andre Saturnus, PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA PENYALAHGUNAAN DEEPFAKE BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG ITE BARU , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.