SIMBOL TANPA SUBSTANSI? KEPEMIMPINAN POLITIK PEREMPUAN DALAM KASUS MEGAWATI SOEKARNOPUTRI
- Authors
-
-
Masya Adzani Haryono
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Salman Alfarizie Putra Ismunandar
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Ajirni Nur Wahdini
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Nurdin
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor -
Fullah Jumaynah
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” JakartaAuthor
-
- Keywords:
- Megawati, representasi simbolik, representasi substantif, gender dan politik, kepemimpinan perempuan
- Abstract
- Penelitian ini mengkaji kepemimpinan politik Megawati Soekarnoputri sebagai presiden perempuan pertama Indonesia menggunakan kerangka representasi simbolik dan substantif dari teori Hanna Pitkin. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah kepemimpinan Megawati pada periode 2001 hingga 2004 hanya berfungsi sebagai simbol kemajuan perempuan dalam politik, atau juga mengandung dampak substantif bagi kepentingan perempuan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan pengumpulan data melalui studi dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan Megawati memiliki kekuatan simbolik yang besar karena berhasil menembus dominasi laki-laki di puncak kekuasaan. Namun, pada dimensi substantif, kebijakan yang dihasilkan lebih bersifat melanjutkan agenda yang sudah ada daripada menciptakan terobosan baru bagi kesetaraan gender. Keterbatasan ini dipengaruhi oleh faktor struktural, kultural, dan institusional, termasuk sistem multipartai, budaya patriarki, dan lemahnya mekanisme afirmasi gender. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan perempuan menduduki jabatan tertinggi belum cukup tanpa perubahan struktur politik yang lebih menyeluruh.
- References
-
BPS. (2025). Perempuan dan Laki-laki di Indonesia 2025. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Blackburn S. (2004). Gradualism Versus Democratic Leaps: Political Representation Women in Australia and Indonesia. Jurnal Perempuan, edisi 34. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan.
Celis K, Childs S, Kantola J dan Krook M L. (2008). Introduction: The Descriptive and Substantive Representation of Women: New Directions. Parliamentary Affairs, 61(3), 419–425.
Childs, S., & Krook, M. L. (2009). Analysing Women’s Substantive Representation: From Critical Mass to Critical Actors. Government and Opposition, 44(2), 125–145. doi:10.1111/j.1477-7053.2009.01279.x
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Gesuri. (2024). Megawati Soekarnoputri: Perjalanan Kepemimpinan Seorang Perempuan, Ibu, dan Pemimpin Bangsa. gesuri.id.
Heywood, A. (2013). Politics (4th ed.). Palgrave Macmillan.
IPU. (2023). Women in Parliament 2023. Geneva: Inter-Parliamentary Union.
Manalu D, Hasanuddin dan Purnomo E P. (2022). Marginalization of Women's Leadership in Politics and Government. Progress in Social Development, Universitas Mulawarman.
Media Indonesia. (2026). Megawati Soekarnoputri: Jejak Kepemimpinan Perempuan di Pusat Sejarah Bangsa. mediaindonesia.com.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods (4th ed.). SAGE Publications.
Pitkin H F. (1967). The Concept of Representation. Berkeley: University of California Press.
Safitri D. (2014). Woman and Political Communication: Megawati dan Pemimpin Simbolik. Jurnal Komunikasi, 9(1), 49–58.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Downloads
- Published
- 2026-06-24
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Prasetyo Mamonto, KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT TERHADAP HAK WARIS DALAM HUKUM INDONESIA: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Prasetyo Mamonto, KEDUDUKAN HUKUM ANAK ANGKAT TERHADAP HAK WARIS DALAM HUKUM INDONESIA: STUDI LITERATUR , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Adelia Nelma Mutiara, REKONSTRUKSI PERLINDUNGAN HUKUM TANAH ADAT DALAM RUU ADMINISTRASI PERTANAHAN PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 64/PUU-XXIV/2026: ANTARA KEPASTIAN SERTIFIKAT DAN KEADILAN SUBSTANTIF , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Aldi Tomia, Optimalisasi Peran Bawaslu Menangani Tindak Pidana Politik Uang Pilkada Ambon 2024 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Akil Ahmad Khaeru, Rabyatul Ramadhani, Ainun Husain, Irsyad Dahri, Kedudukan Partisipasi Pemuda dalam Diplomasi Regional ASEAN: Studi atas ASEAN Leaders’ Interface with ASEAN Youth 2025 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syifa Jihan Nisya, Radhitya Ardi Wijaya, M. Nabil Altamis. HR, MENANAMKAN NILAI INTERGRITAS GENERASI MUDA MELALUI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nasywa Dinda Aqilah, Baso Muhammad Rifqi, Irsyad Dhahri Samad, DIPLOMASI TEKNOLOGI INDONESIA DALAM TATA KELOLA KECERDASAN ARTIFISIAL GLOBAL: ANALISIS YURIDIS ATAS WAICO DAN PERJANJIAN DAGANG DENGAN AMERIKA SERIKAT , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Bayu Samudra, BENTURAN KEPENTINGAN DALAM PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 90/PUU-XXI/2023: ANALISIS KRITIS ASAS NEMO JUDEX IN CAUSA SUA DAN AKIBAT HUKUMNYA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Dodi Adha Fauzi, Isnela Tuharea, Gozi Rumain, HARTA PINANGAN (HARTA MAHAR) DALAM PERKAWINAN ADAT NEGERI TENGATENGA KABUPATEN MALUKU TENGAH: ANALISIS MAZHAB HANAFI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ramanda Faik Hilmi Najib, REKONSTRUKSI BEBAN PEMBUKTIAN DALAM NON -CONVICTION BASED ASSET FORFEITURE DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.