EVOLUSI INSTITUSIONALISASI ARBITRASE SYARIAH: ANALISIS LEGAL-HISTORIS TRANSFORMASI BAMUI MENJADI BASYARNAS DALAM SISTEM HUKUM NASIONAL
- Authors
-
-
Yahya Rabbi Radhiyya
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Rayssa Salsabilia Putri
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Tina Nurwulan
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor -
Moch. Hoerul Gunawan
Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati BandungAuthor
-
- Keywords:
- Arbitrase Syariah, BAMUI, Basyarnas, Sejarah Hukum, Penyelesaian Sengketa, Dispute Resolution, Legal History, Sharia Arbitration
- Abstract
- Artikel ini mengkaji latar belakang legal-historis pembentukan Badan Arbitrase Muamalat Indonesia (BAMUI) serta menganalisis faktor dan implikasi transformasinya menjadi Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas). Kehadiran perbankan syariah pertama pada tahun 1991 memicu kekosongan kompetensi peradilan dalam penyelesaian sengketa bisnis syariah, yang kemudian direspons oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui pembentukan BAMUI pada tahun 1993 sebagai lembaga penyelesaian sengketa alternatif yang independen. Kajian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis-normatif dengan pendekatan sejarah hukum (legal-historical approach) dan pendekatan institusional yang bertumpu pada studi kepustakaan komprehensif. Hasil analisis membuktikan bahwa transformasi BAMUI menjadi Basyarnas pada tahun 2002 didorong oleh eskalasi industri keuangan syariah di luar sektor perbankan dan urgensi harmonisasi dengan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Transformasi ini menguatkan kedudukan yuridis Basyarnas sebagai institusi arbitrase otonom yang putusannya dipersamakan dengan pengadilan tingkat akhir, yakni bersifat final dan mengikat (final and binding). Efektivitas penegakan hukum Basyarnas dijamin oleh kekuatan eksekutorial penuh yang pendaftaran dan pelaksanaannya terintegrasi langsung dengan kewenangan Pengadilan Agama dalam arsitektur sistem hukum nasional. This article examines the legal-historical background of the establishment of the Indonesian Muamalat Arbitration Board (BAMUI) and analyzes the factors and implications of its transformation into the National Sharia Arbitration Board (Basyarnas). The emergence of the first Islamic bank in 1991 created a jurisdictional vacuum in sharia business dispute resolution, which was responded to by the Indonesian Ulema Council (MUI) through the formation of BAMUI in 1993 as an independent alternative dispute resolution institution. This study utilizes a normative-juridical legal research method with legal-historical and institutional approaches based on comprehensive library research. The analysis shows that the transformation of BAMUI into Basyarnas in 2002 was driven by the escalation of the sharia financial industry beyond the banking sector and the urgency of harmonization with Law Number 30 of 1999 concerning Arbitration and Alternative Dispute Resolution. This transformation strengthened Basyarnas's juridical position as an autonomous arbitration institution whose decisions are equated with final-level courts, being final and binding. The effectiveness of Basyarnas's law enforcement is guaranteed by full executorial power, the registration and implementation of which are directly integrated with the authority of the Religious Courts within the architecture of the national legal system.
- References
-
Abdullah, S. (2020). Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia: Teori dan Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.
Amalia, E., & Moeleong, M. A. (2021). Kedudukan Basyarnas dalam Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Pasca Berlakunya UU Perbankan Syariah. Jurnal Hukum Islam, 19(1), 45–68.
Anshori, A. G. (2009). Perbankan Syariah di Indonesia (Cet. ke-2). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Anshori, A. G. (2010). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah: Analisis Konsep dan UU No. 21 Tahun 2008. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Anshori, A. G. (2018). Arbitrase Syariah sebagai Pilihan Forum Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah. Yogyakarta: FH UII Press.
Arifin, Z. (2020). Kompetensi Pengadilan Agama dalam Eksekusi Putusan Arbitrase Syariah: Kajian Pasca PERMA No. 14 Tahun 2016. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Hukum dan Perundangan Islam, 8(2), 112–135.
Badrulzaman, M. D. (1994). Peranan BAMUI dalam Pembangunan Hukum Nasional dalam Arbitrase Islam di Indonesia. Jakarta: BAMUI.
Basir, C. (2009). Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah: Di Pengadilan Agama & Mahkamah Syariah (Cet. 1). Jakarta: Kencana.
Basyarnas MUI Jawa Timur. (n.d.). Sejarah. Diakses dari https://basyarnas-jatim.or.id/profil/sejarah/
Basyarnas-MUI. (n.d.). Pelatihan Arbiter. Diakses dari https://basyarnas-mui.org/pelatihan-arbiter/
Basyarnas-MUI. (n.d.). Q & A – Basyarnas-MUI. Diakses dari https://basyarnas-mui.org/q-a/
Basyarnas-MUI. (n.d.). Sejarah Badan Arbitrase Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia. Diakses dari https://basyarnas-mui.org/sejarah/
BP Lawyers. (2019, Februari 14). Penyelesaian Sengketa dalam Syariat Islam atau Arbitrase Syariah. Diakses dari https://bplawyers.co.id/2019/02/14/arbitrase-syariah/
Business Law Binus. (2015, Maret 7). Eksekusi Putusan Badan Arbitrase Syariah Nasional. Diakses dari https://business-law.binus.ac.id/2015/03/07/eksekusi-putusan-badan-arbitrase-syariah-nasional/
Business Law Binus. (2018, Juli 3). Perkembangan Lembaga Perbankan dan Keuangan Syariah di Indonesia. Diakses dari https://business-law.binus.ac.id/2018/07/03/perkembangan-lembaga-perbankan-dan-keuangan-syariah-di-indonesia/
Cermati. (2024). Sejarah dan Perkembangan Bank Syariah di Indonesia. Diakses dari https://www.cermati.com/artikel/sejarah-dan-perkembangan-bank-syariah-di-indonesia
Dimiyati, A. (2005). Sejarah Lahirnya BAMUI dalam Arbitrase Islam di Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamil, F. (1994). Arbitrase dalam Perspektif Sejarah Islam, dalam Arbitrase Islam di Indonesia. Jakarta: BAMUI bekerja sama dengan Bank Muamalat Indonesia.
Fatimah, S. (2019). Transformasi Kelembagaan Arbitrase Syariah dari BAMUI ke Basyarnas: Perspektif Sejarah Hukum. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 7(1), 22–41.
Harahap, M. Y. (2016). Arbitrase: Ditinjau dari Reglement Acara Perdata, Peraturan Prosedur BANI, ICSID, UNCITRAL, Convention on the Recognition and Enforcement of Foreign Arbitral Award, Perpres No. 59 Tahun 2008. Edisi Kedua. Jakarta: Sinar Grafika.
Hasan, A. (2018). Implementasi Klausula Arbitrase Syariah dalam Akad Pembiayaan Perbankan Syariah di Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis Islam, 10(2), 189–214.
Hukumonline. (2006, November 21). Ada Apa dengan Badan Arbitrase Syariah? Diakses dari https://www.hukumonline.com/berita/a/ada-apa-dengan-badan-arbitrase-syariah-hol15765/
Hukumonline. (2023, Maret 29). Mengenal Badan Arbitrase Syariah Nasional. Diakses dari https://www.hukumonline.com/berita/a/mengenal-badan-arbitrase-syariah-nasional-lt64241e95482aa/
JDIH Kota Yogyakarta. (n.d.). Sejarah Perkembangan Hukum Perbankan Syariah di Indonesia. Diakses dari https://jdih.jogjakota.go.id/index.php/articles/read/39
Keputusan Dewan Pimpinan MUI Nomor Kep-09/MUI/XII/2003 tentang Badan Arbitrase Syariah Nasional (Basyarnas), 24 Desember 2003.
KlikLegal. (n.d.). Urgensi Pembaruan UU No. 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Diakses dari https://kliklegal.com/urgensi-pembaruan-uu-no-30-tahun-1999-tentang-arbitrase-dan-alternatif-penyelesaian-sengketa/
Kompasiana. (2018, April 10). Sejarah Badan Arbitrase Syariah Nasional di Indonesia. Diakses dari https://www.kompasiana.com/mutiasari/5accce6acf01b41ed0669242/sejarah-badan-arbitrase-syariah-nasional-di-indonesia
Mardani. (2015). Hukum Sistem Ekonomi Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Marpaung, L. (2017). Kedudukan Hukum Putusan Badan Arbitrase Syariah. Jurnal Ilmiah Advokasi. DOI: https://jurnal.ulb.ac.id/index.php/advokasi/article/view/312
Mubarok, J., & Hasanuddin. (2021). Daya Ikat Putusan Basyarnas dalam Tinjauan Hukum Positif dan Hukum Islam. Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum, 55(1), 78–102.
Pengacara Muslim. (2015). Badan Arbitrase Syariah Indonesia. Diakses dari http://pengacaramuslim.com/badan-arbitrase-syariah-indonesia/
Peraturan Bank Indonesia Nomor 9/19/PBI/2007 tentang Pelaksanaan Prinsip Syariah dalam Kegiatan Penghimpunan Dana dan Penyaluran Dana serta Pelayanan Jasa Bank Syariah.
Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah.
Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 1992 tentang Bank Berdasarkan Prinsip Bagi Hasil.
Rachman, A., dkk. (2022). Peran Badan Arbitrase Syariah Nasional. Madani Syariah, 5(2), Agustus 2022.
Semanticscholar. (2022). Peran Badan Arbitrase Syariah Nasional. Diakses dari https://pdfs.semanticscholar.org/d2e0/95b1cb83fbf360c57609cc2f2b6e30d7a676.pdf
Soemitra, A. (2017). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah. Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group.
Sumitro, W. (n.d.). Asas-asas Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait (BAMUI, Takaful dan Pasar Modal Syariah di Indonesia). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 22.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 94.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 138.
USM Law Review. (2018). Kedudukan Basyarnas dalam Penanganan Kepailitan Perbankan Syariah Ditinjau dari UU No. 21 Tahun 2008. Jurnal USM Law Review. Diakses dari https://journals.usm.ac.id/index.php/julr/article/view/2230
Usman, R. (2012). Hukum Arbitrase Nasional. Jakarta: Grasindo.
WordPress Sejarah Basyarnas. (2010, Januari 16). Sejarah Basyarnas. Diakses dari https://isa7695.wordpress.com/2010/01/16/sejarah-basyarnas/
- Downloads
- Published
- 2026-06-24
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Kayla Mahiya Putri Wibowo, Aura Prameswari Wirasmara, Firial Tiara Efriliani, Mochamad Iqbal Risyadi, Radhitya Izazqi, Rangga Wulung A’ M, EFEKTIFITAS ONLINE ARBITRASE SEBAGAI MEKANISME PENYELESAIAN SENGKETA DI LUAR PENGADILAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Ahmad Aditya S., Ariyanto, .Tewa Zulghafir A.R., PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI ARBITRASE DALAM PERSPEKTIF HUKUM INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Jason Sevrin, Ridwanullah, Elsiana Boe Dao, KEKUATAN HUKUM AKTA DI BAWAH TANGAN DALAM PENYELESAIAN SENGKETA NON LITIGASI DAN IMPLIKASINYA DI HADAPAN PENGADILAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abdurahmah Mohammed Abulmalik Albarakati, Anisa Adelia Permataasih, Muhamad Vikri, Moch. Hoerul Gunawan, UPAYA HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH LITIGASI DAN NON LITIGASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Agnes Widya Klarisa, Dinda Azka Aulia, Atthiyah Naura Khalisah Harahap, Aura Aisyah Najma Pasha, Indira Maharani Azzahra, Dilla Nurul Humaira, SIAC sebagai Lembaga Arbitrase Internasional dalam Penyelesaian Sengketa Bisnis: Analisis Kasus Astro Nusantara International BV vs PT Ayunda Prima Mitra , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Agusman, ANALISIS DAN PERANCANGAN KLAUSUL ARBITRASE DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK: STUDI KASUS SENGKETA PT MEULIGO RAYA DENGAN PT PLN (PERSERO) TAHUN 2026 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Agusman, ANALISIS DAN PERANCANGAN KLAUSUL ARBITRASE DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK: STUDI KASUS SENGKETA PT MEULIGO RAYA DENGAN PT PLN (PERSERO) TAHUN 2026 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Mia Roihana Tuzahra, Qotrun Nada Hafsah, Nindy Aulia Putri, Azzahra Nur Azizah Sukendar, ANALISIS WANPRESTASI DALAM AKAD MUSYARAKAH PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (STUDI PUTUSAN PENGADILAN AGAMA BANDUNG NOMOR 3727/PDT.G/2025/PA.BADG) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- I Gede Agus Deva Arthamahendra, ANALISIS PERLINDUNGAN HUKUM DAN PENYELESAIAN SENGKETA LETTER OF CREDIT DALAM PERDAGANGAN INTERNASIONAL DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Vincentius Denata Kristian, DINAMIKA SENGKETA PILKADA: POSISI HUKUM KPU KOTA SEMARANG DALAM PENANGANAN PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.