PERAN DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) DALAM MENAMPUNG DAN MENYALURKAN ASPIRASI MASYARAKAT: STUDI KASUS PADA PENATAAN TENAGA HONORER KESEHATAN DI KABUPATEN MOJOKERTO
- Authors
-
-
Agustin Marsely Prahestie
Universitas Negeri SurabayaAuthor -
Galih Wahyu Pradana
Universitas Negeri SurabayaAuthor -
Muhammad Farid Ma'ruf
Universitas Negeri SurabayaAuthor -
Melda Fadiyah Hidayat
Universitas Negeri SurabayaAuthor
-
- Keywords:
- DPRD, Representasi Politik, Tenaga Honorer Kesehatan, Aspirasi Masyarakat
- Abstract
- Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan penataan tenaga honorer bidang kesehatan pascaberlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Persoalan ketidakpastian status kepegawaian dan kesejahteraan tenaga non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) mendorong perlunya kajian atas fungsi representasi DPRD dalam menjembatani aspirasi masyarakat pada tingkat daerah. Penelitian ini menggunakan teori representasi yang dikemukakan oleh John Stuart Mill (1861), yang menguraikan tiga fungsi utama lembaga perwakilan, yaitu fungsi representasi, fungsi advokasi, dan fungsi pengawasan. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPRD Kabupaten Mojokerto telah menjalankan mekanisme penyerapan aspirasi melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemberian rekomendasi kepada pimpinan DPRD untuk diteruskan kepada dinas-dinas terkait. Pada fungsi representasi, DPRD relatif responsif dalam menerima dan memfasilitasi aspirasi tenaga honorer kesehatan. Namun, pada fungsi advokasi masih ditemukan kendala struktural, terutama pada aspek kanalisasi digital dan keterbukaan informasi pascarapat. Sementara itu, fungsi pengawasan telah dijalankan secara akuntabel, sekalipun DPRD tetap membatasi diri dari intervensi teknis administratif sesuai dengan prinsip pemisahan kewenangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun DPRD berhasil berperan sebagai mediator aspirasi, penguatan fungsi advokasi serta digitalisasi layanan informasi publik masih diperlukan agar penataan tenaga honorer kesehatan dapat menghasilkan keadilan yang lebih nyata bagi masyarakat. Kata Kunci: DPRD, Representasi Politik, Tenaga Honorer Kesehatan, Aspirasi Masyarakat
- References
-
Adnan, I. M. (2017). Distribusi Kekuasaan Dalam Struktur Pemerintahan di Indonesia (Edisi Revisi). Bantul, Yogyakarta: Transmedia Grafika.
Ardian, Z. A. (1994). Hukum Tata Negara. Jakarta: Pradnya Paramita.
Dora, R. R. (2020). Analisa Peran Tenaga Honorer Terhadap Efektivitas Tugas Aparatur Sipil Negara. Jurnal JAPS, 1(1), 8–15.
Kemenpan-RB. (2024, 17 Januari). Bersama DPR dan Pemangku Kepentingan Lain, Pemerintah Komitmen Selesaikan Penataan Tenaga Non-ASN. Diakses dari https://www.menpan.go.id
Kurniawan, H. (2026). Implementasi Fungsi Representasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Studi Komparatif DPRD Kota Bandar Lampung dan DPRD Kabupaten Lampung Utara). Bandar Lampung: Universitas Lampung.
Mill, J. S. (1861). Considerations on Representative Government. London: Parker, Son, and Bourn.
Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mudry, K. (2014, 8 Desember). Open Access: The Importance of Open Information. 1–7.
Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.
Putri, A. N. (2020, Desember). Pertanggungjawaban Fungsi Representasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat. Jurnal Jentera, 3(2), 294–312.
Rauf, R. (2016). Posisi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Dalam Sistem Pemerintahan Daerah. Pekanbaru: Marpoyan Tujuh.
Roberts, J. M. (2004, June). John Stuart Mill, Free Speech and the Public Sphere: A Bakhtinian Critique. The Sociological Review, 52(1).
Roem Topatimastang, M. F. (2016). Mengubah Kebijakan Publik (Panduan Pelatihan Advokasi). Jakarta: Insist Press.
Romli, L. (2007). Potret Otonomi Daerah dan Wakil Rakyat di Tingkat Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sania, I. K. (2025). Perkembangan dan Tantangan Hukum Ketenagakerjaan: Tinjauan Terhadap Dinamika Regulasi dan Hak-Hak Pekerja. Indonesian Journal of Law and Justice, 2(3), 1–10.
Sriastuti, B. (2017, Agustus). Kedudukan Tenaga Honorer Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Jurnal IUS, 5(2), 284–299.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Una, S. (2004). Pergeseran Kekuasaan Pemerintahan Daerah Menurut Konstitusi Indonesia. Yogyakarta: UII Press.
Wati, R. M. (2025, 30 Juni). Peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebagai Representasi Daerah di Masa Pandemi. Jurnal Konstitusi & Demokrasi, 5(1), 46–65.
- Downloads
- Published
- 2026-07-05
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Siti Julaeha, Selviana Afriza, Uswatun Hasanah, PENINGKATAN PEMAHAMAN HUKUM DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENYELESAIKAN SENGKETA PERTANAHAN PADA DESA KERTASANA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Syafira Maruapey, Sakina Tri Andayani Wael, KEJAHATAN SIBER DI ERA DIGITAL: TANTANGAN DAN UPAYA PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Abdurrahman, Iskandar Yusuf, ANALISIS PENERAPAN PRINSIP EQUALITY BEFORE THE LAW BERDASARKAN PASAL 28D AYAT (1) UUD NRI TAHUN 1945 Fenomena 'Hukum Tajam ke Bawah, Tumpul ke Atas' , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nazmatun Nissa, DAMPAK PERKAWINAN USIA MUDA TERHADAP PEMAHAMAN TENTANG KESEHATAN MENTAL DAN PERNIKAHAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP ANGKA PERCERAIAN (Studi Kasus di Kantor Urusan Agama) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Nurfajriyah Amalia, Nessya Aurellia R, Nadia Hazna S, M Fauzan Rizqon R, ANALISIS PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DALAM MITIGASI RISIKO KEBAKARAN SERTA PERTANGGUNGJAWABAN HUKUM PERUSAHAAN (STUDI KASUS KEBAKARAN GEDUNG TERRA DRONE 2025) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Wilma Silalahi, Agusman, ANALISIS DAN PERANCANGAN KLAUSUL ARBITRASE DALAM PERJANJIAN JUAL BELI TENAGA LISTRIK: STUDI KASUS SENGKETA PT MEULIGO RAYA DENGAN PT PLN (PERSERO) TAHUN 2026 , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Deniro Pacino, Dona Raisa Monica, Erna Dewi, Muhammad Farid, Refi Meidiantama, ANALISIS PEMBINAAN TERHADAP NARAPIDANA PELAKU TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Alya fauzi, Kanaya Salsabilla, Nofa kamelia, Roni Rustandi, PENEGAKAN HUKUM TERHADAP KEJAHATAN CYBER DI ERA DIGITAL , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 8 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Yulia Rahmawati, Akbar Sayudi, ANALISIS YURIDIS PENERAPAN PENERBITAN DOKUMEN ELEKTRONIK BERDASARKAN PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL (ATR/BPN) NOMOR 3 TAHUN 2023 TENTANG PENERBITAN DOKUMEN ELEKTRONIK DALAM KEGIATAN PENDAFTARAN TANAH DI KOTA BEKASI , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 10 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Adha Faydul Qadir, Jummaidi Saputra, Putra Aguswandi, PENYELESAIAN TINDAK PIDANA KHALWAT MELALUI HUKUM ADAT (Studi Kasus di Kecamatan Indrapuri) , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 11 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.