CITRAAN DALAM ANTALOGI GEGURITAN KARYA SUNARTI (KAJIAN STILISTIKA)

Main Article Content

Aisya Wulansari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk citraan dalam Antalogi Geguritan Kembang Kenikir karya Sunarti. Geguritan sebagai puisi Jawa modern menggunakan bahasa puitis untuk menyampaikan pengalaman, perasaan, dan ajaran moral kepada pembaca. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika, di mana data diperoleh dari delapan geguritan yang dipilih berdasarkan kesamaan tema, yaitu Merapi, Arga Iki, Kanggo Kanca, Ngebekti, Kampungku, Sampah, Jaman Saiki, dan Tetebah Bumi, kedelapan geguritan itu menunjukkan ajakan untuk menghargai dan menjaga alam serta bersyukur kepada Tuhan. Analisis difokuskan pada lima jenis citraan, yaitu penglihatan (visual), pendengaran (auditoris), gerak (kinestetik), perabaan atau sentuhan (taktil-termal), dan penciuman (olfaktori). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis citraan terdapat dalam geguritan, dengan citraan penglihatan dan gerak sebagai yang paling dominan, sedangkan citraan pendengaran muncul lebih sedikit, dan citraan perabaan serta penciuman hanya terdapat pada beberapa geguritan. Citraan digunakan pengarang untuk menghadirkan gambaran konkret, membangkitkan imajinasi pembaca, dan menyampaikan makna serta suasana secara lebih hidup. Citraan yang paling dominan digunakan adalah citraan penglihatan dan gerak.
Kata kunci: Citraan, Geguritan, Stilistika

Article Details

Section

Articles

How to Cite

CITRAAN DALAM ANTALOGI GEGURITAN KARYA SUNARTI (KAJIAN STILISTIKA). (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(2). https://doi.org/10.2238/rf9j1s87

References

[1] Darma, B. (2019). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Penerbit Buku Kompas. Nurgiyantoro, B. (2018). Stilistika. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

[2] Nurgiyantoro, B. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

[3] Setyawan, BW, & Saddhono, K. (2021). Gaya kebahasaan Rahmat Djoko Pradopo dalam antologi “Geguritan Abang Mbranang”. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 6(2), 142-155.

[4] Siswanto, W. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

[5] Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

[6] Sugiyono. (2024). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: ALFABETA.

[7] Sumarsilah, S. (2018). Pengkajian Puisi. Malang: Media Nusa Creative.

[8] Sunarti. (2022). Kembang Kenikir. Klaten: Penerbit Lakeisha.

[9] Sutejo. 2012. Stilistika: Teori, Aplikasi dan Alternatif Pembelajarannya. Yogyakarta: Pustaka Felicha.

[10] Yuliantoro, A. (2018). Pengajaran Apresiasi Puisi. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.