PRAKTIK POSKOLONIAL DALAM NOVEL PENAMPUNGAN ORANG-ORANG TERBUANG KARYA GUILLERMO ROSALES: PERSPEKTIF GAYATRI C. SPIVAK

Main Article Content

Elia Mahsuri Meisarah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik hegemoni serta menganalisis bagaimana praktik tersebut membentuk posisi tokoh sebagai subaltern dalam novel Penampungan Orang-Orang Terbuang karya Guillermo Rosales. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan poskolonial, khususnya teori subaltern Gayatri C. Spivak. Sumber data penelitian adalah novel Penampungan Orang-Orang Terbuang, sedangkan data penelitian berupa kutipan kata, frasa, kalimat, dan paragraf yang relevan dengan rumusan masalah. Data dikumpulkan melalui teknik studi pustaka dengan metode baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hegemoni dalam novel direpresentasikan melalui dua bentuk utama, yaitu pengendalian menyeluruh terhadap kehidupan penghuni boarding home oleh tokoh Curbelo dan penggunaan Arsenio sebagai agen kekuasaan yang mereproduksi dominasi melalui kekerasan serta intimidasi. Praktik hegemoni tersebut selanjutnya membentuk posisi tokoh, terutama William, sebagai subaltern melalui tiga bentuk representasi, yaitu marginalisasi, pembungkaman suara, dan kehilangan representasi sosial. Meskipun para tokoh menunjukkan upaya resistensi, struktur kekuasaan yang telah mengakar membuat posisi mereka sebagai kelompok subaltern tetap dipertahankan. Penelitian ini menegaskan bahwa perspektif Spivak relevan digunakan untuk mengungkap bagaimana relasi kuasa dalam karya sastra dapat menghilangkan ruang bagi kelompok marginal, termasuk individu dengan gangguan kejiwaan, untuk memperoleh pengakuan atas identitas dan suaranya.
Kata Kunci: poskolonial; hegemoni; subaltern; Gayatri C. Spivak; novel

Article Details

Section

Articles

How to Cite

PRAKTIK POSKOLONIAL DALAM NOVEL PENAMPUNGAN ORANG-ORANG TERBUANG KARYA GUILLERMO ROSALES: PERSPEKTIF GAYATRI C. SPIVAK. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(3). https://doi.org/10.2238/77yw6208

References

Ashcroft, B., Griffiths, G., & Tiffin, H. (2013). Postcolonial studies: The key concepts (3rd ed.). Routledge.

Faruk. (2012). Metode penelitian sastra: Sebuah penjelajahan awal. Pustaka Pelajar.

Gonçalves Neto, I. de M. (2020). A experiência do exílio e o paradigma da destruição da memória em A casa dos náufragos, de Guillermo Rosales. Em Tese.

Kristiadi, A. Y., & Rengganis, R. (2025). Praktik kolonial dalam kumpulan cerpen Teh dan Pengkhianat karya Iksaka Banu: Kajian poskolonialisme Gayatri Chakravorty Spivak. SAPALA, 12(2), 146–158.

Loomba, A. (2020). Kolonialisme/pascakolonialisme. Pustaka Promethea.

Muntoha, I., & Rengganis, R. (2023). Praktik hegemoni dan politik etis serta kemunculan subjek subaltern dalam novela Hari Terakhir di Rumah Bordil karya Bode Riswandi: Perspektif poskolonial Gayatri C. Spivak. Kajian Linguistik dan Sastra, 10(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/issue/view/2769

Morton, S. (2008). Gayatri C. Spivak: Etika, subaltern, dan kritik penalaran poskolonial. Pararaton.

Nasrullah, Pawi, A. A. A., & Hassan, U. H. A. (2025). Poskolonialisme dan ekologi pascakolonial: Sebuah tinjauan pustaka. Journal of International and Local Studies, 9(1), 1–11.

Praveen, V. A. (2016). Postkolonialisme: Edward Said & Gayatri Spivak. Research Journal of Recent Sciences, 5(8), 47–50.

Puspita, D. T., & Parmin. (2025). Resistensi perempuan subaltern dalam kumpulan cerpen Sihir Perempuan karya Intan Paramaditha: Kajian subaltern dalam perspektif Gayatri C. Spivak. SAPALA, 12(2), 80–94.

Rasiah. (2020). Poskolonialisme dalam sastra Amerika: Komodifikasi sejarah, politik identitas, dan rasialisme kontemporer. Gadjah Mada University Press.

Rosales, G. (2020). Penampungan orang-orang terbuang. Labirin Buku.

Said, E. W. (2010). Orientalisme: Menggugat hegemoni Barat dan dominasi Timur atas dunia Islam (Terjemahan). Pustaka Pelajar.

Siswantoro. (2010). Metode penelitian sastra. Pustaka Pelajar.

Spivak, G. C. (2021). Dapatkah subaltern berbicara?. Circa.

Wellek, R., & Warren, A. (2014). Teori kesusastraan (M. Budianta, Terjemahan). Gramedia Pustaka Utama.

Wulandari, & Parmin. (2025). Dekonstruksi subaltern dalam novel Rasina karya Iksaka Banu: Kajian feminisme poskolonial Gayatri Spivak. SAPALA, 12(1), 94–102