Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ekstrak buah lerak (Sapindus rarak DC.) sebagai bahan sanitasi mesin tetas terhadap daya tetas dan mortalitas embrio telur puyuh. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Penetasan Sekolah Vokasi IPB Sukabumi pada 09-27 Februari 2026. Metode yang digunakan adalah penelitian eksperimental dengan dua perlakuan, yaitu sanitasi mesin tetas menggunakan sabun komersial (P0) dan sanitasi mesin tetas menggunakan ekstrak buah lerak 10% (P1). Masing-masing perlakuan terdiri atas tiga ulangan dengan lima butir telur puyuh pada setiap ulangan. Variabel yang diamati meliputi daya tetas dan mortalitas embrio. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Independent Samples t-Test pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata daya tetas pada P0 sebesar 79,43 ± 12,51%, sedangkan pada P1 sebesar 87,43 ± 14,61% dengan nilai P-value 0,511. Rata-rata mortalitas embrio pada P0 sebesar 21,57 ± 12,57%, sedangkan pada P1 sebesar 12,57 ± 14,61% dengan nilai P-value 0,464. Penggunaan ekstrak buah lerak belum berpengaruh nyata secara statistik, tetapi menunjukkan kecenderungan meningkatkan daya tetas dan menurunkan mortalitas embrio. Ekstrak buah lerak berpotensi dikembangkan sebagai alternatif bahan sanitasi mesin tetas yang lebih ramah lingkungan.References
Artha IW, Hendrayana MA. 2022. Uji daya hambat ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. E-Jurnal Medika Udayana. 11(5):14-18.
Aryanti N, Nafiunisa A, Kusworo TD, Wardhani DH. 2021. Dye solubilization ability of plant derived surfactant from (Sapindus rarak DC.) extracted with the assistance of ultrasonic waves. Environmental Technology & Innovation. 22:101450.
Aryanti N, Nafiunisa A, Willis MS. 2021. Ekstraksi dan karakterisasi saponin dari buah lerak (Sapindus rarak) sebagai biosurfaktan alami. Jurnal Teknik Kimia Indonesia. 17(2):89-97.
Aygun A, Sert D, Copur G. 2012. Effects of natural disinfectants on eggshell microbial activity and hatchability in Japanese quail. Poultry Science. 91:1018-1025.
Azzahra FF, Suryanto D, Khotimah S. 2021. Pengaruh ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L.) sebagai disinfektan alami terhadap daya hambat dan penurunan total bakteri di ruang penampungan susu. Jurnal Teknologi Hasil Peternakan. 2(2):39-55.
Banach M, et al. 2016. Nanosilver biocidal properties in hatchery disinfection. Bioinorganic Chemistry and Applications.
Baylan M, Akpinar GC, Canogullari SD, Ayasan T. 2018. The effects of garlic extract for quail hatching egg disinfection on hatching results and performance. Brazilian Journal of Poultry Science. 20(2):343-350.
El Kashef MMA, El Sabry MI. 2025. Natural disinfectants improve embryonic development and hatchability of quail eggs. Poultry Science Advances.
El Sabry MI, et al. 2025. Egg sanitation with ginger and garlic solutions affects embryonic development, hatchability and post-hatch performance of Japanese quail. Tropical Animal Health and Production.
Hassan KH, Abd Alsattar AR. 2015. Effect of egg storage temperature and storage period pre-incubation on hatchability of eggs in Japanese quail. Animal and Veterinary Sciences. 3(6-1):5-8. doi:10.11648/j.avs.s.2015030601.12.
Hayon R, Supriningrum R, Goetie IH. 2023. Identifikasi jenis saponin dan uji aktivitas antibakteri ekstrak metanol kulit batang sekilang (Embelia borneensis Scheff.) terhadap bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 9027 dan Streptococcus mutans ATCC 25175. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia. 5(2):258-272.
Ibrahim FA. 2018. Effect of silver nanoparticles as disinfectant on quail eggshell microbial load, hatchability and chick performance. International Journal of Pharmaceutical Sciences Journal.
Lazarov I, Zhelev G, Lytzkanov M, Koev K, Petrov V. 2018. Dynamics of microbial contamination in a poultry hatchery. Archives of Veterinary Medicine. 11(1):37-44.
Mehaisen GMK, et al. 2016. Eggshell contamination and microbial penetration effects on hatchability. Poultry Science Journal.
Murni A, Rohman A, Angkawijaya AE, Santoso SP. 2023. Antibacterial activity and polyphenols content of methanolic extract of Sapindus rarak. Widya Teknik. 22(2):77-81.
North MO, Bell DD. 1990. Commercial Chicken Production Manual.
Novitarini N, Kresnapati INBA, Akmi AM. 2024. Ekstrak buah lerak (Sapindus rarak) sebagai sabun antibakteri yang ramah lingkungan. Jurnal Biotek. 12(2):186-197.
Sitorus TFMP, Dakhi D. 2022. Pengaruh lama penyimpanan dan frekuensi pemutaran telur terhadap daya tetas ayam buras. Jurnal Peternakan Unggul. 3(2):10-19.
Sunani S, Hendriani R. 2023. Review article: Classification and pharmacological activities of bioactive tannins. Indonesian Journal of Biological Pharmacy. 3(2):130-136.
Trybala A, Szczes A, Lukasiewicz M. 2021. Effect of synthetic surfactants on the environment and the potential for substitution by biosurfactants. Advances in Colloid and Interface Science. 288:102340.
Widowati R, Ramdani MF, Handayani S. 2022. Senyawa fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol buah lerak (Sapindus rarak) terhadap tiga bakteri penyebab infeksi nosokomial. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes. 13(3):649-654.