STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUHAN DALAM MENDORONG SERTIFIKASI SAWIT BERKELANJUTAN (SUSTAINABLE PALM OIL) BAGI PETANI SWADAYA ACEH SINGKIL
PDF

Keywords

Strategi Komunikasi
Penyuluhan Pertanian
Petani Swadaya
Sertifikasi Kelapa Sawit
Aceh Singkil

Abstract

Sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan, seperti Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), merupakan keharusan untuk meningkatkan daya saing dan menjaga kelestarian lingkungan. Namun, partisipasi petani sawit swadaya di Kabupaten Aceh Singkil dalam program sertifikasi masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi penyuluhan yang efektif dalam mendorong adopsi sertifikasi sawit berkelanjutan bagi petani swadaya di Aceh Singkil. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap penyuluh pertanian, petani swadaya, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang paling efektif mencakup: (1) pendekatan komunikasi partisipatif melalui kelompok tani; (2) pelibatan pemuka pendapat (opinion leaders) lokal seperti tokoh adat dan agama; (3) pemanfaatan demonstration plot (demplot) sebagai media komunikasi visual dan praktik; serta (4) penyusunan pesan yang menitikberatkan pada insentif ekonomi (peningkatan produktivitas dan harga) tanpa mengesampingkan aspek ekologi. Hambatan utama meliputi rendahnya literasi administratif petani terkait legalitas lahan dan kurangnya insentif langsung.
PDF

References

Cangara, H. (2014). Perencanaan & Strategi Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2020). Statistik Perkebunan Indonesia: Kelapa Sawit. Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Mardikanto, T. (2009). Sistem Penyuluhan Pertanian. Surakarta: LPP UNS.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of Innovations (5th ed.). New York: Free Press.

Saragih, M. Y., dkk. (2022). "Tantangan Petani Swadaya Menuju Sertifikasi ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil)". Jurnal Ilmu Pertanian, 15(2), 112-125.