Pengaruh Bokashi dan POC Brangkasan Kacang Tanah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Baby pada Tanah Aluvial
PDF

Keywords

bokashi
brangkasan kacang tanah
mentimun baby
pupuk organik cair
tanah aluvial

Abstract

Mentimun baby (Cucumis sativus L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, namun produksinya di Indonesia dalam tiga tahun terakhir cenderung menurun. Tanah aluvial berpotensi dijadikan media tumbuh alternatif karena sebarannya luas di Kalimantan Barat, tetapi memiliki kendala berupa kandungan bahan organik rendah, tekstur liat, daya menahan air rendah, dan aerasi kurang baik. Pemanfaatan brangkasan kacang tanah sebagai bokashi dan pupuk organik cair (POC) diharapkan mampu memperbaiki kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis bokashi dan konsentrasi POC brangkasan kacang tanah terbaik serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun baby pada tanah aluvial. Penelitian dilaksanakan pada 5 Mei sampai 13 Juli 2026 di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah dosis bokashi brangkasan kacang tanah (10, 20, dan 30 ton/ha) dan faktor kedua adalah konsentrasi POC brangkasan kacang tanah (0, 200, dan 300 ml/L air), sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan dan 3 sampel tanaman atau 81 tanaman. Variabel yang diamati meliputi volume akar, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per buah, panjang buah, dan diameter buah. Data dianalisis menggunakan analisis keragaman (uji F) pada taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bokashi brangkasan kacang tanah berpengaruh nyata terhadap volume akar dan panjang buah, sedangkan POC brangkasan kacang tanah maupun interaksi kedua faktor tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh variabel yang diamati. Dosis bokashi 10 ton/ha menghasilkan volume akar 29,33 cm3 dan panjang buah 7,53 cm yang berbeda tidak nyata dengan dosis 20 ton/ha, tetapi berbeda nyata dengan dosis 30 ton/ha yang menghasilkan nilai terendah. Kesimpulan penelitian adalah tidak ditemukan interaksi terbaik antara bokashi dan POC brangkasan kacang tanah, namun kombinasi bokashi 10 ton/ha setara 240 g/polybag tanpa pemberian POC efektif serta lebih efisien dan ekonomis dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil mentimun baby pada tanah aluvial.
PDF

References

Ayas, Y. D., Anggorowati, D., dan Surachman. 2024. Pengaruh Bokashi dan NPK Terhadap Pertumbuhan Mentimun Pada Tanah Gambut. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 26(1), 33–41.

Badan Pusat Statistik. 2024. Produksi Tanaman Hortikultura Indonesia. Jakarta: BPS.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2020. Luas Lahan Tanah Aluvial Kalimantan Barat. Pontianak: BPS Kalbar.

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2024. Produktivitas Tanaman Mentimun. Pontianak: BPS Kalbar.

Balai Penelitian Tanah. 2019. Karakteristik Bahan Organik Tanah. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 89–97.

Budiharjo, A., dan Arif, S. 2006. Pemanfaatan EM4 Dalam Pengomposan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 4(2), 75–81.

Gaspersz, V. 1994. Metode Perancangan Percobaan. Bandung: Armico.

Gustianty, L. R. 2016. Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Terhadap Pupuk Seprint dan Pemangkasan. Jurnal Penelitian Pertanian BERNAS, 12(2), 55–64.

Lushyharti, A., Wasi'an, dan Mustamir, E. 2021. Pengaruh POC Kulit Nanas Terhadap Tanaman Buncis pada Tanah Aluvial. Jurnal Agroekoteknologi, 9(2), 210–218.

Murbandono, L. 2015. Pupuk Organik Cair dan Aplikasinya. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 3(1), 22–30.

Nabilah, A. P., Warganda, W., dan Purwaningsih. 2024. Substitusi Pupuk Kandang Ayam dengan Bokasi Limbah Sayuran terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Jepang Pada Tanah Aluvial. Jurnal Sains Pertanian Equator, 13(3), 855–862.

Rahman, F., Safuan, L. O., Adawiyah, R., Sadimantara, I. G. R., Hisein, W. S. A., dan Nurmas, A. 2023. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (POC) Kulit Pisang Kepok terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jagung Pulut. Berkala Ilmu-Ilmu Pertanian, 3(1), 30–37.

Sarief, E. S. 1990. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian. Bandung: Pustaka Buana.

Shoba'ah, R., dan Zulfita, D. 2023. Respon Pertumbuhan dan Hasil Mentimun Baby akibat Pemberian Dolomit dan Frekuensi POC Campuran Limbah Buah pada Tanah Gambut. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(3), 652–665.

Simarmata, T., dan Hamdani, H. 2023. Pupuk Organik dan Kesuburan Tanah. Jurnal Agroekoteknologi, 11(1), 44–52.

Warganda, W., Maulidi, M., Abdurrahman, T., Ramadhan, T. H., dan Afrilien, R. Y. 2024. Pengaruh Bokashi Limbah Sayur Terhadap Mentimun Jepang. Jurnal Produksi Tanaman, 12(1), 77–85.

Yuni, O., Anggorowati, D., dan Maulidi, M. 2025. Pengaruh Bokashi Karas Pisang Terhadap Mentimun Pada Tanah Aluvial. Jurnal Agroekoteknologi Tropika, 13(1), 60–68.

Zamriyetti, Siregar, M., dan Refnizuida. 2021. Efektivitas POC Kulit Pisang dan Pupuk Kotoran Ayam terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kacang Kedelai (Glycine max L. Merril). AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 24(2).

Zebua, R., dkk. 2025. Peranan Bahan Organik Terhadap Sifat Tanah. Jurnal Ilmu Tanah Indonesia, 30(2), 140–148.