RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL MENTIMUN DENGAN PEMBERIAN BOKASI DAN POC LIMBAH KULIT JERUK PADA TANAH ALUVIAL
PDF

Keywords

Mentimun
Bokasi Kulit Jeruk
Pupuk Organik Cair
Tanah Aluvial.

Abstract

Tanaman mentimun (Cucumis sativus L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berpotensi karena memiliki nilai gizi dan nilai ekonomi yang tinggi. Budidaya mentimun pada tanah aluvial masih memiliki kendala yaitu memiliki sifat fisik dan kimia yang kurang baik, seperti kandungan bahan organik yang rendah, aerasi kurang baik, serta unsur hara yang rendah. Pemberian bokasi limbah kulit jeruk diharapkan mampu memperbaiki sifat fisik tanah, sedangkan pupuk organik cair (POC) limbah kulit jeruk berfungsi meningkatkan ketersediaan unsur hara sehingga dapat mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian ini bertujuan memperoleh interaksi terbaik antara dosis bokasi limbah kulit jeruk dan konsentrasi POC limbah kulit jeruk terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun pada tanah aluvial. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri atas dua faktor, yaitu dosis bokasi limbah kulit jeruk (10 ton/ha, 20 ton/ha, dan 30 ton/ha) serta konsentrasi POC limbah kulit jeruk (100 ml/L, 200 ml/L, dan 300 ml/L), dengan tiga ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Variabel yang diamati meliputi volume akar, luas daun, berat kering tanaman, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat per buah, panjang buah, dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak diperoleh interaksi terbaik antara pemberian bokasi limbah kulit jeruk dan POC limbah kulit jeruk terhadap pertumbuhan dan hasil mentimun pada tanah aluvial. Namun demikian, kombinasi bokasi limbah kulit jeruk dosis 10 ton/ha yang setara dengan 40 g/polybag dan POC limbah kulit jeruk konsentrasi 100 ml/L efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun pada tanah aluvial.
PDF

References

Adhitya, M., & Laude, S. 2024. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis Sativa L.) pada Berbagai Konsentrasi Pupuk Organik Cair Limbah Air Cucian Beras. Jurnal AGROTEKBIS, 12(1), 163-170.

Auliya, K. N., Sasli, I., & Wasian. 2024. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun Jepang terhadap Pemberian Bokashi Limbah Kulit Nanas dan Pupuk NPK di Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Sains Pertanian Equator, 13(1) 98-106.

Agustin, S., Notarianto, & Wahyuningrum, M. A. 2019. Pengaruh Konsentrasi POC Limbah Kulit Jeruk Peras terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncia L.). Jurnal Ilmial Respati, 10(2), 136-145.

Auliya, K. N., Sasli, I., & Wasian. 2024. Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun Jepang terhadap Pemberian Bokashi Limbah Kulit Nanas dan Pupuk NPK di Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Sains Pertanian Equator, 13(1) 98-106.

Badan Pusat Statistik. 2024. Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim menurut Provinsi dan Jenis Tanaman. Badan Pusat Statistik. Diakses 30 Januari 2026, dari Badan Pusat Statitik: https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/ZUhFd1JtZzJWVVpqWTJsV05XTllhVmhRSzFoNFFUMDkjMw==/produksi -tanaman-sayuran-dan-buah-buahan-semusim-menurut-provinsi-dan-jenis-tanaman----2022.html?year=2024

Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. 2021. Kalimantan Barat dalam Angka. Pontianak. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat.

Fitriany, E. A., & Abidin, Z. 2020. Pengaruh Pupuk Bokashi terhadap Pertumbuhan Mentimun (Cucumis sativus L.) di Desa Sukawening, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(5) 881-886

Kurniawati, H. Y., Karyanto, A., & Rugayah, R. 2025. Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair dan Dosis Pupuk Npk (15:15:15) terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.). Jurnal Agrotek Tropika, 3(1) 30-35.

Marschner, H. 2012. Mineral nutrition of higher plants. Australia. Sydney: Academic Press.

Rizqiani, N. F., Ambarwati, E., & Widya, N., 2016. Pengaruh Dosis dan Frekuensi Pemberian Pupuk Organik Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Buncis (Phaseolus vulgaris L.) Dataran Rendah. Jurnal Ilmu Pertanian, 13(2), 163-178