EVALUASI KINERJA BADAN USAHA MILIK KAMPUNG (BUMKAM) MENGKAPAN MAKMUR DI KAMPUNG MENGKAPAN KECAMATAN SUNGAI APIT KABUPATEN SIAK
DOI:
https://doi.org/10.2238/rc0rm135Keywords:
Evaluasi, Kinerja, Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam).Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Mengkapan Makmur di Kampung Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai permasalahan pada unit usaha simpan pinjam, khususnya rendahnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman yang mengakibatkan tingginya jumlah tunggakan serta rendahnya tingkat pelunasan pinjaman. Kondisi tersebut berdampak pada efektivitas pengelolaan BUMKam dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga ekonomi kampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh langsung dari informan serta data sekunder yang berasal dari dokumen, peraturan perundang-undangan, dan berbagai literatur yang berkaitan dengan penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja BUMKam Mengkapan Makmur pada unit usaha simpan pinjam telah berjalan, namun belum mencapai hasil yang optimal. Hambatan utama yang dihadapi adalah tingginya tunggakan pinjaman akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran, lemahnya sistem pengawasan, serta belum optimalnya pengelolaan program simpan pinjam. Meskipun demikian, keberadaan BUMKam telah memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menyediakan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta mendukung kegiatan ekonomi masyarakat Kampung Mengkapan. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas pengelolaan, pengawasan, dan evaluasi secara berkelanjutan agar tujuan pembentukan BUMKam sebagai penggerak perekonomian kampung dapat tercapai secara maksimal. Disarankan agar masyarakat lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban pembayaran pinjaman dan memanfaatkan dana pinjaman secara produktif. Selain itu, pengelola BUMKam perlu memperkuat sistem manajemen dan pengawasan, sedangkan Pemerintah Kampung diharapkan meningkatkan pembinaan serta dukungan terhadap keberlanjutan BUMKam.References
Arikuntu, Suharsimi. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta : Rineka Cipta
Awang, A. (2010). Implementasi Pemberdayaan Kampung. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bakhtiar, A. (2012). Filsafat Ilmu. Jakarta: Rajawali Pers.
Daymon , C. &. (2008). Metode- Metode Riset Kualitatif Dalam Publik Relations Dan Marketing Communications. Yogyakarta: PT. Bentang Pustaka.
Dunn, W. N. (2003). Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
______ (2012). Pengantar Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dewi, D. S. K. (2022). Buku Ajar Kebijakan Publik Proses, Implementasi dan Evaluasi.
Komariah, D. S. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Alfabeta.
Lexy J, M. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Ndraha, T. (2005). Teori Budaya Organisasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
______(2015). Kybernologi Ilmu Pemerintahan. 2015: Rineka Cipta.
Nugroho, R. 2003. Kebijakan Publik. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Rasyid, R. (2001). Penjaga Hati Nurani Pemerintahan. Pusat Kajian Etika Politik dan Pemerintahan (PUSKAP).
Rukayat, Y. (2021). Manajemen Pemerintahan Kampung & Tata Kelola Badan Usaha Milik Kampung. Jakarta: Bee Media Pustaka.
Soekanto, S. (2001). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Raja Grafika.
______(2015). Sosiologi Suatu Pengantar Edisi Revisi. Jakarta: PT. Raja Grafika.
______(2004). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
______(2009). Sosiologi Suatu Pengantar . Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, R&D . Bandung: Alfabeta.
Sri, M. (2014). Pelayanan Publik, Pelayanan Administrasi Terpadu. Bandung: Indra Prahasta.
Sudarmayanti. (2004). Good Goverment (Pemerintah Yang Baik) Bagian Kedua Membangun Sistem Manajemen Kinerja Guna Meningkatkan Produktivitas. Menuju Good Goverment (Pemerintahan Yang Baik). Bandung: CV. Mandar Maju.
Sugiono. (2003). Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Alfabeta.
______(2013). Metode Penelitian Penddidikan (Pendekatan Kuantidaif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.
______(2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: CV. Alvabeta.
Sutarjo. (2011). Pembangunan Kampung Dari Bawah Dan Partiisipasi Masyarakat. Jakarta: Media Baru.
Syafiie. (2005). Pengantar Ilmu Pemerintahan. Bandung: PT. Refika Aditama.
_______(2011). Pengantar Ilmu Pemerintahan. Bandung: PR. Refika Aditama.
_______(2013). Ilmu Pemerintahan. Bandung: CV. Mandar Maju.
Terry, G. R. (2009). Prinsip-Prinsip Manajemen. Jakarta: Bumi Aksara.
Widjaja. (2014). Pemerintahan Kampung/ Marga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Winarno, Budi. (2002). Teori dan Proses Kebijakan Public.Yogyakarta : Media Persindo.

