RA’BA BIANG: WABAH FLU SPANYOL DI TORAJA TAHUN 1918-1919
Keywords:
Ra’ba Biang, Flu Spanyol, Toraja, WabahAbstract
Wabah Flu Spanyol merupakan salah satu wabah yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat Toraja pada awal abad ke-20. Wabah yang berlangsung pada tahun 1918–1919 terjadi ketika pelayanan kesehatan di Toraja masih terbatas, sementara adat dan kepercayaan masih memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kehidupan masyarakat Toraja pada awal abad ke-20, mendeskripsikan proses masuk dan penyebaran wabah Flu Spanyol di wilayah Toraja tahun 1918–1919, serta menganalisis dampak wabah terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat Toraja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah yang terdiri atas empat tahapan, yakni heuristik (pengumpulan sumber primer dan sekunder), verifikasi sumber (kritik ekstern dan intern), interpretasi (analisis dan sintesis fakta), serta historiografi (penulisan sejarah secara kronologis). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kesehatan, sosial, dan budaya untuk menganalisis kehidupan masyarakat Toraja sebelum dan selama berlangsungnya wabah Flu Spanyol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kehidupan masyarakat Toraja pada awal abad ke-20 masih dipengaruhi oleh adat dan kepercayaan Aluk Todolo, kehidupan bersama dalam tongkonan, serta kegiatan ekonomi yang bertumpu pada pertanian dan perdagangan, terutama komoditas kopi. Kondisi tersebut menjadi latar kehidupan masyarakat ketika wabah Flu Spanyol mulai mencapai wilayah Toraja pada tahun 1918. Masuknya wabah tidak dapat dilepaskan dari hubungan Toraja dengan wilayah lain di Sulawesi Selatan melalui jalur transportasi dan perdagangan yang menghubungkan daerah pedalaman dengan wilayah pesisir. Wabah kemudian menyebar di wilayah Toraja dan menyebabkan banyak kematian, terutama di Makale dan Rantepao. Keterbatasan pelayanan kesehatan dan kondisi kehidupan masyarakat pada masa itu turut menyulitkan penanganan wabah. Dalam kehidupan sosial, wabah menyebabkan meningkatnya angka kematian, terganggunya aktivitas masyarakat, serta terhentinya kegiatan pendidikan untuk sementara waktu. Dalam kehidupan budaya, wabah memengaruhi kehidupan bersama masyarakat dan meninggalkan ingatan mengenai banyaknya orang yang meninggal dalam waktu singkat. Ingatan tersebut tercermin dalam istilah Ra’ba Biang yang menggambarkan keadaan ketika orang-orang meninggal seperti rumput yang ditebas.References
ANRI, 'Surat Presiden Direktur KPM kepada BGD', Algemeene Secretarie Besluit, 2 Juni 1921, No. 54.
ANRI, 'Kommissoriaal mengenai Rancangan Influenza Ordonnantie', Algemeene Secretarie Besluit, 11 Oktober 1920, No. 54.
ANRI, Naskah Sumber Arsip Flu Spanyol Era Hindia Belanda: Penyusunan Influenza Ordonnantie. Jakarta: Arsip Nasional Republik Indonesia, 2021.
Bigalke, Terance W. 2016. Sejarah Sosial Tana Toraja. Yogyakarta: Ombak.
Bigalke, Terance W. 1984. 'Government and Mission in the Torajan World of Makale-Rantepao.' Indonesia, No. 38.
Brown, Colin. 1987. 'The Influenza Pandemic of 1918 in Indonesia.' Dalam Norman G. Owen (ed.), Death and Disease in Southeast Asia: Explorations in Social, Medical, and Demographic History. Singapore: Oxford University Press.
Madhav, Nita, dkk. 2017. 'Pandemics: Risks, Impacts, and Mitigation.' Dalam Dean T. Jamison, dkk., Disease Control Priorities: Improving Health and Reducing Poverty. Edisi ke-3. Washington, DC: International Bank for Reconstruction and Development/The World Bank.
Ravando. 2020. Perang Melawan Influenza: Pandemi Flu Spanyol di Indonesia pada Masa Kolonial, 1918–1919. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Waterson, Roxana. 2009. Paths and Rivers: Sa'dan Toraja Society in Transformation. Leiden: KITLV Press.
Wibowo, Priyanto, dkk. 2009. Yang Terlupakan: Pandemi Influenza 1918 di Hindia Belanda. Jakarta: Departemen Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, UNICEF Jakarta, dan Komnas FBPI.
Belksma, J. 1919. 'Droeve Dagen.' Alle den Volcke, Vol. 13, No. 5.
Belksma, J. 1919. 'Droeve Dagen.' Alle den Volcke, Vol. 14, No. 4.
Belksma, J. 1919. 'Uit het jaarverslag 1918 van br. Belksma.' Alle den Volcke, Vol. 13, No. 8.
Belksma, J. 1920. 'Ziekten en hare behandeling bij de Sa’dan-Toradja’s.' Alle den Volcke, Vol. 14, No. 4.
Prins, D.C. 1919. 'Uit het jaarverslag van br. Prins.' Alle den Volcke, Vol. 13, No. 8.

