Pemaknaan Generasi Z terhadap Lagu 'Secukupnya' Karya Hindia sebagai Medium Refleksi Keresahan Hidup

Authors

  • Muhammad Daffa Iwanda Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika Author
  • Widarti Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika Author

DOI:

https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-434

Keywords:

Generasi Z, Negotiated Reading, analisis resepsi, keresahan hidup, musik, Secukupnya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan Generasi Z terhadap lagu Secukupnya karya Hindia sebagai medium refleksi keresahan hidup. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis resepsi berdasarkan konsep encoding-decoding Stuart Hall. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan Generasi Z yang dipilih secara purposive berdasarkan pengalaman dan keterkaitan mereka dengan tema keresahan dalam lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga informan memaknai Secukupnya sebagai karya yang menyampaikan pesan mengenai penerimaan diri, keterbatasan manusia, dan pentingnya menghadapi tekanan hidup secara proporsional. Lagu tersebut juga dipahami sebagai medium refleksi yang membantu informan menghubungkan pesan dengan pengalaman pribadi, seperti tekanan akademik dan kecemasan masa depan, kegagalan dan overthinking, serta tekanan keluarga dan tuntutan sosial. Proses pemaknaan menghasilkan pengalaman emosional berupa ketenangan, penerimaan diri, dan kelegaan. Berdasarkan analisis Stuart Hall, seluruh informan berada pada posisi Negotiated Reading, yaitu menerima pesan utama lagu tetapi menyesuaikannya dengan pengalaman dan konteks kehidupan masing-masing. Pemaknaan terutama dipengaruhi oleh pengalaman hidup, kondisi emosional, relevansi pesan, serta karakteristik lirik dan musik. Temuan ini menunjukkan bahwa musik dapat menjadi media komunikasi yang bersifat dialogis sekaligus ruang refleksi bagi Generasi Z dalam memahami keresahan dan pengalaman hidup.

References

Andriese, M. A. (2025). Representasi problematika kesehatan mental Generasi Z dalam lirik lagu pada album 'Lagipula hidup akan berakhir' karya Hindia [Skripsi, Universitas Islam Indonesia].

Ar Rasyid, A. D. (2025). Pemaknaan lirik lagu Tarot karya .Feast oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal Cahaya Edukasi, 2(4), 345–352. https://doi.org/10.63863/jce.v2i4.220

Bahrian, M. A. M. (2021). Pemaknaan lirik lagu Evaluasi (Studi analisis semiotika pemaknaan lirik lagu Evaluasi yang dipopulerkan oleh Hindia) [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. http://repository.unissula.ac.id/28293/

Bahrian, M. A. M. (2022). Pemaknaan lirik lagu Secukupnya (Studi analisis semiotika lirik lagu Secukupnya yang dipopulerkan oleh Hindia) [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung Semarang]. http://repository.unissula.ac.id/27172/

Behuku, F. M., Alfianto, A. G., & Amalia, W. (2023). Self care of mental health Generation Z of Melanesia race in Indonesia. Journal of Rural Community Nursing Practice, 1(1), 89–101. https://doi.org/10.58545/jrcnp.v1i1.92

Blasco-Magraner, J. S., Bernabé-Valero, G., Marín-Liébana, P., & Botella-Nicolás, M. (2023). Changing positive and negative affects through music experiences: A study with university students. BMC Psychology, 11(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s40359-023-01110-9

Breaden Madden, G., & Jabusch, H. C. (2021). Instrumental and hedonic motives for emotion regulation in musical practice. Frontiers in Psychology, 12, 1–17. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.643974

Center for Reproductive Health, University of Queensland, & Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. (2022). Indonesia–National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS): Laporan penelitian. Pusat Kesehatan Reproduksi.

Fauziah, A., Nurlenih, & Yunus, S. (2026). Representasi kerentanan perempuan dalam lirik lagu 'Bertaut' karya Nadin Amizah berdasarkan pemaknaan pendengar perempuan. Jurnal Psikososial dan Pendidikan, 2(1), 546–559. https://publisherqu.com/index.php/psikosospen/article/view/3875

Fuchs, C. (2023). A Marxist-humanist perspective on Stuart Hall’s communication theory. Theory and Society, 52(6). https://doi.org/10.1007/s11186-023-09524-5

Habe, K., Dobrota, S., & Reić Ercegovac, I. (2023). Functions of music, focused on the context of music listening, and psychological well-being in late adolescence regarding gender differences. Frontiers in Psychology, 14, 1–11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1275818

Hall, S. (2019). Encoding–decoding (1980). In Crime and media (pp. 44–55). Routledge.

Indria, A. R., Effendi, M. R., & Prasetya, K. D. (2023). Interpretasi lagu 'Secukupnya' di kalangan mahasiswa UNESA. Seminar Nasional Universitas Negeri Surabaya 2023, 395–405. https://proceeding.unesa.ac.id/index.php/sniis/article/view/819

McFerran, K., Crooke, A., Kalenderidis, Z., Stokes, H., & Teggelove, K. (2022). What young people think about music, rhythm and trauma: An action research study. Frontiers in Psychology, 13, 1–10. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.905418

Peters, V., Bissonnette, J., Nadeau, D., Gauthier-Légaré, A., & Noël, M. A. (2024). The impact of musicking on emotion regulation: A systematic review and meta-analysis. Psychology of Music, 52(5), 548–568. https://doi.org/10.1177/03057356231212362

Rahmasari, A., & Adiyanto, W. (2023). Representasi kesehatan mental dalam lirik lagu Secukupnya karya Hindia (Analisis semiotika Ferdinand de Saussure). Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 11764–11777. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/1445

Ramadhani, R. A., & Chairil, A. M. (2025). Musik dan representasi quarter life crisis: Resepsi audiens terhadap album 'Menari dengan Bayangan' karya Hindia. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(8), 9534–9541. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i8.9033

Rosyadi, M. H., & Rohmah, A. N. (2023). Analisis semiotika pesan resiliensi pada lirik lagu 'Secukupnya' karya Hindia. Jurnal Riset Mahasiswa Dakwah dan Komunikasi, 5(1), 62. https://doi.org/10.24014/jrmdk.v5i1.25896

Setya Prihatining Tyas, S., Suryasuciramdhan, A., Mahesa, A. D., & Racmawati, A. P. (2024). Musik sebagai media komunikasi kesehatan mental. SABER: Jurnal Teknik Informatika, Sains dan Ilmu Komunikasi, 2(3), 37–44. https://doi.org/10.59841/saber.v2i3.1223

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R& D. Alfabeta.

Downloads

Published

2026-10-08