ANALISIS PERSONAL BRANDING @TASYAFARASYA MELALUI KONTEN TIKTOK DALAM MENINGKATKAN ENGAGEMENT AUDIENS

Authors

  • Marsyasari Karamina Putri Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika Author
  • Yulianti Fajar Wulandari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika Author
  • Cindya Yunita Pratiwi Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Universitas Bina Sarana Informatika Author

Keywords:

Personal Branding, Engagement, TikTok

Abstract

Ekosistem algoritma TikTok melahirkan paradoks dalam strategi personal branding. Penelitian ini menganalisis personal branding @tasyafarasya melalui konten TikTok dalam meningkatkan engagement audiens, menggunakan metode kualitatif deskriptif berparadigma konstruktivis. Data dihimpun melalui observasi netnografi, dokumentasi konten video, dan wawancara mendalam dengan empat pengikut aktif. Teori Dramaturgi Erving Goffman dan Interaksi Parasosial Horton–Wohl digunakan sebagai pisau analisis utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reputasi subjek lahir dari dialektika antara panggung depan (front stage) yang kredibel-ilmiah melalui legitimasi keahlian medis dan pengungkapan taktis panggung belakang (back stage) berupa sisi personal yang rapuh. Pengungkapan tersebut memanusiakan figur idola, meruntuhkan jarak sosial, dan melahirkan keintiman melalui sapaan eksklusif 'Memong'. Audiens berperan sebagai aktor kritis yang menerapkan negotiated reading terhadap kontroversi panggung belakang sehingga loyalitas yang terbentuk kokoh. Kekuatan personal branding di ruang siber tidak terletak pada kesempurnaan artifisial, tetapi pada keseimbangan antara otoritas profesional dan kerapuhan manusiawi yang otentik.

References

Ardiansyah, F., & Sinduwiatmo, K. (2023). TikTok sebagai media personal branding Melinda Rohita. [nama jurnal belum tercantum], 6(1), 169–180.

Cheng, Z., & Li, Y. (2024). Like, comment, and share on TikTok: Exploring the effect of sentiment and second-person view on the user engagement with TikTok news videos. Social Science Computer Review, 42(1), 201–223. https://doi.org/10.1177/08944393231178603

DeVito, J. A. (2026). The interpersonal communication book (Global ed.). Pearson Education Limited.

Habibi, S. A., & Salim, L. (2021). Static vs. dynamic methods of delivery for science communication: A critical analysis of user engagement with science on social media. PLoS ONE, 16(3). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0248507

Harcup, T. (2022). Journalism. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781036231767

Jung, B., & Kowalski, T. (2022). Media management: The attention perspective. Zarządzanie Mediami, 10(1), 1–21. https://doi.org/10.4467/23540214zm.22.001.16923

Kemp, S. (2024, 27 Februari). Digital 2024: Indonesia. DataReportal.

Kozinets, R. V. (2020). Netnography: The essential guide to qualitative social media research (3rd ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781036233846

Manic, M. (2024). Short-form video content and consumer engagement in digital landscapes. Bulletin of the Transilvania University of Brașov. Series V: Economic Sciences, 45–52. https://doi.org/10.31926/but.es.2024.17.66.1.4

Mantik, J., Fathurohmah, D., & Santoso, B. (2024). Tasya Farasya's personal branding on social media Instagram. Jurnal Mantik, 8(1).

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (38th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Pan, Y., Gao, C., Chang, J., Niu, Y., Song, Y., Gai, K., Jin, D., & Li, Y. (2023). Understanding and modeling passive-negative feedback for short-video sequential recommendation. Proceedings of the 17th ACM Conference on Recommender Systems (RecSys 2023), 540–550. https://doi.org/10.1145/3604915.3608814

Samatan, N., Prakosa, A., Robingah, R., & Napsiah, N. (2024). Personal branding on social media through Peter Montoya analysis. [nama jurnal belum tercantum], 3. https://doi.org/10.38035/ijam.v3i1

Samudra, A., Kurniawati, K., & Masnita, Y. (2024). Sistem teori stimulus-respon dalam kesesuaian influencer-produk dan interaksi media sosial untuk meningkatkan niat beli. Jurnal Riset Entrepreneurship, 7(2), 100. https://doi.org/10.30587/jre.v7i2.8211

Saputra, R., Syahrani, Z., Rahmadani, S., & Prihadi, D. (2025). Marketing and smart technologies (Á. Rocha, J. L. Reis, M. K. Peter, R. Cayolla, S. Loureiro, & Z. Bogdanović, Eds.; Vol. 205). Springer Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-33-4183-8

Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2019). Research methods for business students (8th ed.). Pearson Education.

Simamora, T. M. A. B., Amelia, W. R., & Yunita, N. (2026). Pengaruh personal branding Tasya Farasya dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli ulang pada produk Skintific di Instagram (Studi kasus Kecamatan Medan Sunggal). RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 14484–14493. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.6010

Smith, G. (2021). The Routledge international handbook of interactionism (D. vom Lehn, N. Ruiz-Junco, & W. Gibson, Eds.; 1st ed.). Routledge.

Söğütlüler, T. (2025). A quantitative research on video streaming series and audiences' forms of parasocial interaction. Erciyes İletişim Dergisi, 12(1), 1–27. https://doi.org/10.17680/erciyesiletisim.1528846

Downloads

Published

2026-10-08