ANALISIS PERAN SEKSI PEMBINAAN DAN PENGAWASAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA APARATUR DESA DI KECAMATAN CILILIN KABUPATEN BANDUNG BARAT
Keywords:
Pembinaan, Pengawasan, Kinerja Aparatur Desa, Pemerintah Kecamatan, Kecamatan CililinAbstract
Penelitian ini berjudul “Analisis Peran Seksi Pembinaan dan Pengawasan dalam Meningkatkan Kinerja Aparatur Desa di Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Seksi Pembinaan dan Pengawasan dalam meningkatkan kinerja Aparatur Desa serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang dipilih secara purposive. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seksi Pembinaan dan Pengawasan menjalankan perannya melalui pelatihan, bimbingan, sosialisasi, monitoring, evaluasi, dan pengendalian. Pembinaan dan pengawasan berkontribusi terhadap peningkatan ketertiban administrasi, transparansi, kedisiplinan, dan kepatuhan Aparatur Desa dalam pelayanan publik. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan yang adaptif, komunikasi dua arah, dan pemanfaatan media digital, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan personel, pergantian perangkat desa, kendala jaringan internet, dan perubahan regulasi. Upaya yang dilakukan berupa pendampingan, konsultasi, pendekatan langsung, dan pemberian motivasi. Dengan demikian, Seksi Pembinaan dan Pengawasan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kinerja Aparatur Desa.References
Budiardjo, M. (2008). Dasar-dasar ilmu politik (Edisi revisi). PT Gramedia Pustaka Utama.
Charlick, R. B. (1994). Governance and institutional development in Africa. USAID.
Handoko, T. H. (2016). Manajemen (Edisi 2). BPFE.
Koontz, H., & O’Donnell, C. (2008). Principles of management. McGraw-Hill.
Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.
Mardiasmo. (2009). Akuntansi sektor publik. Andi Offset.
Max Weber. (2019). Economy and society: A new translation (K. Tribe, Ed.). Harvard University Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Prasojo, E. (2014). Reformasi birokrasi dalam praktik. Kencana.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.
Sedarmayanti. (2012). Good governance (Kepemerintahan yang baik). Mandar Maju.
Sedarmayanti. (2018). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Refika Aditama.
Siagian, S. P. (2014). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R& D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Akib, H. (2010). Implementasi kebijakan: Apa, mengapa dan bagaimana. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.26858/jiap.v1i1.289
Aminah, S., & Sutanto, H. P. (2018). Analisis tingkat kapasitas aparatur pemerintah desa. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 2(3), 149–160.
Fadrullah, I., & Syam, F. (2024). Memahami sistem politik masyarakat adat Kasepuhan Cisungsang dalam perspektif teori Gabriel Almond dan David Easton. Populis: Jurnal Sosial dan Humaniora, 9(2), 209–220. https://doi.org/10.47313/pjsh.v9i2.3920
Nggaa, P. K. (2022). Peran camat dalam melaksanakan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa. Journal of Social and Policy Issues, 39–43.
Qoirunnisa, A., & Wahyuni, Y. S. (2025). Legitimasi kekuasaan Dalam perspektif Max Weber pada pemerintahan kontemporer. Journal Transformation of Mandalika, 6(12), 592–598. https://doi.org/10.36312/jtm.v6i12.5801

