STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENGOPTIMALKAN POTENSI WISATA ALAM POHON AKAR SERIBU DI DESA BEGAGANLIMO, KECAMATAN GONDANG, KABUPATEN MOJOKERTO
DOI:
https://doi.org/10.2238/n1nhqd25Keywords:
Strategi Pemerintah Desa, Wisata Alam Pohon Akar Seribu, Strategi 4A, Legalitas LahanAbstract
Penelitian ini Membahas strategi Pemerintah Desa dalam mengoptimalkan potensi Wisata Alam Pohon Akar Seribu di Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Meskipun objek wisata ini memiliki daya tarik alam yang sangat potensial berupa keunikan pohon raksasa berusia ratusan tahun dan aliran sungai yang asri, namun proses optimalisasinya menemui kendala struktural yang cukup berat. Masalah utama berakar pada ketidakjelasan legalitas formal dan status lahan yang berada di kawasan hutan lindung, yang memicu tumpang tindih regulasi serta sempat menimbulkan konflik tata ruang pariwisata antara pemerintah desa dan otoritas kehutanan. Penelitian ini menggunakan Teori Strategi Pengembangan Destinasi Wisata dengan model komponen 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary) oleh Alastair M. Morrison untuk menganalisis sejauh mana efektivitas pengelolaan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek daya tarik alam sudah sangat kuat dan modal sosial gotong royong masyarakat sangat tinggi. Namun, aspek aksesibilitas masih terbatas pada jalan setapak tanah, fasilitas penunjang masih sangat minim, serta aspek pelayanan tambahan atau legalitas menjadi hambatan paling krusial karena belum adanya Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi. Selain itu, faktor risiko alam berupa ancaman banjir bandang mendadak dari hulu gunung menjadi tantangan besar bagi keselamatan pengunjung. Oleh karena itu, disarankan agar Pemerintah Desa lebih proaktif membangun komunikasi formal dengan Perum Perhutani dan UPT Tahura Raden Soerjo demi mendapatkan kepastian hukum, serta perlunya penerapan sistem mitigasi bencana yang terstruktur. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika administrasi publik dan manajemen pariwisata di tingkat desa, dengan menekankan pentingnya legalitas formal, kolaborasi antar-kelembagaan, serta pengelolaan risiko lingkungan dalam pengembangan ekowisata.References
Ada Baloch, Q. B., Shah, S. N., Iqbal, N., Sheeraz, M., Asadullah, M., Mahar, S., & Khan, A. U. (2023). Impact of tourism development upon environmental sustainability: a suggested framework for sustainable ecotourism. Environmental Science and Pollution Research, 30(3), 5917–5930. https://doi.org/10.1007/s11356-022-22496-w
Dias, Á., Viana, J., & Pereira, L. (2024). Barriers and policies affecting the implementation of sustainable tourism: the Portuguese experience. In Journal of Policy Research in Tourism, Leisure and Events (Vol. 18, Issue 1, pp. 184–202). Routledge. https://doi.org/10.1080/19407963.2024.2314514
Muhammad, F. J., Irawati, I., Halimah, M., Kunci, K., Kebijakan, I., Pariwisata, P., & Pendahuluan, B. (2022). Implementasi Kebijakan Program Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Kota Manado. 7. https://doi.org/10.14710/jiip.v%vi%i.13234
Pitha Ningrum, S., Mijiarto, J., Pembangunan Nasional, U., & Timur, J. (2024). Analisis Gap Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Ketapanrame Mojokerto. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Desember, 2, 624–634.
Putu Anom, I. (2021). KAJIAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN PARIWISATA PERIODE 2017-2025 DI KECAMATAN KUTA UTARA, KABUPATEN BADUNG. 9.
Regiyani, J. A., Amin, K., & Farauqi, M. D. A. Al. (2026). Multilevel Governance and Adaptation of the GSTC International Regime in the Implementation of the Sigending Area Development Policy. Indonesian Journal of Advanced Research, 5(1), 21–34. https://doi.org/10.55927/ijar.v5i1.15951
Rudolfa Da Mendez Martina, O. Y. S. K. (2025). Strategi Sinergi dan Inovasi untuk Pariwisata Berkelanjutan di DesaWisata Lewomada, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka. 4.
Saputra, A., & Ali, K. (2021). ANALISIS KEBIJAKAN PARIWISATA TERHADAP PENGELOLAAN OBJEK WISATA DI KABUPATEN SAMOSIR (Vol. 14).
Vania Leonyta Putri Arimbawa, N. P., Astuti, P., & Erowati, D. (2025). "DESA ADAT CANGGU PADA ERA TURISTIFIKASI : INTEGRASI DAN *Mahasiswa Program Studi S1-Ilmu Pemerintahan FISIP UNDIP.
Zumar, M., Sekolah, R., Pariwisata, T., & Yogyakarta, A. (2023). EVALUASI TINGKAT KEPATUHAN RIPPARDA DESTINASI SUPER PRIORITAS: PERSPEKTIF KEBERLANJUTAN DAN DAYA SAING.

