FRAMING PEMBERITAAN HUMAS POLDA METRO JAYA DALAM MEMBANGUN CITRA POSITIF KEPOLISIAN (ANALISIS FRAMING ROBERT N. ENTMAN PADA BIDANG HUBUNGAN MASYARAKAT POLDA METRO JAYA)
DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-285Keywords:
Humas Polda Metro Jaya, Humas Polda Metro Jaya, Humas Polda Metro Jaya, Analisis Framing Robert N. Entman, Analisis Framing Robert N. Entman, Analisis Framing Robert N. Entman, Citra Kepolisian, Citra Kepolisian, Citra Kepolisian, Instagram, Instagram, InstagramAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi cara Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Metro Jaya menyusun pemberitaan guna membangun citra positif kepolisian di ruang digital melalui akun Instagram @humaspoldametrojaya. Penelitian menggunakan paradigma konstruktivisme dengan metode deskriptif kualitatif berdasarkan model framing Robert N. Entman, yang terdiri dari empat elemen: pendefinisian masalah (define problems), diagnosis penyebab (diagnose causes), penilaian moral (make moral judgement), dan rekomendasi penyelesaian (treatment recommendation). Data dikumpulkan melalui triangulasi berupa analisis dokumen rilis berita dan konten digital, observasi, serta wawancara mendalam dengan anggota Bidhumas Polda Metro Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bidhumas menerapkan keempat elemen framing dengan mengubah krisis menjadi peluang untuk menunjukkan keterbukaan, mengarahkan penyebab masalah pada kesalahan individu atau sindikat eksternal untuk meminimalkan dampak negatif isu, serta menampilkan pendekatan kemanusiaan lewat program sosial seperti “Jumat Peduli”. Selain itu, penegasan tindakan hukum dan sanksi dari Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) digunakan untuk membangun persepsi positif publik. Namun, efektivitas komunikasi ini terhambat oleh birokrasi internal yang kaku antara Subbid Multimedia dan satuan kerja teknis seperti Reskrim dan Satlantas, yang menyebabkan keterlambatan respons di media sosial. Kondisi ini memunculkan polarisasi reaksi publik: konten humanis memperoleh respons positif, sedangkan unggahan klarifikasi atas isu sensitif cenderung memperoleh reaksi negatif, skeptis, serta tuntutan transparansi.References
Adawiyah, R., & Moefad, A. (2020). Analisis Framing Media Terhadap Isu Pemindahan Ibu Kota Baru Di Indonesia. Jurnal Adhika, 3(1), 45–58.
Aditia, & Ramli, M. R. (2026). Analisis Framing Pemberitaan Kasus Pagar Laut di Tangerang Banten Pada Media Radarbanten.co.id. 2, 164–177.
Ain, Q., Pamungkas, A., & Khotimah, W. Q. (2026). Pemanfaatan Media Sosial Instagram @humasrestangsel sebagai Media Publikasi dalam Meningkatkan Citra Kepolisian. JIM: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(6), 4739–4750.
Ardianto, E. (t.t.). Handbook of Public Relations: Pengantar Komprehensif.
Ariyanto, S. (2024). Analisis Framing Model Robert N. Entman tentang Serangan Ransomware Pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Jurnal CommLine, 9(1), 59–77.
Aspar, M., Mujahid, & Djail, N. A. (2026). Peran Media Sosial Instagram dalam Meningkatkan Citra Positif Polda Sulawesi Selatan. Journal J.SSE, 5(2), 171–178.
Bele, Y. M., & Fianto, L. (2025). Analisis Pembingkaian Kekerasan Seksual di Media Online Times Indonesia dan Tugumalang.id. Journal of Communication Research (JCR), 1(1), 1–9.
DataReportal. (2026). Digital 2025/2026: Indonesia. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia
Dharma, F. A. (2023). Konstruksi Realitas Sosial: Pemikiran Peter L. Berger Tentang Kenyataan Sosial. Review Paper, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.21070/kanal
Dilia, V. A., & Wahid, U. (2025). Analisis Framing Pemberitaan Bencana di Media Daring: Studi Kasus Berita Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki di Detik.com & Kompas.com. SENAKOM: Prosiding Seminar Nasional Komunikasi, 2(1), 105–119.
Entman, R. M. (1993). Framing: Toward Clarification of a Fractured Paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58.
Eriyanto. (2011). Analisis Framing: Konstruksi, Ideologi, dan Politik Media. LKiS.
Habibi, K. M., Ramadhani, R. S., & Fatihatul, L. (2024). Peran Program “Jumat Curhat” dalam Meningkatkan Citra Kepolisian Mojokerto Raya. Federalisme: Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi, 3.
Hulkin, M., Dicy, E. O., Sulfiani, & Prastowo, A. (2024). Education Through a Project-Based Learning Approach. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 07, 62–70.
Husnayaeni, D. A., & Tunggali, A. P. P. W. (2022). Analisis Konten Visual Post Instagram @Lensamu dalam Dakwah Islam Wasathiyah. Jurnal Audiens, 3(4).
Isnaini, Z., Supriyono, A., & Rachma, S. N. (2023). Efektivitas Penggunaan Media Sosial WhatsApp dalam Komunikasi Kelompok. Massive: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 15–27.
Kurniansyah, M. (2025). Analisis Framing Pemberitaan Bencana di Media Daring: Studi Kasus Berita Meletusnya Gunung Lewotobi Laki-Laki di Detik.com & Kompas.com. Jurnal Analisis Media, 2(1), 12–25.
Kurniansyah, R. A. (2025). Pembingkaian Media Dalam Berita Pergub Poligami ASN Pemprov DKI Jakarta (Studi Pada Media Detik.com dan Kompas.com). SENAKOM: Prosiding Seminar Nasional Komunikasi, 1, 205–216.
Meifira Khairunnisa, Bakti, I., & Budiana, H. R. (2024). Strategi Media Relations Bidhumas Polda Metro Jaya Dalam Meningkatkan Citra Positif. Jurnal Ilmu Sosial, 12(2), 143–156.
Pranata, R., Priyanto, A., & Ramdhani, M. R. (2024). Kompetensi Kepala Sekolah dalam Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Membangun Citra Sekolah di SMK Ibnu Aqil Bogor. Karimah Tauhid, 3(6), 6457–6466.

