PELAYANAN SOSIAL DALAM MENINGKATKAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL ANAK DISABILITAS INTELEKTUAL DI YAYASAN PENDIDIKAN LUAR BIASA NUSANTARA

Authors

  • Ashby Fachlevi Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Muhammadiyah Jakarta Author
  • Muhammad Sahrul Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial, Universitas Muhammadiyah Jakarta Author

Keywords:

pelayanan sosial, keberfungsian sosial, anak disabilitas intelektual

Abstract

Anak disabilitas intelektual merupakan individu yang memiliki keterbatasan fungsi intelektual dan kemampuan adaptif sehingga mengalami hambatan dalam menjalankan keberfungsian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pelayanan sosial, faktor pendukung dan penghambat, serta keberhasilan pelayanan sosial dalam meningkatkan keberfungsian sosial anak disabilitas intelektual di Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pengelola yayasan, guru pembimbing, pengasuh, serta anak disabilitas intelektual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan sosial di Yayasan Pendidikan Luar Biasa Nusantara dilaksanakan melalui pelayanan pendidikan, bimbingan sosial, pengasuhan, pembinaan kemandirian, dan pelatihan keterampilan. Pelayanan tersebut terbukti mampu meningkatkan keberfungsian sosial anak disabilitas intelektual, khususnya dalam aspek kemandirian, interaksi sosial, dan pemenuhan kebutuhan dasar. Faktor pendukung meliputi komitmen tenaga pendidik dan dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan perbedaan tingkat kemampuan anak.

References

Abdulsyani. 2012. Sosiologi Skematika Teori dan Terapan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

American Psychiatric Association. 2013. Diagnostic and statistical manual of mental disorders 5th ed. Washington, DC: Author.

Asmadi. 2008. Teknik Prosedural Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Penerbit Salemba.

Astuti, M. 2010. Rehabilitasi Sosial Tunagrahita Melalui Panti Sosial Bina Grahita. P3KS Press.

Bungin, B. 2011. Metodologi penelitian kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Chambers, R. 1989. Vulnerability, coping and policy. IDS Bulletin.

Departemen Sosial Republik Indonesia. 1999. Pedoman pelayanan dan rehabilitasi sosial penyandang cacat. Jakarta: Departemen Sosial RI.

Efendi, M. 2006. Pengantar Psikopedagogik Anak Berkelainan. Jakarta: Bumi Aksara.

Fahrudin, A. 2014. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.

Friedlander, W. A., & Apte, R. Z. 1982. Introduction to social welfare 5th ed. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Kemenpora.go.id. t.thn. Boling Bawa Muhammad Yafie Eza Mahendra Atlet Tunagrahita Indonesia Berprestasi Di SOWSG 2023 Berlin.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. 1994. Qualitative data analysis: An expanded sourcebook 2nd ed. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Maulidya. 2018. Berpikir dan Problem Solving. Jurnal Uinsu.

Muhidin. 1992. Pengantar Kesejahteraan Sosial. Bandung: STKS.

Pitarini, S. D. 2014. Dukungan Sosial Yayasan Persatuan Orangtua Anak Dengan Down Syndrom Kepada Orang Tua Anak. Jakarta: Skripsi.

Republik Indonesia. 2011. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pengesahan Convention on the Rights of Persons with Disabilities. Jakarta: Sekretariat Negara.

Republik Indonesia. 2016. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Jakarta: Sekretariat Negara.

Rosnawati, K. d. 2013. Pendidikan anak Berebutuhan Khusus Tunagrahita. Jakarta: PT Luxima Metro Media.

Samantri, T. S. 2006. Psikolog Luar Biasa. Bandung: PT Refika Aditama.

Suharto, E. 2014. Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat Kajian Strategis Pembangunan Kesejahteraan Sosial dan Pekerja Sosial. Bandung: PT Refika Aditama.

Downloads

Published

2026-09-21