PRAKTIK SIMBOLIK PENGGUNAAN BENDERA JOLLY ROGER DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS KOLEKTIF DAN SOLIDARITAS DIGITAL DI MEDIA SOSIAL TIKTOK

Authors

  • Syerlita Lara Kurnia Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bangka Belitung Author

Keywords:

Identitas Kolektif, Jolly Roger, Praktik Simbolik, Solidaritas Digital, TikTok

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik simbolik penggunaan bendera Jolly Roger di media sosial TikTok pada periode Juli-Agustus 2025, ketika fenomena tersebut ramai diperbincangkan menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Penggunaan simbol Jolly Roger tidak hanya berkaitan dengan budaya populer One Piece, tetapi juga muncul dalam berbagai percakapan mengenai kondisi sosial dan politik yang dirasakan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan simbol Jolly Roger, proses terbentuknya solidaritas digital, dan pembentukan identitas kolektif melalui interaksi pengguna TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode netnografi dan analisis tematik berbantuan NVivo 14. Data penelitian terdiri atas 40 video TikTok yang ditelusuri melalui tagar #benderaOnePiece dan #JollyRoger, 130 komentar yang terdiri atas 125 komentar utama dan 5 komentar kontra, serta wawancara dengan 5 informan. Pemaknaan simbol dianalisis menggunakan perspektif Interaksionisme Simbolik Herbert Blumer (1969), sedangkan solidaritas digital dan identitas kolektif dianalisis menggunakan Teori Gerakan Sosial Baru Alberto Melucci (1996). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jolly Roger dimaknai pengguna dalam empat bentuk, yaitu kebebasan, kritik sosial-politik, duka dan kekecewaan, serta protes damai dan kreatif. Solidaritas digital berkembang melalui dukungan antarsesama, ajakan dan mobilisasi, serta penggunaan kode solidaritas seperti nakama, captain, dan 'salam satu..'. Pembentukan identitas kolektif terlihat melalui pendefinisian 'kita' sebagai rakyat, identitas profesi dan posisi sosial, negosiasi identitas nasionalisme, serta nilai dan kesadaran bersama, terutama mengenai keadilan. Temuan juga menunjukkan bahwa pemaknaan terhadap Jolly Roger tidak bersifat seragam karena terdapat pengguna yang memandangnya sebagai bentuk FOMO, ikut-ikutan politik, maupun simbol budaya populer semata. Secara keseluruhan, penelitian menemukan bahwa praktik simbolik penggunaan Jolly Roger di TikTok berkembang menjadi ruang interaksi sosial tempat simbol diberi makna, hubungan solidaritas dibangun, dan identitas kolektif dinegosiasikan.

References

Andi, H., Asyraf, & Ibrahim, W. A. W. (2019). Mengenal Gerakan Sosial dalam Perspektif Ilmu Sosial. 1(1), 1–14.

Andini. (2025). Media Sosial sebagai Ruang Digital Activism Generasi Muda Dalam Memperjuangkan Isu Lingkungan. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(4), 127–137.

Andriani, E., Prasetya, A. D., & Pratama, B. Y. (2024). Pengaruh Aplikasi TikTok dalam Komunikasi Generasi Z: Tinjauan terhadap Perubahan Pola Interaksi dan Ekspresi Digital. 1(3).

Anshori, I., & Nadiyya, F. A. A. (2023). Peran Ruang Digital Sebagai Transformasi Gerakan Aksi Sosial Mahasiswa Melalui Platform Sosial Media. Jurnal Analisa Sosiologi, 12(2), 343–362. https://doi.org/10.20961/jas.v12i2.68981

Blumer, H. (1969). Symbolic Interactionism: Perspective and Method.

Darmawan, B. (2025). Antara One Piece dan Merah Putih: Simbol, Perlawanan, dan Krisis Nasionalisme. Tim Redaksi Faberta. https://www.faktaberita.co.id/antara-one-piece-dan-merah-putih-simbol-perlawanan-dan-krisis-nasionalisme/

Eriyanto. (2021). Metode Netnografi Pendekatan Kualitatif dalam Memahami Budaya Pengguna Media Sosial (N. Asri, Ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Fairuz, F. D. (2025). Makna Simbolik Lambang One Piece pada Moment Hari Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun: Analisis Semiotika Roland Barthes. 6(2), 190–199.

Intan, M. A., & Asmaul, H. (2025). Simbol Budaya Populer, Lambang Negara dan Kebebasan Berekspresi dalam Perspektif Hukum Pidana Indonesia. 5, 197–206.

Iqbal, B., & Susilo, N. (2025). Viral Bendera 'One Piece', antara Lucu-lucuan, Kritik, dan Tuduhan Makar. KOMPAS.id. https://www.kompas.id/artikel/viral-bendera-one-piece-antara-lucu-lucuan-kritik-dan-tuduhan-makar

Irmawanti, & Ramadhan, M. R. (2025). Bendera Jolly Roger Topi Jerami Sebagai Simbol Kritik Sosial Di Instagram Dalam Perspektif Barthes. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Sosial dan Informasi, 10(4), 937–954.

Kopper, A. (2020). Pirates, justice and global order in the anime 'One Piece.' Global Affairs, 6(4–5), 503–517. https://doi.org/10.1080/23340460.2020.1797521

Kozinets, R. V. (2015). Netnography Redefined (M. Steele, Ed.).

Melucci, A. (1996). Challenging Codes: Collective Action in the Information Age. Cambridge University Press.

Mulyono, H., Suryoputro, G., & Jamil, S. R. (2021). The application of WhatsApp to support online learning during the COVID-19 pandemic in Indonesia. Heliyon, 7(8), e07853. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2021.e07853

Rahmah, L. N., Oktafiani, D., & Arti, S. (2025). Peran Bahasa dalam Membangun Solidaritas Komunitas Online Indonesia. Jurnal Dinamika Sosial dan Sains, 2, 803–810.

Siregar, A. A., Adzzahra, F. C., Azzahra, A. J., Ummah, A., & Putra, T. C. (2026). The Transformation of Youth Social Movements: #Reformasidikorupsi and Digital Politics in the Social Media Era. Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 1, 1–12.

Sulaiman, A. (2024). Media Digital dan Gerakan Sosial: Analisis Logika Aksi Konektif. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi , 5(2), 1913–1920. https://doi.org/10.35870/jimik.v5i2.829

Tasya, & Ika. (2025). Fenomena Bendera One Piece Dinilai Sebagai Bentuk Ekspresi Perlawanan Simbolik. Ugm.ac.id. https://ugm.ac.id/id/berita/fenomena-bendera-one-piece-dinilai-sebagai-bentuk-ekspresi-perlawanan-simbolik/

Yuliani, H., & Rahman, A. (2025). Dari 'Nakama' ke 'Bangsa': Rekonstruksi Makna Nasionalisme dalam Pendidikan Pancasila di Era Fandom Global (Studi Kasus Fenomena Bendera One Piece). Jurnal Citizenship Virtues, 5(2), 219–227. http://www.jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/citizenshipvirtues/article/view/2476

Downloads

Published

2026-09-16