STRATEGI PEREMPUAN RAWAN SOSIAL EKONOMI DALAM MENJALANI BEBAN GANDA: STUDI PEDAGANG PEREMPUAN DI PASAR MERANTI BARU KOTA MEDAN

Authors

  • Epri Rifdah Nabillah Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara Author
  • Berlianti Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Sumatera Utara Author

Keywords:

Perempuan Rawan Sosial Ekonomi, Beban Ganda, Strategi Bertahan Hidup, Pedagang Perempuan.

Abstract

Perempuan pedagang di pasar tradisional menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah dan pengelola pekerjaan domestik yang menyebabkan kerentanan sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi perempuan rawan sosial ekonomi dalam menjalani beban ganda pada pedagang perempuan di Pasar Meranti Baru Kota Medan. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan informan yang ditentukan secara purposive berdasarkan indikator PRSE. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan pedagang menerapkan tiga strategi bertahan hidup, yaitu strategi aktif melalui peningkatan aktivitas berdagang, strategi pasif melalui penghematan pengeluaran, dan strategi jaringan melalui dukungan keluarga, kerabat, tetangga, serta sistem jula-jula. Ketiga strategi tersebut membantu perempuan pedagang mempertahankan ekonomi keluarga di tengah beban ganda dan pendapatan yang tidak menentu.

References

Ellis, F. (2000). Rural livelihoods and diversity in developing countries. Oxford University Press.

Fakih, M. (2013). Analisis gender dan transformasi sosial. Pustaka Pelajar.

Gerungan, W. A. (1978). Psikologi sosial. PT Eresco.

Kahn, R. L., Wolfe, D. M., Quinn, R. P., Snoek, J. D., & Rosenthal, R. A. (1964). Organizational stress: Studies in role conflict and ambiguity. John Wiley & Sons.

Moser, C. O. N. (1993). Gender planning and development: Theory, practice and training. Routledge.

Muchinsky, P. M. (2000). Psychology applied to work (6th ed.). Wadsworth.

Oakley, A. (1974). The sociology of housework. Martin Robertson.

Saptari, R., & Holzner, B. (1997). Perempuan, kerja, dan perubahan sosial. Pustaka Utama Grafiti.

Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Suharno. (2003). Strategi bertahan hidup rumah tangga miskin. Pustaka Pelajar.

Sukesi, K. (1991). Hubungan kerja dan eksploitasi tenaga kerja wanita. Pusat Penelitian Universitas Brawijaya.

Torang, S. (2014). Organisasi & manajemen. Alfabeta.

Utami Munandar, S. C. (2001). Perempuan dan pekerjaan. Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Bimono, A. (2017). Peran ganda perempuan pedagang di Pasar Beringharjo. Jurnal Societas, Universitas Negeri Yogyakarta.

Fajarwati, A., Latifah, E., Sari, P., & Putrie, G. (2017). Strategi untuk mengatasi permasalahan wanita rawan sosial ekonomi (WRSE). 31(1).

Greenhaus, J. H., & Beutell, N. J. (1985). Sources of conflict between work and family roles. Academy of Management Review, 10(1), 76–88.

Hidayat, M. N., & Khoirudin, R. (2019). Wanita rawan sosial ekonomi di Kecamatan Semin, Gunungkidul. Elastisitas: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 1(2), 123–133.

Hidayati, N. (2015). Beban ganda perempuan bekerja. Muwazah: Jurnal Kajian Gender, 7(2), 108–119.

Himawati, Y., Taftazani, B. M. (2022). Strategi bertahan hidup perempuan kepala keluarga. Universitas Padjadjaran Bandung, 4, 128–141.

Indahsari, N., & Hartati, S. (2018). Strategi bertahan hidup dan perempuan asongan. Jurnal Sosiologi Nusantara, 4, 39–52.

Downloads

Published

2026-09-15