MAKNA SELF DISCLOSURE DALAM PROSES PENGEMBANGAN BAKAT PENYANDANG DISABILITAS (Studi Fenomenologi Pada Pengalaman Penyandang Disabilitas Di Rumah Cinta Disabilitas Intelektual)
Keywords:
Self Disclosure, Pengembangan Bakat, Penyandang Disabilitas, Fenomenologi, Rumah Cinta Disabilitas IntelektualAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami motif masa lalu (because of motive), harapan masa depan (in order to motive), dan pemaknaan self disclosure (keterbukaan diri) pada penyandang disabilitas dalam mengembangkan bakat di Rumah Cinta Disabilitas Intelektual (RCDI). Keterbukaan diri menjadi kunci penting bagi penyandang disabilitas untuk mengatasi hambatan internal dengan kurangnya rasa percaya diri maupun eksternal tentang stigma sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Data dikumpulkan melalui observasi partisipasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga informan disabilitas dan dua pengurus yayasan yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) dan divalidasi dengan triangulasi sumber, teknik, serta waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran keluarga menjadi kunci utam a dalam membangun kepercayaan diri penyandang disabilitas, yang selanjutnya didukung oleh lingkungan komunikasi yang memberikan rasa aman dan penerimaan. Pemaknaan atas pengalaman masa lalu dan harapan di masa depan terbukti mendorong mereka untuk lebih berani melakukan self disclosure, melawan keterbatasan, dan secara maksimal mengembangkan bakat yang dimiliki.References
Apriani, F., Nurrahman, M. A., Aini, I. Y., Habhibulla, A., & Mulawarman, U. (2025). PEMENUHAN HAK PENYANDANG DISABILITAS DALAM PELAYANAN DI PENGADILAN NEGERI KOTA SAMARINDA. 12.
Ayunandira, T. Z. (2023). SECOND ACCOUNT INSTAGRAM SEBAGAI MEDIA SELF DISCLOS URE MAHASISWA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA [Universitas Pendidikan Indonesia.]. https://repository.upi.edu/101464/
Azzahra, F. N. (2025). PENGARUH SELF-DISCLOSURE PENYANDANG DISABILITAS TERHADAP PENERIMAAN SOSIAL PADA KALANGAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS WILAYAH BANDUNG [Perorangan]. Universitas Telkom, S1 Ilmu Komunikasi.
Epti, S. P., & Hardew, A. K. (2025). Keterbukaan Diri (Self Disclosure) Remaja yang Mengalami Disabilitas Fisik di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Surakarta. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 15(1), 1. https://doi.org/10.24127/gdn.v14i4.12028
Fattah, A. (2023). Metode penelitian kualitatif. Harfa Creative.
Fauzi, Y. N. M. (2025). Pola komunikasi masyarakat Kampung Adat Miduana Desa Balegede Kabupaten Cianjur (Studi fenomenologi komunikasi sanksi Katulah masyarakat Kampung Adat Miduana Desa Balegede Kabupaten Cianjur). International Women University.
Fitri, Z. (2025). Komunikasi persuasif Aristoteles antara Beauty Advisor Wardah pada interaksi nyata dengan calon konsumen. International Women University.
Griffin, E., Ledbetter, A., & Sparks, G. (2019). A First Look at Communication Theory (10 ed.). McGraw-Hill Education. http://lib.ysu.am/disciplines_bk/16c8186432f174cf514ebae199f9a6aa.pdf
Lindiana, S. P. (2023). Pengembangan bakat bagi anak tunarungu di SLB B Yakut Purwokerto. Jurnal Pendidikan Khusus. [UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/63476/
Muchsin, N. H. (2023). Bimbingan minat bakat dalam meningkatkan eksplorasi karir pada penyandang disabilitas intelektual di Panti Sayap Ibu III Yogyakarta. [UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA]. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/63476/
Nasir, F. (2024). The Messages on the Use of YouTube Channel as a Self-Disclosure Media for Persons with Disabilities on the Anggi Wahyuda Channel. Journal of Language, Communication, and Tourism, 3(1), 15–28. https://doi.org/10.25047/jlct.v3i1.5681
Putri, U. M. (2023). Perilaku komunikasi perempuan pengguna aplikasi kencan Bumble dalam menjalin relasi interpersonal. [Universitas Semarang (USM).]. https://eskripsi.usm.ac.id/detail-G31A-1003.html
Rifa’i, R. (2021). Peran Dinas Sosial dalam pemberdayaan penyandang disabilitas di Kota Pekanbaru [Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau.]. https://repository.uinsuska.ac.id/56852/1/SKRIPSI%20GABUNGAN.pdf
Schutz, A. (1967). The phenomenology of the social world. Northwestern University Press. https://bccibank-insights.com/sites/default/files/uploads/files/The%20Phenomenology%20of%20the%20Social%20World_0.pdf
Setiawan, G. A., Luik, J. E., & Yogatama, A. (2024). Self Disclosure Dalam Komunikasi Interpersonal Pada Pasangan Jarak Jauh Untuk Mempertahankan Hubungan. 12.
Shanaz, N. V. (2021). Teori Penetrasi Sosial dalam Pengungkapan Diri Homoseksual kepada Keluarganya. JRK (Jurnal Riset Komunikasi), 11(2). https://doi.org/10.31506/jrk.v11i2.10071
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wijatanti, R. (2020). Hubungan self disclosure pengguna Instagram Stories dengan emotion focused coping pada mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri Angkatan 2019/2020. Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kediri.

