ANALISIS RESEPSI TERHADAP LIRIK LAGU ‘‘GEMILANG’’ OLEH MERUNGGU (Studi Kasus Pada Basis Penggemar Perunggu)
Keywords:
Analisis Resepsi, Perunggu, Lirik Lagu, Khalayak Aktif, Mekanisme KopingAbstract
Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal ini mengkaji proses penafsiran lirik lagu "Gemilang" karya grup musik Perunggu oleh basis penggemar Merunggu menggunakan teori analisis resepsi Stuart Hall. Hasil riset menunjukkan bahwa lirik lagu tersebut memiliki banyak makna dan membagi respons pendengar ke dalam tiga kelompok berdasarkan latar belakang pengalaman pribadi serta kondisi nyata mereka di tempat kerja. Pada posisi dominan, informan menerima penuh pesan optimisme lirik sebagai penyemangat mental dan alat penenang diri. Pada posisi negosiasi, informan menyukai lagu ini untuk meredakan lelah tetapi tetap bersikap logis bahwa kerja keras di dunia nyata tidak selalu menjamin karier yang mulus akibat hambatan birokrasi dan ketatnya persaingan. Sementara pada posisi oposisi, informan menolak total narasi lagu karena dinilai memperindah budaya kerja berlebihan dan mengaburkan realitas eksploitasi kerja. Meski memiliki pandangan berbeda, komunitas Merunggu sepakat memaknai ambisi sukses secara lebih realistis untuk bertahan hidup serta menjadikan lagu ini sebagai wadah pelepasan emosi bersama guna mengikis rasa terasing sebagai pekerja di kota besar.References
Amalia, R. (2018). Resepsi Pendengar Terhadap Pesan Motivasi dalam Lirik Lagu "Manusia Kuat" Karya Tulus. Jurnal Interaksi Online, Universitas Diponegoro.
Azzahra, S. (2021). Resepsi Khalayak Terhadap Isu Quarter Life Crisis Pada Lirik Lagu (Studi Resepsi Pada Album Menari Dengan Bayangan - Hindia) (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta).
Berger, P. L., & Luckmann, T. (1966). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. New York: Anchor Books.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Fiske, J. (1987). Television Culture. London: Methuen.
Fiske, J. (1990). Introduction to Communication Studies (2nd ed.). London: Routledge.
Guba, E. G., & Lincoln, Y. S. (1994). Competing paradigms in qualitative research. Dalam N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), Handbook of Qualitative Research (hlm. 105–117). Thousand Oaks, CA: Sage.
Hall, S. (1973). Encoding and Decoding in the Television Discourse. Birmingham: Centre for Contemporary Cultural Studies, University of Birmingham.
Jenkins, H. (1992). Textual Poachers: Television Fans and Participatory Culture. New York: Routledge.
Lestari, S. D. (2021). Analisis Resepsi Khalayak Terhadap Pesan Self-Healing dalam Lirik Lagu "Rehat" Karya Kunto Aji (Skripsi, Universitas Telkom, Bandung).
Lull, J. (2000). Media, Communication, Culture: A Global Approach. New York: Columbia University Press.
McQuail, D. (2010). McQuail’s Mass Communication Theory (6th ed.). London: Sage Publications.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Patton, M. Q. (1999). Enhancing the Quality and Credibility of Qualitative Analysis. Health Services Research, 34(5 Pt 2), 1189–1208.
Perunggu. (2022). Dalam Dinamika [Album Rekaman Audio]. Jakarta: Perunggu / Distro Digital (Spotify).
Perunggu. (2022). Lirik Lagu "Gemilang". Diakses dari Spotify / Media Sosial Resmi Perunggu.
Salsabila, A. (2022). Analisis Resepsi Khalayak Terhadap Hubungan Ibu dan Anak dalam Lirik Lagu "Bertaut" Karya Nadin Amizah (Skripsi, UPN Veteran Jawa Timur, Surabaya).
Satori, D., & Komariah, A. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

